Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

BERITA DAERAH · 21 Okt 2025 18:15 WITA ·

Komisi I DPRD Samarinda Bahas Permohonan TMMD di Lok Bahu, Warga Minta Kolam Pemampatan Air Tak Ditutup


 Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, memberikan keterangan kepada awak media usai memimpin hearing pembahasan permohonan kegiatan TMMD di Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Selasa (21/10/2025). Foto: Yana Perbesar

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, memberikan keterangan kepada awak media usai memimpin hearing pembahasan permohonan kegiatan TMMD di Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Selasa (21/10/2025). Foto: Yana

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Komisi I DPRD Kota Samarinda menggelar rapat dengar pendapat (hearing) membahas permohonan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Jalan Perintis II, RT 19, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Selasa (21/10/2025).

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Lantai 2 Gedung DPRD Kota Samarinda itu dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, serta dihadiri anggota Komisi I dan Komisi III, perwakilan PT Bukit Baiduri Energi (BBE), Ketua RT 18, RT 19, RT 20, perwakilan warga, Camat Sungai Kunjang, dan Lurah Lok Bahu.

Fokus pembahasan hearing tersebut adalah permintaan warga agar kolam pemampatan air (void) di kawasan Lok Bahu tidak ditutup oleh pihak perusahaan tambang. Kolam tersebut selama ini menjadi sumber air utama warga untuk berbagai keperluan, seperti pertanian, perikanan, hingga kebutuhan MCK.

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, menyampaikan bahwa hearing digelar sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat yang khawatir kehilangan sumber air vital mereka.

“Masyarakat meminta agar kolam tersebut jangan ditutup. Itu bukan bekas galian tambang, tetapi terbentuk dari tumpukan tanah OB (over burden) yang kemudian menampung air dan dimanfaatkan oleh warga,” jelas Samri.

Ia menambahkan, kolam tersebut telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar selama bertahun-tahun.

“Air dari kolam itu digunakan untuk pertanian, perikanan, bahkan kebutuhan rumah tangga. Tadi kita sepakati sementara agar PT BBE tidak menutup kolam itu dulu. Jika memang ada rencana penutupan, sebaiknya dibahas kembali untuk mencari solusi terbaik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Samri mengatakan pihaknya belum membahas soal kompensasi secara rinci, namun menekankan pentingnya kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan dalam mencari solusi yang adil.

“BBE sudah menyatakan kesediaan membantu mengatasi persoalan air bagi warga. Kami dorong agar persoalan ini diselesaikan secara kolaboratif dan tidak merugikan masyarakat,” tambahnya.

dprd smd 4b

Ketua RT 19 Lok Bahu, Sapriansyah, usai menghadiri hearing bersama Komisi I DPRD Kota Samarinda terkait permohonan kegiatan TMMD dan pembahasan kolam pemampatan air di Kelurahan Lok Bahu, Selasa (21/10/2025). Foto: Yana

Sementara itu, Ketua RT 19 Lok Bahu, Sapriansyah, mengungkapkan bahwa kolam tersebut telah dimanfaatkan warga selama puluhan tahun dan menjadi sumber air utama bagi tiga RT, yakni RT 18, RT 19, dan RT 21.

“Kolam itu memang berada di wilayah BBE, tapi selama ini kami gunakan untuk pertanian, perikanan, MCK, bahkan Mushola dan Posyandu juga memakai air dari situ. Sekitar 70 warga mengandalkan air dari kolam itu,” ujarnya.

Sapriansyah juga menyampaikan kekhawatiran warga atas rencana penutupan kolam oleh perusahaan.

“Kami berharap kolam itu jangan ditutup karena sangat vital. Kalau pun memang harus ditutup, kami mohon ada solusi terbaik bagi warga. Air ini sudah lama kami manfaatkan tanpa masalah dan jauh lebih hemat dibandingkan alternatif lain,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana
Editor  : Awang
@2025
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p13

Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok

27 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p12 2

Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun

27 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p11 2

Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p10

DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

27 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p9

IWAPI Samarinda Siap Jadi Mitra Strategis DPRD, Perjuangkan Aspirasi Pengusaha Perempuan

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p8
Trending di BERITA DAERAH