Menu

Mode Gelap
Kolaborasi Konservasi Orangutan Kian Menguat, KPC Siap Jaga Areal Preservasi Lanskap Keraitan Forum Konservasi Lanskap Keraitan Dibentuk, Kolaborasi Multipihak Percepat Perlindungan Habitat Orangutan di Kaltim Konservasi Tak Bisa Jalan Sendiri, Lanskap Keraitan Digagas Jadi Model Baru Selamatkan Orangutan di Kaltim Mengurai Benang Kusut Habitat Orangutan Kaltim, Forum Keraitan Satukan Pemerintah, Akademisi, dan Korporasi DPRD Samarinda Desak PLN Tindaklanjuti Kabel Listrik Dekat Rumah Warga Simpang Tiga

BERITA DAERAH · 15 Jun 2026 19:00 WITA ·

DPRD Samarinda Desak PLN Tindaklanjuti Kabel Listrik Dekat Rumah Warga Simpang Tiga


 Dokumentasi warga menunjukkan kabel listrik melintas sangat dekat dengan atap rumah dan dilaporkan beberapa kali mengeluarkan percikan api. Warga melalui Ketua RT telah melaporkan kondisi ini sejak Februari 2025, namun hingga kini belum ada penanganan permanen berupa pemasangan tiang listrik baru. Foto: Istimewa. Perbesar

Dokumentasi warga menunjukkan kabel listrik melintas sangat dekat dengan atap rumah dan dilaporkan beberapa kali mengeluarkan percikan api. Warga melalui Ketua RT telah melaporkan kondisi ini sejak Februari 2025, namun hingga kini belum ada penanganan permanen berupa pemasangan tiang listrik baru. Foto: Istimewa.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Anggota DPRD Kota Samarinda, Elnatan Pasambe, mendesak PLN segera mengambil langkah konkret terkait keluhan warga Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir, mengenai kabel listrik yang melintas sangat dekat dengan atap rumah warga dan diduga kerap menimbulkan percikan api.

Desakan tersebut disampaikan Elnatan kepada awak media, Senin (15/6/2026), setelah menerima dan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang merasa khawatir terhadap potensi bahaya kebakaran akibat kondisi jaringan listrik tersebut.

Menurut Elnatan, persoalan ini bukan hal baru. Warga bersama Ketua RT setempat telah berulang kali menyampaikan laporan kepada PLN, namun hingga kini belum ada penanganan permanen di lapangan.

“Di kantor iya, tapi di lapangan tidak jalan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pihak PLN memang sempat turun ke lokasi, namun penanganan yang dilakukan hanya bersifat sementara dengan membungkus kabel menggunakan pipa paralon. Menurutnya, solusi tersebut tidak menyelesaikan akar persoalan dan justru berpotensi menimbulkan risiko baru.

“Itu hanya darurat, lama-lama bisa panas dan berisiko kebakaran,” katanya.

Kekhawatiran warga bukan tanpa dasar. Berdasarkan dokumentasi di lapangan, kabel listrik yang terlalu dekat dengan atap rumah disebut pernah memunculkan percikan api. Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya karena berada di kawasan permukiman padat penduduk.

Elnatan juga menyoroti riwayat kebakaran di wilayah tersebut yang sebelumnya sudah terjadi lebih dari sekali. Hal itu, menurutnya, menjadi alasan kuat agar PLN segera melakukan penanganan serius dan permanen.

“Sudah pernah ada percikan api, dan di situ juga sudah beberapa kali kejadian kebakaran,” tegasnya.

Dukungan terhadap penanganan ini juga diperkuat dengan adanya surat resmi dari Ketua RT 04 Kelurahan Simpang Tiga, Marten Payunglangi, yang telah dilayangkan kepada PLN Loa Janan pada 10 Februari 2025. Dalam surat tersebut, warga meminta pemasangan dua tiang listrik baru karena posisi kabel induk dinilai terlalu dekat dengan rumah warga serta menghambat pembangunan.

Surat itu juga menyebut adanya kabel induk yang melintang di lantai dua rumah warga, sehingga mengganggu aktivitas dan membahayakan keselamatan penghuni. Penanganan sementara berupa pembungkusan kabel dengan pipa juga dinilai tidak memadai.

Elnatan menegaskan, kondisi geografis lokasi yang sulit dijangkau kendaraan pemadam kebakaran menjadi faktor tambahan yang memperbesar risiko apabila terjadi insiden.

“Jangan sampai terjadi kebakaran lagi. Akses pemadam juga sulit. Ini harus segera diselesaikan, jangan dianggap sepele,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kolaborasi Konservasi Orangutan Kian Menguat, KPC Siap Jaga Areal Preservasi Lanskap Keraitan

15 Juni 2026 - 23:00 WITA

kam37

Forum Konservasi Lanskap Keraitan Dibentuk, Kolaborasi Multipihak Percepat Perlindungan Habitat Orangutan di Kaltim

15 Juni 2026 - 22:00 WITA

kam36

Konservasi Tak Bisa Jalan Sendiri, Lanskap Keraitan Digagas Jadi Model Baru Selamatkan Orangutan di Kaltim

15 Juni 2026 - 21:00 WITA

kam35

Mengurai Benang Kusut Habitat Orangutan Kaltim, Forum Keraitan Satukan Pemerintah, Akademisi, dan Korporasi

15 Juni 2026 - 20:00 WITA

kam34

Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda PSU, Atasi Persoalan Perumahan Mangkrak

15 Juni 2026 - 18:00 WITA

kam29

IMM Samarinda Dorong Peran Pemuda dan Soroti Persoalan Air Bersih di Bukuan

15 Juni 2026 - 17:00 WITA

kam28
Trending di BERITA DAERAH