KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara, Pujianto, menerima kunjungan Dewan Pendidikan Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Senin (24/11/2025). Pertemuan ini digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus berbagi informasi terkait pengelolaan pendidikan di daerah.
Dalam sambutannya, Pujianto menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Disdikbud Kukar yang berhalangan hadir karena tugas luar. Ia menegaskan bahwa silaturahmi antardaerah seperti ini sangat penting untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan.
“Semoga forum ini menghadirkan banyak kebaikan bagi kita semua,” ujarnya.
Pujianto kemudian memaparkan besarnya tanggung jawab pendidikan di Kukar. Kabupaten ini memiliki 219 satuan pendidikan dari jenjang PAUD hingga SMP, dan lebih dari seribu sekolah apabila digabung dengan SMA/SMK serta madrasah. Kondisi geografis Kukar yang luas dengan 20 kecamatan turut menjadi tantangan pelayanan.
Sebagai OPD dengan struktur terbesar, Disdikbud Kukar mengelola anggaran pendidikan yang mencapai 20 persen dari APBD, sesuai amanat undang-undang. Dari total anggaran sekitar Rp6,4 triliun, lebih dari Rp1,4 triliun dialokasikan untuk belanja pegawai, khususnya guru.
Pada kesempatan itu, Pujianto menegaskan bahwa Kutai Kartanegara tetap mempertahankan tunjangan penghasilan pegawai (TPP) bagi guru, berbeda dengan sejumlah daerah yang melakukan penurunan. TPP di Kukar dihitung berdasarkan zona wilayah dan jenjang jabatan. Guru dengan golongan tertinggi yang bertugas di wilayah terjauh dapat membawa pulang pendapatan hingga mendekati Rp20 juta per bulan.
“Ini merupakan bentuk komitmen Bupati terhadap penguatan kualitas pendidikan,” jelasnya.
Ia juga menyoroti isu terkait kewenangan SMA/SMK yang kini berada di pemerintah provinsi. Menurutnya, hal ini menjadi kendala ketika kabupaten ingin membantu pengembangan sekolah unggulan.
Salah satu opsi yang dinilai memungkinkan adalah pembentukan yayasan daerah, seperti yang dilakukan Kota Samarinda, sehingga pemerintah kabupaten tetap bisa memberikan dukungan melalui jalur yang legal.
Pujianto menutup sambutannya dengan berharap pertemuan ini dapat berlanjut dalam kerja sama yang lebih konkret. Ia mohon pamit lebih awal untuk menghadiri agenda lain.
“Semoga silaturahmi dan diskusi ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi peningkatan pendidikan di daerah kita,” pungkasnya.
ADV Disdikbud Kukar Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2025

















