Menu ✖

Mode Gelap
Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

SENI BUDAYA · 6 Okt 2025 09:15 WITA ·

Pelajar Kukar Diajak Cintai Budaya Lewat Ajang Ekspresi Tradisional 2025


 Pelajar Kutai Kartanegara tampil dalam Ekspresi Budaya Tradisional 2025 di Taman Titik Nol, Tenggarong. (Indirwan/Fairuzzabady/Kumalanews.id) Perbesar

Pelajar Kutai Kartanegara tampil dalam Ekspresi Budaya Tradisional 2025 di Taman Titik Nol, Tenggarong. (Indirwan/Fairuzzabady/Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya menumbuhkan karakter pelajar melalui seni budaya. Salah satunya melalui kegiatan Ekspresi Budaya Tradisional Kukar 2025 yang digelar di Taman Titik Nol Tenggarong, Sabtu (4/10/2025) malam.

Ajang ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga media pembelajaran. Para pelajar dilibatkan secara aktif untuk mengenal dan mengekspresikan nilai-nilai kearifan lokal lewat karya seni tradisional.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, menegaskan kegiatan tersebut diharapkan bisa menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas budaya Kutai.

“Sejak dini anak-anak harus mengenal dan memahami budaya sendiri. Bukan sekadar menonton, tapi ikut ambil bagian dalam pertunjukan seni tradisional,” ujarnya.

Menurut Puji, kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap malam Minggu ini juga menjadi upaya regenerasi pelaku seni. Banyak seniman tradisi yang sudah lanjut usia, sehingga perlu dipersiapkan penerusnya dari kalangan generasi muda.

Ragam penampilan tersaji, mulai dari seni tarsul, tari daerah, hingga bedandeng. Semua penampil merupakan pelajar yang sebelumnya diseleksi melalui pendaftaran resmi.

Agar tidak mengganggu waktu belajar, pertunjukan dijadwalkan malam hari. Disdikbud Kukar juga sengaja memilih ruang publik agar masyarakat luas bisa turut mengapresiasi seni tradisional.

“Kami ingin kegiatan ini benar-benar menjadi milik bersama. Bukan hanya sekadar tontonan, tapi juga sarana pembelajaran dan kebanggaan,” tambah Puji.

Disdikbud menilai, pendidikan berbasis seni budaya sangat penting di tengah derasnya arus modernisasi. Melalui kegiatan ini, pelajar diajak untuk mencintai budaya daerah, sehingga tumbuh rasa tanggung jawab untuk melestarikannya.

“Kalau sejak kecil mereka sudah terbiasa dekat dengan budaya sendiri, kelak mereka akan menjadi generasi yang menjaga dan merawatnya,” pungkasnya.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

BeSeprah Erau Adat Kutai 2026, Tradisi Jamuan Rakyat yang Pererat Kebersamaan

24 September 2026 - 13:00 WITA

k95

Erau 2026 Resmi Dibuka, Bupati Kukar Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya dan Kebersamaan

20 September 2026 - 12:00 WITA

k48

Tiang Ayu Ditegakkan, Tandai Dimulainya Erau Adat Kutai 2026

20 September 2026 - 11:00 WITA

k47

Merangin, Ritual Sakral Kesultanan Kutai Menandai Awal Perjalanan Menuju Erau

19 September 2026 - 09:00 WITA

k45

Menjamu Benua Digelar, Kesultanan Kutai Sambut Erau 2026

17 September 2026 - 20:00 WITA

k33

Beluluh Sultan Buka Jalan Menuju Semarak Erau Adat Kutai 2026

17 September 2026 - 14:00 WITA

k26
Trending di BERITA DAERAH