KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi paling berharga yang dapat diberikan orang tua kepada anak. Menurutnya, ilmu pengetahuan yang dibarengi pembentukan karakter menjadi bekal utama dalam meningkatkan kualitas hidup sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Rahmad saat menghadiri kegiatan santunan anak yatim dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Balikpapan. Kegiatan itu dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, para orang tua, serta puluhan anak yatim yang menerima santunan.
Dalam sambutannya, Rahmad mengajak seluruh keluarga menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama dalam membangun masa depan anak. Ia menilai, harta yang diwariskan suatu saat dapat habis bahkan berpotensi menimbulkan perselisihan, sedangkan ilmu pengetahuan akan menjadi bekal yang terus melekat sepanjang hayat.
“Pendidikan adalah warisan terbaik yang bisa diberikan kepada anak-anak,” ujar Rahmad.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Balikpapan terus menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu program prioritas pembangunan. Menurutnya, akses pendidikan yang berkualitas menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menciptakan generasi yang mampu bersaing di masa depan.
Rahmad menegaskan, pendidikan tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, akhlak, dan etika yang baik. Generasi muda, katanya, harus tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial.
“Anak-anak harus cerdas, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang kuat,” katanya.
Ia menambahkan, keluarga merupakan lingkungan pertama yang memiliki peran paling besar dalam membentuk karakter anak. Karena itu, orang tua tidak hanya bertanggung jawab memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga harus menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kasih sayang sejak dini.
Pada kesempatan tersebut, Rahmad juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak yatim dan yatim piatu. Menurutnya, mereka memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, pelayanan sosial, serta kesempatan mengembangkan potensi diri.
“Mari kita perlakukan mereka seperti anak-anak kita sendiri,” ucapnya.
Rahmad menilai, perhatian terhadap anak yatim tidak cukup diwujudkan melalui pemberian santunan semata. Lebih dari itu, diperlukan komitmen bersama untuk memastikan mereka memperoleh pendampingan, pendidikan, dan kesempatan yang sama dalam meraih masa depan yang lebih baik.
Ia berharap semangat berbagi yang tumbuh pada momentum Tahun Baru Islam dapat terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memperkuat perlindungan sosial bagi anak-anak yang membutuhkan.
Menutup sambutannya, Rahmad mengajak seluruh masyarakat Balikpapan untuk membangun keluarga yang kuat melalui pendidikan, kepedulian, dan kasih sayang. Ia meyakini, investasi pada pendidikan dan karakter akan melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan mampu mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Pewarta : M Hilmansyah Editor : Fairuzzabady @2026

















