Menu

Mode Gelap
Petala Borneo Guncang IDEF 2026, Ajak Penonton Dunia Datang ke Erau Kukar PWI Kukar Bekali Wartawan dengan Kode Etik dan Public Speaking, Dorong Jurnalisme Berkualitas Hidup di IKN Kian Nyaman, Perjalanan 10 Menit Buka Lebih Banyak Waktu Berkualitas Firma Hukum Elviandri Resmi Hadir di Samarinda, Bidik Peluang Besar Seiring Perkembangan IKN 66 Pelajar Sekitar IKN Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris, Siap Masuk Sekolah Bilingual

BERITA DAERAH · 2 Jun 2026 16:00 WITA ·

PHM Tuntaskan Pemasangan Platform Manpatu 1.000 Ton, Siap Dongkrak Produksi Gas Mahakam


 PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berhasil menyelesaikan pemasangan jacket dan topside Platform Offshore Manpatu pada 27 Mei 2026. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam Proyek Pengembangan Lapangan Migas Manpatu di lepas pantai South Mahakam, Kalimantan Timur. Foto: Dok. PHM – PHI. Perbesar

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berhasil menyelesaikan pemasangan jacket dan topside Platform Offshore Manpatu pada 27 Mei 2026. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam Proyek Pengembangan Lapangan Migas Manpatu di lepas pantai South Mahakam, Kalimantan Timur. Foto: Dok. PHM – PHI.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) kembali menorehkan capaian strategis dalam upaya menjaga keberlanjutan produksi migas nasional. Perusahaan berhasil menyelesaikan pemasangan jacket dan topside Platform Offshore Manpatu pada 27 Mei 2026, yang menjadi tonggak penting dalam Proyek Pengembangan Lapangan Migas Manpatu di kawasan lepas pantai South Mahakam, Kalimantan Timur.

Lapangan Manpatu merupakan hasil pengembangan dari temuan sumur eksplorasi yang berada sekitar 35 kilometer dari pesisir Balikpapan. Proyek ini menjadi salah satu investasi penting PHM dalam meningkatkan kapasitas produksi migas sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional di masa mendatang.

Keberhasilan pemasangan platform tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian tahapan proyek yang telah berlangsung sejak April 2026. Proses diawali dengan Sail Away Jacket pada 8 April 2026, kemudian dilanjutkan dengan load out dan sail away topside dari fasilitas fabrikasi PT Meindo Elang Indah di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, pada 17 April 2026. Tahapan berikutnya berupa Sail Away Topside final berhasil dilaksanakan pada 30 April 2026 sebelum akhirnya dilakukan pemasangan di lokasi proyek.

Salah satu pekerjaan paling krusial dalam proyek ini adalah pelaksanaan heavy lifting activities atau proses pengangkatan dan pemasangan topside berbobot sekitar 1.000 ton ke atas struktur jacket yang berada di tengah laut. Pekerjaan tersebut membutuhkan tingkat presisi tinggi, perencanaan matang, serta koordinasi yang kuat antar tim mengingat kompleksitas operasi offshore yang dilakukan di lingkungan perairan terbuka.

Seluruh rangkaian pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal berkat kolaborasi yang solid antara tim proyek PHM, kontraktor, mitra kerja, serta dukungan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam proyek tersebut.

General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, mengatakan Proyek Pengembangan Lapangan Migas Manpatu merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan untuk terus berinvestasi dalam kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas guna menjaga keberlanjutan produksi energi nasional.

“Di PHM, kami berinvestasi dalam kegiatan eksplorasi untuk menemukan sumber daya baru, menambah cadangan, dan menjaga keberlanjutan produksi minyak bumi dan gas alam (migas) dari wilayah Kalimantan untuk puluhan tahun mendatang,” ujarnya.

Menurut Setyo, keberhasilan proyek ini tidak terlepas dari dukungan penuh PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) sebagai induk perusahaan serta Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) yang terus mendorong percepatan pengembangan lapangan migas nasional.

