KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Gedung Serba Guna DPRD Kukar, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menyusun arah kebijakan dan program strategis organisasi untuk periode kepengurusan 2026–2031.
Mengusung tema “KAHMI-FORHATI Bersinergi, Meneguhkan Khittah Perjuangan, Mengawal Pembangunan Kutai Kartanegara”, Rakerda difokuskan pada penyusunan program kerja yang terukur, sistematis, dan berorientasi pada penguatan organisasi serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Koordinator Steering Committee Rakerda, Haji Mubarak, mengatakan seluruh bidang dalam kepengurusan diminta menyusun program kerja jangka menengah selama lima tahun ke depan sebagai pedoman pelaksanaan organisasi.
“Setiap bidang kami minta menyusun program kerja selama lima tahun. Pembahasannya meliputi penguatan internal organisasi dan implementasi program di eksternal,” ujarnya.
Menurut Mubarak, pembahasan pada aspek internal lebih diarahkan pada penguatan kelembagaan melalui penyediaan data dan informasi yang dibutuhkan organisasi. Beberapa di antaranya mencakup penelitian keorganisasian anggota, pengembangan sumber daya manusia, hingga penguatan bidang penelitian dan pengembangan perempuan serta perlindungan anak.
“Intinya, untuk internal berkaitan dengan pemenuhan data dan informasi mengenai apa yang bisa kita lakukan untuk menopang organisasi ini,” jelasnya.
Sementara itu, pada aspek eksternal, KAHMI Kukar menyiapkan berbagai program yang berorientasi pada aksi dan keterlibatan langsung di tengah masyarakat. Program-program tersebut diharapkan menjadi bentuk kontribusi nyata organisasi dalam mendukung pembangunan daerah dan menjawab berbagai kebutuhan strategis masyarakat.
Mubarak menegaskan, hasil Rakerda nantinya tidak hanya menjadi pedoman kerja internal, tetapi juga akan melahirkan sejumlah rekomendasi yang dapat disampaikan kepada pemerintah daerah maupun berbagai lembaga mitra.
“Internal itu untuk kelembagaan KAHMI sendiri, sedangkan eksternal ditujukan kepada lembaga pemerintahan maupun lembaga terkait lainnya,” katanya.
Ia menambahkan, Rakerda juga menjadi instrumen penting untuk membangun sistem evaluasi organisasi yang lebih terukur. Dengan demikian, efektivitas pelaksanaan program oleh unsur presidium, dewan pelaksana, hingga dewan pakar dapat dipantau secara berkala selama masa kepengurusan.
Selain menyusun peta jalan organisasi lima tahun ke depan, Rakerda ini juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan menjelang pelantikan pengurus MD KAHMI Kukar periode 2026–2031 yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.
Pada momentum pelantikan tersebut, KAHMI Kukar juga berencana menggelar simposium dan diskusi publik dengan menghadirkan Presidium KAHMI Nasional, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda.
“Pada saat pelantikan nanti kita juga akan mengadakan simposium dan diskusi publik. Kami akan mengundang Presidium KAHMI Nasional Muhammad Rifqinizamy Karsayuda,” ungkap Mubarak.
Melalui berbagai agenda tersebut, KAHMI Kukar berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, sektor swasta, serta perusahaan-perusahaan daerah guna mendukung percepatan pembangunan di Kutai Kartanegara.
Saat ini, panitia pelantikan masih mematangkan seluruh rangkaian kegiatan sebelum agenda pelantikan resmi dilaksanakan dalam waktu dekat. Dengan tersusunnya program kerja yang komprehensif, KAHMI Kukar optimistis dapat berperan lebih aktif sebagai mitra strategis pembangunan daerah selama lima tahun mendatang.
Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2026

















