Menu

Mode Gelap
Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas Celni Pita Sari Sambut Hadirnya Haraku Ramen Halal, Dinilai Perkuat Investasi dan Ekonomi Samarinda Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Ajak Ratusan Warga Jalan Sehat Pererat Kebersamaan Viktor Yuan: Perbaikan Jalan dan Gang Masih Jadi Aspirasi Utama Warga Samarinda

BERITA DAERAH · 4 Sep 2025 14:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Genjot Penyusunan Laporan Aset Pendidikan, Target Tepat Waktu


 Plt. Sekretariat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Pujianto, saat memberikan keterangan pers kepada awak media, terkait Ketertiban Laporan Aset 600 Sekolah , Kamis (4/9/2025). (Indirwan/Fairuzzabady/Kumalanews.id) Perbesar

Plt. Sekretariat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Pujianto, saat memberikan keterangan pers kepada awak media, terkait Ketertiban Laporan Aset 600 Sekolah , Kamis (4/9/2025). (Indirwan/Fairuzzabady/Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menaruh perhatian serius pada penyusunan laporan aset pendidikan. Pasalnya, laporan tahunan tersebut kerap terlambat karena harus menghimpun data dari lebih dari 600 sekolah.

Plt. Kepala Disdikbud Kukar, Pujianto, mengakui jumlah aset pendidikan di Kukar sangat besar, baik berupa aset bergerak maupun tidak bergerak. Sebagian besar berada di sekolah, sehingga proses pengumpulan data administrasi menjadi tantangan tersendiri.

“Jumlah aset kita sangat banyak, paling banyak di sekolah. Inilah yang membuat laporan aset sering molor, karena pendataan dari sekolah tidak bisa cepat selesai,” ungkap Pujianto, Kamis (4/9/2025).

Ia menjelaskan, laporan aset yang terlambat biasanya berdampak pada penyusunan laporan keuangan yang harus diserahkan ke Badan Pemeriksa Keuangan Daerah (BPKD). Kondisi ini kerap membuat Disdikbud mendapat sorotan.

“Tahun ini kami berusaha jangan sampai ada penumpukan di akhir. Sekolah-sekolah sudah kami minta untuk mulai mendata sejak dini agar rekapitulasi lebih tertib,” tegasnya.

Sebagai langkah perbaikan, Disdikbud Kukar mendorong percepatan pengumpulan data aset sejak awal tahun. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan ketepatan waktu sekaligus memperbaiki tata kelola administrasi.

“Kalau administrasi aset tertib, laporan keuangan lancar dan pengelolaan pendidikan juga makin transparan. Itu yang ingin kita capai bersama,” pungkas Pujianto.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

26 Juni 2026 - 13:00 WITA

a110

Celni Pita Sari Sambut Hadirnya Haraku Ramen Halal, Dinilai Perkuat Investasi dan Ekonomi Samarinda

26 Juni 2026 - 12:00 WITA

a109

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Ajak Ratusan Warga Jalan Sehat Pererat Kebersamaan

26 Juni 2026 - 11:00 WITA

a107

Viktor Yuan: Perbaikan Jalan dan Gang Masih Jadi Aspirasi Utama Warga Samarinda

26 Juni 2026 - 10:00 WITA

a106

DPRD Samarinda: Aspirasi Warga Masih Didominasi Jalan, Drainase, dan Penanganan Banjir

26 Juni 2026 - 09:00 WITA

a105

Andi Harun: Realisasi APBD Samarinda 2025 Capai 99,98 Persen, Pemkot Pilih Kendalikan Belanja daripada Berutang

26 Juni 2026 - 08:00 WITA

a104
Trending di BERITA DAERAH