Ia menegaskan bahwa penyelesaian pemasangan jacket dan topside Platform Offshore Manpatu menjadi pencapaian penting dalam upaya meningkatkan produksi migas nasional sekaligus menjaga keberlangsungan operasi di Wilayah Kerja Mahakam.

“Keberhasilan pemasangan jacket dan topside Platform Offshore Manpatu merupakan hasil kerja keras, sinergi, dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan proyek secara selamat, andal, dan sesuai target. Pencapaian ini menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keberlanjutan operasi dan mendukung peningkatan produksi migas nasional,” tuturnya.

Dalam pelaksanaan proyek, PHM menerapkan standar keselamatan kerja yang ketat melalui pengawasan menyeluruh, manajemen risiko yang terstruktur, serta budaya HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang disiplin di setiap tahapan pekerjaan. Pendekatan tersebut memungkinkan proyek berjalan dengan aman dan mencapai target yang telah ditetapkan tanpa mengabaikan aspek keselamatan pekerja maupun perlindungan lingkungan.

“Sepanjang pelaksanaan proyek, aspek keselamatan menjadi prioritas utama,” tegas Setyo.

Platform Offshore Manpatu dirancang untuk mendukung kegiatan produksi dan pengembangan lapangan di Wilayah Kerja Mahakam. Setelah seluruh tahapan proyek selesai dan platform mulai beroperasi, fasilitas ini diproyeksikan mampu menambah produksi gas hingga 80 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) atau sekitar 20 persen dari total produksi Mahakam pada tahun 2027.

Tambahan produksi tersebut diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian target produksi migas nasional, sekaligus memperkuat peran Kalimantan Timur sebagai salah satu daerah penopang utama sektor energi Indonesia.

Saat ini PHM tengah mempersiapkan tahapan lanjutan proyek yang meliputi pemasangan riser dan subsea spool, pekerjaan hook-up, hingga commissioning. Seluruh tahapan tersebut ditargetkan selesai sehingga Platform Offshore Manpatu dapat beroperasi secara optimal pada kuartal pertama tahun 2027.

Keberhasilan pembangunan Platform Offshore Manpatu semakin menegaskan peran strategis PHM sebagai operator Wilayah Kerja Mahakam dalam mendukung target produksi migas nasional. Melalui investasi berkelanjutan, penerapan teknologi, serta pengelolaan operasi yang mengedepankan prinsip keselamatan dan keberlanjutan, PHM terus berupaya menghadirkan energi yang andal bagi Indonesia sekaligus mewujudkan komitmen #EnergiKalimantanUntukIndonesia.

 

Sumber: PT Pertamina Hulu Mahakam – PT Pertamina Hulu Indonesia
@2026
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PWI Kukar Bekali Wartawan dengan Kode Etik dan Public Speaking, Dorong Jurnalisme Berkualitas

25 Juli 2026 - 16:00 WITA

d54

Firma Hukum Elviandri Resmi Hadir di Samarinda, Bidik Peluang Besar Seiring Perkembangan IKN

25 Juli 2026 - 14:00 WITA

d50

Pemkot Balikpapan Perluas Program Bedah Rumah, Kuota RTLH Naik Jadi 250 Unit

24 Juli 2026 - 19:00 WITA

c56

Dinkes Balikpapan Perkuat Layanan Ramah Remaja, Hadirkan Konseling di Puskesmas dan Sekolah

24 Juli 2026 - 18:00 WITA

c55

Pemkot Balikpapan Dukung Perpres Pertahanan, Perkuat Pendidikan Karakter dan Nilai Keagamaan

24 Juli 2026 - 17:00 WITA

c54

Disdag Balikpapan Cari Terobosan Hidupkan Kembali Pasar Karang Joang

24 Juli 2026 - 16:00 WITA

c53
Trending di BERITA DAERAH