KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Samarinda Ulu Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Samarinda Tahun 2027 resmi digelar di Aula Kantor Kecamatan Samarinda Ulu, Jalan Ir. H. Juanda No. 05, Samarinda.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Samarinda Ulu, Sujono, didampingi jajaran perangkat kecamatan dan kelurahan. Musrenbang menjadi forum strategis untuk menghimpun, menyelaraskan, serta memprioritaskan berbagai usulan pembangunan dari tingkat kelurahan agar sejalan dengan arah kebijakan pembangunan Kota Samarinda.
Musrenbang Kecamatan Samarinda Ulu turut dihadiri Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, serta Ketua dan Sekretaris Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi dan Rusdi Doviyanto. Hadir pula perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), para lurah, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya.
Saat dikonfirmasi media Kumalanews.id, Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menekankan pentingnya pelaksanaan Musrenbang yang efektif dan fokus pada substansi pembahasan. Menurut politisi Fraksi PDI Perjuangan tersebut, kondisi keuangan Pemerintah Kota Samarinda saat ini mengharuskan seluruh pihak untuk lebih cermat dalam menentukan program prioritas.
“Intinya, dari sekian banyak usulan yang disampaikan, tidak semuanya bisa terakomodir melalui APBD Kota Samarinda karena keterbatasan kemampuan keuangan daerah. Oleh sebab itu, kita harus cerdas dan mampu berimprovisasi,” ujarnya.
Iswandi menjelaskan, tidak semua program pembangunan harus bergantung pada APBD Kota Samarinda. Sejumlah usulan dapat direalisasikan melalui alternatif pendanaan lain, seperti program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, maupun kolaborasi dengan pihak swasta yang beroperasi di wilayah Samarinda Ulu.
Ia juga mendorong agar ke depan dilakukan pembahasan lanjutan yang lebih teknis dengan melibatkan seluruh lurah serta anggota DPRD dari daerah pemilihan Samarinda Ulu. Langkah tersebut dinilai penting agar program yang diusulkan benar-benar matang, terukur, dan tepat sasaran.
“Kita duduk bersama untuk membahas secara detail, mana program yang menjadi prioritas, mana yang bisa dibiayai APBD kota, mana yang kita dorong melalui bantuan keuangan provinsi, dan mana yang bisa melibatkan pengusaha. Kita harus mandiri dan tidak terpaku pada satu sumber anggaran saja,” tegasnya.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan perencanaan pembangunan Kecamatan Samarinda Ulu untuk Tahun 2027 dapat lebih terarah, realistis, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan memaksimalkan berbagai potensi sumber pendanaan yang tersedia.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady ©2026

















