KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – SMP Negeri 2 Tenggarong menghadirkan program parenting sebagai wadah bagi orang tua untuk mendukung proses pembelajaran anak di rumah. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi sekolah dalam memperkuat literasi, pengembangan karakter, dan pemanfaatan teknologi secara positif di kalangan siswa.
Program parenting dirancang untuk memberikan pemahaman kepada orang tua tentang berbagai topik penting, mulai dari teknik mendampingi anak membaca, pengelolaan penggunaan gadget, hingga penanaman nilai-nilai karakter seperti tanggung jawab, disiplin, dan empati. Sekolah menekankan bahwa peran orang tua sangat penting untuk memperkuat kebiasaan positif yang diterapkan di sekolah.
“Kami mengundang orang tua secara berkala agar mereka bisa mendampingi anak-anak di rumah, terutama terkait literasi, penggunaan HP, dan nilai-nilai karakter,” ujar Kepala SMPN 2 Tenggarong, Yunus, pada Jum’at (21/11/2025).
Selain mendukung literasi, kegiatan parenting juga membahas isu sosial seperti bullying dan etika digital. Orang tua dibekali strategi untuk mengarahkan anak agar memanfaatkan gadget secara bijak, sehingga waktu belajar dan kreatifitas mereka tidak terganggu.
Sekolah menekankan pentingnya pembelajaran yang berkelanjutan, sehingga dukungan dari orang tua menjadi faktor kunci agar hasil belajar di sekolah bisa diteruskan dan diperkuat di rumah.
“Kegiatan parenting membantu kami menutup celah antara pembelajaran di sekolah dan kebiasaan anak di rumah, sehingga literasi dan karakter mereka berkembang optimal,” tambah Yunus.
Program ini dilakukan secara rutin dengan menghadirkan pemateri dari guru maupun pihak profesional yang berkompeten dalam pendidikan anak. Orang tua juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman seputar tantangan mendidik anak.
Sekolah mendorong komunikasi terbuka antara guru dan orang tua untuk memantau perkembangan anak secara menyeluruh, baik dari sisi akademik maupun perilaku, sehingga intervensi yang tepat bisa dilakukan.
“Kolaborasi antara sekolah dan orang tua sangat penting. Dengan komunikasi yang baik, anak-anak lebih mudah diarahkan dan motivasi belajarnya meningkat,” ujar Yunus.
Melalui program parenting ini, SMPN 2 Tenggarong berharap tercipta sinergi yang kuat antara guru, siswa, dan orang tua. Strategi ini diharapkan mampu membentuk budaya belajar yang berkesinambungan, baik di sekolah maupun di rumah, sehingga generasi muda dapat tumbuh kreatif, disiplin, dan adaptif menghadapi tantangan masa depan.
ADV Disdikbud Kukar Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2025

















