Menu

Mode Gelap
Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat Bukan Sekadar Otot, Ini Aspek yang Dinilai Juri di JOS Fitness Open Bodycontest 2026 PBFI Kaltim Dorong Kompetisi Fitness Jadi Wadah Lahirkan Atlet Berprestasi Dimas Wira Jadikan JOS Fitness Open Body Contest 2026 Batu Loncatan ke Kompetisi Lebih Tinggi JOS Fitness Open Body Contest Diharapkan Jadi Kawah Atlet Fitness Kaltim

BERITA DAERAH · 18 Jun 2026 20:30 WITA ·

Ketua DPRD Samarinda: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Pembangunan dan Penguatan UMKM


 Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menegaskan Sensus Ekonomi 2026 menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berbasis data. Perbesar

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menegaskan Sensus Ekonomi 2026 menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berbasis data.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) memiliki arti penting bagi arah pembangunan Kota Samarinda. Menurutnya, data yang dihasilkan melalui sensus tersebut akan menjadi landasan utama dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, terukur, dan sesuai dengan kondisi riil masyarakat.

Hal itu disampaikan Helmi kepada awak media melalui pesan WhatsApp usai mengikuti pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Rumah Jabatan Ketua DPRD Kota Samarinda, Kamis (18/6/2026).

Helmi mengatakan, Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan instrumen strategis yang akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi dunia usaha di daerah. Data tersebut nantinya menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan DPRD dalam menentukan arah pembangunan, menyusun program prioritas, hingga merancang kebijakan ekonomi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Data sensus menjadi kompas pembangunan daerah,” ujar Helmi.

Ia menjelaskan, hasil pendataan akan memberikan informasi yang akurat mengenai perkembangan sektor usaha, potensi ekonomi, hingga tantangan yang dihadapi pelaku usaha. Dengan data yang valid, pemerintah dapat menyusun kebijakan yang lebih efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu, DPRD Kota Samarinda mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha, agar mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi dengan menerima petugas BPS dan memberikan informasi yang benar, lengkap, serta jujur. Menurutnya, keberhasilan sensus sangat bergantung pada tingkat partisipasi masyarakat.

Helmi juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keamanan data yang diberikan. Seluruh informasi yang dikumpulkan petugas sensus dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan,” katanya.

Lebih lanjut, Helmi menuturkan bahwa data Sensus Ekonomi akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan penganggaran daerah pada tahun-tahun mendatang. Pemerintah dapat memanfaatkan hasil sensus untuk memetakan kondisi perekonomian, menentukan prioritas pembangunan, mengalokasikan anggaran secara lebih tepat, serta mengevaluasi efektivitas berbagai program yang telah berjalan.

Selain itu, data tersebut juga berperan penting dalam pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah akan lebih mudah mengidentifikasi jumlah, karakteristik, hingga kebutuhan para pelaku usaha sehingga program pembinaan, pelatihan, bantuan permodalan, maupun stimulus ekonomi dapat diberikan secara lebih tepat sasaran.

Helmi menilai, keberadaan data yang akurat juga akan meningkatkan kepercayaan investor terhadap Kota Samarinda. Informasi mengenai potensi ekonomi daerah dapat menjadi bahan pertimbangan bagi dunia usaha untuk menanamkan investasi sekaligus membuka peluang kerja baru bagi masyarakat.

Menurutnya, posisi Samarinda sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi peluang besar bagi pertumbuhan berbagai sektor ekonomi. Sektor perdagangan dan jasa diperkirakan masih menjadi penggerak utama perekonomian, didukung meningkatnya kebutuhan ritel, logistik, perhotelan, properti, hingga penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional.

Di sisi lain, sektor konstruksi dan properti juga diproyeksikan terus berkembang seiring pembangunan infrastruktur penunjang IKN yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi di Kota Samarinda.

Helmi menegaskan DPRD Kota Samarinda berkomitmen memanfaatkan hasil Sensus Ekonomi sebagai dasar dalam menjalankan fungsi penganggaran, legislasi, dan pengawasan. Data tersebut akan menjadi pijakan dalam menyusun kebijakan yang mampu memperkuat daya saing UMKM, meningkatkan iklim investasi, serta memastikan setiap program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Dengan data yang akurat, pembangunan akan lebih terarah dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas,” tutup Helmi.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat

23 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h13

CFD Terpadu Resmi Diluncurkan di Taman Tiga Generasi, Jadi Ruang Sehat dan Penggerak UMKM

23 Agustus 2026 - 11:00 WITA

h6

Semarak HUT ke-81 RI, CFR Samarinda Gelar Lomba Mancing Antaranggota

22 Agustus 2026 - 19:00 WITA

h2

Dishub Balikpapan Siapkan Pengaturan Jam BBM Bersubsidi untuk Atasi Antrean Pertalite

21 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h1

64 Jenis Jamu Mengandung BKO Ditemukan di Balikpapan, BPOM Telusuri Sumber Produksi

21 Agustus 2026 - 17:00 WITA

g99

HUT ke-81 RI, Dovy Ajak Warga Samarinda Jaga Persatuan dan Ciptakan Kedamaian

21 Agustus 2026 - 13:00 WITA

g98
Trending di BERITA DAERAH