Menu

Mode Gelap
Balikpapan Bangun Depo Kontainer di Km 13, Solusi Parkir Liar Truk dan Penataan Logistik Kota Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Loa Kulu dan Bhayangkari Tanam 832 Bibit Selada Hidroponik Samri Shaputra Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Samarinda Seberang, Pastikan Aspirasi Warga Terus Dikawal Disinggung Maju Pilwali Samarinda, Helmi Abdullah: Saat Ini Saya Fokus Bekerja untuk Masyarakat SMPN 4 Samarinda Tegaskan SPMB 2026 Sesuai Juknis, Kuota Afirmasi Tak Terpenuhi karena Aturan Desil

BERITA DAERAH · 13 Nov 2025 15:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Benahi Sistem Pengaduan untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pendidikan


 Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Pujianto, memberikan keterangan kepada awak media mengenai urgensi penguatan sistem pengelolaan pengaduan masyarakat. Perbesar

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Pujianto, memberikan keterangan kepada awak media mengenai urgensi penguatan sistem pengelolaan pengaduan masyarakat.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat sistem pengelolaan pengaduan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan publik di sektor pendidikan.

Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, menjelaskan bahwa persoalan terkait manajemen pengaduan masih menjadi salah satu tantangan utama. Banyak laporan dari masyarakat yang masuk dalam berbagai bentuk, mulai dari pengaduan di tingkat sekolah hingga yang langsung dikirim ke Disdikbud melalui beragam kanal.

“Pada praktiknya, banyak pengaduan yang seharusnya diselesaikan di tingkat sekolah justru langsung ditujukan ke dinas. Ini membuat proses penanganan menjadi kurang terstruktur,” ungakpanya, Kamis (13/11/2025).

“Kami sedang memperkuat manajemen pengaduan agar jalurnya lebih jelas dan efektif,” sambungnya.

Pujianto juga menyoroti pentingnya evaluasi dari lembaga eksternal seperti Ombudsman dalam memastikan pelayanan pendidikan yang transparan dan bebas maladministrasi. Menurutnya, setiap laporan yang masuk dan mendapatkan perhatian Ombudsman umumnya berujung pada rekomendasi perbaikan.

“Jika ditemukan unsur maladministrasi, biasanya ada rekomendasi yang harus segera kami tindak lanjuti,” jelasnya.

Pertanyaannya, apakah dampaknya hanya pada perbaikan internal atau juga dapat berpengaruh pada proses audit oleh lembaga lain seperti BPK atau BPKP,” tambahnya.

Ia menilai, kejelasan koordinasi antara Ombudsman dan auditor lain sangat penting untuk memastikan langkah pembenahan dapat dilakukan secara komprehensif dan terarah.

“Bagi kami, pengawasan bukan hanya soal mencari kesalahan, tetapi bagaimana rekomendasi itu bisa menjadi dasar untuk memperbaiki kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh,” tegasnya.

Disdikbud Kukar menargetkan sistem pengaduan yang lebih responsif, berjenjang, dan terintegrasi, sehingga setiap laporan masyarakat dapat ditangani secara profesional dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Balikpapan Bangun Depo Kontainer di Km 13, Solusi Parkir Liar Truk dan Penataan Logistik Kota

22 Juni 2026 - 18:30 WITA

a59

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Loa Kulu dan Bhayangkari Tanam 832 Bibit Selada Hidroponik

22 Juni 2026 - 17:30 WITA

a57

Samri Shaputra Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Samarinda Seberang, Pastikan Aspirasi Warga Terus Dikawal

22 Juni 2026 - 16:30 WITA

a56

Disinggung Maju Pilwali Samarinda, Helmi Abdullah: Saat Ini Saya Fokus Bekerja untuk Masyarakat

22 Juni 2026 - 15:30 WITA

a55

SMPN 4 Samarinda Tegaskan SPMB 2026 Sesuai Juknis, Kuota Afirmasi Tak Terpenuhi karena Aturan Desil

22 Juni 2026 - 14:30 WITA

a54

Nostalgia di Gedung DPRD, Alumni UWG Perkuat Silaturahmi dan Dukung Pembangunan Samarinda

22 Juni 2026 - 13:30 WITA

a53
Trending di BERITA DAERAH