KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Agama pada peringatan Hari Amal Bakti ke-80 yang digelar pada Sabtu (3/1/2026). Ia menilai Kementerian Agama selama ini menjadi panutan dalam menjaga dan merawat kerukunan umat beragama, khususnya di Kalimantan Timur dan Indonesia pada umumnya.
Menurut Seno Aji, dukungan Kementerian Agama terhadap seluruh etnis dan pemeluk agama di Kalimantan Timur memiliki peran penting dalam menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam menjaga toleransi dan persatuan di tengah keberagaman.
“Kami berharap kerukunan umat beragama ini dapat terus terjaga selamanya. Seluruh umat beragama di Kalimantan Timur harus bersama-sama membangun daerah, membina keharmonisan, dan membawa Kalimantan Timur menuju masa depan yang lebih sukses,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama Kementerian Agama terus membangun daerah, tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara spiritual. Pemerintah memberikan kebebasan kepada seluruh etnis dan agama dalam menjalankan ibadah, serta turut berperan dalam pembangunan rumah-rumah ibadah.
“Kami memastikan seluruh etnis dan agama mendapatkan porsi yang adil dan proporsional. Jika ke depan terdapat aset yang memungkinkan untuk dipinjamkan atau dihibahkan, tentu akan dibahas bersama dengan duduk satu meja,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Seno Aji juga menyampaikan perkembangan pengelolaan keuangan daerah. Hingga saat ini, serapan anggaran telah mencapai sekitar 80 persen, sementara serapan pendapatan berada pada angka yang hampir sama. Dengan capaian tersebut, potensi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) diperkirakan relatif kecil, yakni sekitar Rp500 miliar.
Terkait program bantuan pendidikan, ia menjelaskan terdapat sejumlah syarat utama yang harus dipenuhi oleh calon penerima. Di antaranya adalah surat keterangan tidak mampu dari kepala desa atau lurah setempat serta Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang baik. Untuk wilayah Kalimantan Timur, pemerintah memastikan pada tahun 2026 seluruh kebutuhan dapat terakomodasi sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Sementara itu, capaian program Marbot dilaporkan telah mencapai sekitar 99 persen dan berjalan sesuai dengan rencana. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur optimistis berbagai program keagamaan dan sosial tersebut dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Pewarta & Editor: Fairuzzabady @2026

















