KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kutai Timur (Kutim) tengah menunjukkan upaya maksimal untuk merealisasikan program-program fisik menjelang penutupan tahun anggaran 2025. Kabid Permukiman Perkim Kutim, Muhammad Noor, mengungkapkan bahwa berdasarkan data, sudah tercatat kurang lebih 2.000 paket pekerjaan yang berhasil masuk tahap kontrak dan siap untuk segera dilaksanakan. Jumlah kontrak yang masif ini menunjukkan bahwa sebagian besar program fisik Perkim tahun ini sudah siap digulirkan ke lapangan.
Meski demikian, diakui masih ada sejumlah paket pekerjaan yang masih berada dalam proses pengadaan melalui LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) dan terus dikejar finalisasinya. Tantangan waktu menjadi faktor utama, karena Perkim harus memastikan seluruh kegiatan yang telah direncanakan dapat berjalan dan tuntas sebelum batas waktu akhir tahun pada 31 Desember.
Untuk mengatasi dinamika lelang yang seringkali membuat proyek baru bisa dimulai menjelang akhir tahun, Noor menegaskan komitmen Perkim untuk melakukan pengawalan ketat terhadap seluruh proses pengadaan baik dari sisi administrasi maupun kesiapan pelaksanaan fisik. Tujuannya adalah memastikan tidak ada program yang tertunda tanpa alasan kuat. Begitu kontrak ditandatangani, tim Perkim langsung didorong untuk mempercepat progres pekerjaan fisik di lapangan, mengingat sebaran proyek yang sangat besar dan menyentuh seluruh kecamatan di Kutai Timur.
ADV Diskominfo SP Kutim

















