Menu

Mode Gelap
Tebing Gunung Lonceng Disiapkan Jadi Wisata Berbasis Sejarah, Camat Samarinda Seberang: Jangan Hanya Indah, Harus Punya Cerita DPRD Samarinda Dorong Kelompok Rentan Jadi Pelaku Pembangunan, Targetkan Penurunan Angka Kemiskinan Pemkot Balikpapan Bentuk Tim Terpadu, Pengawasan Toko Swalayan Akan Diperketat Dasawisma Mentari Jadi Inspirasi Ketahanan Pangan, PKK Kaltim Apresiasi Inovasi Warga Balikpapan Verifikasi PKK Kaltim: Kampung Bungas hingga Program Antinarkoba Balikpapan Tuai Apresiasi

BERITA DAERAH · 16 Apr 2026 13:00 WITA ·

DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Tetap Damai dan Jaga Kondusivitas


 Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda mengingatkan agar rencana aksi tetap berlangsung tertib, aman, dan tidak mengganggu ketertiban umum, meskipun ditujukan kepada pemerintah provinsi. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda mengingatkan agar rencana aksi tetap berlangsung tertib, aman, dan tidak mengganggu ketertiban umum, meskipun ditujukan kepada pemerintah provinsi. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Rencana aksi demonstrasi besar yang akan digelar Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur pada 21 April 2026, bertepatan dengan Hari Kartini, mendapat perhatian DPRD Kota Samarinda. Aksi tersebut rencananya dipusatkan di Kantor Gubernur Kalimantan Timur dan DPRD Kaltim dengan melibatkan ribuan massa.

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda mengingatkan agar aksi tetap berjalan tertib dan tidak mengganggu keamanan, meskipun ditujukan kepada pemerintah provinsi. Menurutnya, dampak dari kegiatan tersebut juga akan dirasakan oleh masyarakat Kota Samarinda.

“Pesan saya, mari kita jaga kondusivitas, keamanan, dan ketertiban. Menyampaikan aspirasi itu dilindungi undang-undang, tapi fasilitas negara juga harus dijaga,” ujarnya, Rabu malam (15/4/2026).

Ia menegaskan bahwa pemerintah membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara demokratis. Namun, aksi diharapkan berlangsung damai dan tidak merusak fasilitas umum.

“Jangan sampai ada yang dirusak, karena itu semua berasal dari pajak masyarakat. Kalau rusak, masyarakat juga yang akan menanggung akibatnya,” tegasnya.

Terkait adanya dukungan donasi untuk aksi tersebut, ia menilai hal itu sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi yang ada.

“Itu bagus saja, bentuk kepedulian masyarakat untuk memperjuangkan perubahan. Kalau merasa belum ada dampak, wajar menyampaikan aspirasi,” katanya.

Meski demikian, ia juga mengingatkan potensi adanya kepentingan lain di balik aksi tersebut. Ia berharap demonstrasi benar-benar murni menyuarakan aspirasi masyarakat.

“Kita khawatir ada kepentingan politik yang ikut bermain. Mudah-mudahan aksi ini benar-benar menyuarakan aspirasi masyarakat,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tebing Gunung Lonceng Disiapkan Jadi Wisata Berbasis Sejarah, Camat Samarinda Seberang: Jangan Hanya Indah, Harus Punya Cerita

15 Juni 2026 - 13:00 WITA

kam23

DPRD Samarinda Dorong Kelompok Rentan Jadi Pelaku Pembangunan, Targetkan Penurunan Angka Kemiskinan

15 Juni 2026 - 12:00 WITA

kam22

Pemkot Balikpapan Bentuk Tim Terpadu, Pengawasan Toko Swalayan Akan Diperketat

15 Juni 2026 - 11:00 WITA

kam19

Dasawisma Mentari Jadi Inspirasi Ketahanan Pangan, PKK Kaltim Apresiasi Inovasi Warga Balikpapan

14 Juni 2026 - 18:00 WITA

kam18

Verifikasi PKK Kaltim: Kampung Bungas hingga Program Antinarkoba Balikpapan Tuai Apresiasi

14 Juni 2026 - 17:00 WITA

kam17

Pelatihan Jurnalistik di SMA Muhammadiyah Tenggarong

14 Juni 2026 - 16:00 WITA

kam15
Trending di BERITA DAERAH