KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan bahwa program-program kerakyatan unggulan tetap berjalan normal, meskipun daerah menghadapi penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, usai Rapat Paripurna DPRD Kutim. Bupati menegaskan bahwa kebijakan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat akan dijaga alokasinya.
Program Prioritas yang Dijamin Berlanjut:
- Dana Rp 250 Juta per RT: Program bantuan dana untuk setiap Rukun Tetangga (RT) dipastikan tidak akan mengalami pengurangan. Program ini terbukti efektif mendorong pembangunan di tingkat komunitas, mulai dari infrastruktur hingga kegiatan sosial. “Program ini tetap berjalan seperti biasa. Iya tetap, insyaallah,” tegas Ardiansyah.
- Perlindungan Pekerja Rentan: Program jaminan sosial bagi pekerja rentan di sektor informal juga dipastikan tidak terdampak pemangkasan anggaran. Pemkab Kutim bahkan menargetkan perluasan cakupan peserta hingga 150.000 orang, mencakup perlindungan dari risiko kecelakaan kerja dan kematian.
- Fasilitas RT: Dukungan bagi kelembagaan RT, termasuk rencana pengadaan motor operasional bagi para Ketua RT untuk memperlancar tugas pelayanan publik, juga dipastikan tetap berjalan.
Keberlanjutan program-program ini menjadi bukti komitmen Pemkab Kutim untuk menjaga stabilitas pelayanan publik dan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, meskipun di tengah dinamika kondisi fiskal daerah.
ADV Diskominfo SP Kutim

















