KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Anggota DPRD Kota Samarinda, Suparno, melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan Tahun 2026 di Jalan Sejati Gang Kasah I RT 21, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda, Selasa (10/2/2026) malam. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat, sekaligus mempererat silaturahmi antara legislatif dan warga.
Reses diawali dengan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan sambutan Lurah Sungai Kapih, Misbahul Munir Alhabsyi. Ia mengapresiasi kehadiran Anggota DPRD di tengah masyarakat dan berharap aspirasi yang disampaikan warga dapat diperjuangkan serta ditindaklanjuti melalui kebijakan di tingkat kota.
“Kehadiran anggota DPRD seperti ini sangat berarti bagi warga. Ini menunjukkan adanya perhatian dan komitmen dalam menyerap serta memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” ujar Misbahul.
Kegiatan tersebut turut dihadiri tokoh masyarakat, Ketua RT 21 Supriadi, para undangan, serta warga setempat yang tampak antusias mengikuti jalannya reses. Hadir pula perwakilan kelompok masyarakat, di antaranya Majelis Pengajian Nurraya yang dipimpin Abah Guru Syarwani, ibu-ibu Habsyi Al-Jihad, serta tokoh lingkungan lainnya.
Dalam sambutannya, Suparno menjelaskan bahwa reses merupakan kewajiban setiap anggota DPRD untuk kembali ke daerah pemilihan guna menyerap, menampung, dan mendengar langsung aspirasi masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk mengetahui kebutuhan riil warga, khususnya terkait pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Reses ini adalah kesempatan bagi bapak dan ibu untuk menyampaikan keluhan maupun usulan yang berkaitan dengan kepentingan umum, mulai dari jalan lingkungan, drainase, penerangan jalan umum, hingga persoalan banjir,” jelasnya.
Politisi Fraksi PAN tersebut juga mengibaratkan hubungan antara DPRD dan Pemerintah Kota Samarinda seperti suami istri dalam mengelola anggaran daerah. Keduanya harus saling berdiskusi, berkoordinasi, dan bersepakat agar penggunaan anggaran tepat sasaran serta sesuai dengan skala prioritas pembangunan.
Selain persoalan infrastruktur, Suparno turut mendorong peran aktif generasi muda dan kaum ibu untuk lebih kreatif dan inovatif, terutama dalam mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia menilai, di era digital saat ini, pemasaran berbasis daring menjadi peluang besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Anak-anak muda dan ibu-ibu harus berani berinovasi. Sekarang zamannya serba online. Jika usaha dikembangkan dengan kreativitas dan inovasi, insyaallah bisa lebih maju dan membawa manfaat bagi keluarga serta lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Pada sesi penyampaian aspirasi, Ketua RT 21 Supriadi mengusulkan pembangunan drainase yang hingga kini belum tersedia di wilayahnya. Selain itu, ia juga menyampaikan kebutuhan penambahan penerangan jalan umum guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan warga, khususnya pada malam hari.
Menanggapi hal tersebut, Suparno menegaskan bahwa seluruh aspirasi warga akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme penganggaran di DPRD Kota Samarinda. Namun demikian, ia mengakui adanya keterbatasan anggaran pemerintah daerah sehingga diperlukan penentuan skala prioritas.
“Semua aspirasi akan kami tampung dan perjuangkan. Jika memungkinkan untuk direalisasikan dalam waktu dekat, tentu akan kami dorong. Namun apabila membutuhkan anggaran besar, masyarakat diharapkan bersabar mengikuti proses yang ada,” pungkasnya.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis dan partisipatif, serta ditutup dengan sesi tanya jawab antara warga dan Anggota DPRD Kota Samarinda.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady ©2026

















