Menu ✖

Mode Gelap
Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Balikpapan Naik 5 Persen hingga September 2026 BPBD Balikpapan Catat Lebih dari 50 Kebakaran Lahan Sejak Agustus 2026 DLH Balikpapan Sesuaikan Jenis Pohon dengan Kondisi Median Jalan Balikpapan Masuk Lima Besar PPD 2026, Rahmad Mas’ud: Buah Kolaborasi Semua Pihak Hari Kesaktian Pancasila, Bagus Susetyo Ajak Warga Perkuat Persatuan Di Tengah Perubahan Balikpapan

BERITA DAERAH · 10 Agu 2026 22:00 WITA ·

HUT RI ke-81, DPRD Samarinda Dorong Masyarakat Perkuat Kemandirian di Tengah Tantangan Ekonomi


 Anggota DPRD Kota Samarinda, Arie Wibowo, menilai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bertema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” harus menjadi momentum memperkuat kemandirian masyarakat, bukan sekadar seremoni. Foto dan Grafis: Yana Ashari – Kumalanews.id. Perbesar

Anggota DPRD Kota Samarinda, Arie Wibowo, menilai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bertema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” harus menjadi momentum memperkuat kemandirian masyarakat, bukan sekadar seremoni. Foto dan Grafis: Yana Ashari – Kumalanews.id.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” dinilai harus menjadi momentum untuk memperkuat kemandirian masyarakat, bukan sekadar perayaan seremonial.

Anggota DPRD Kota Samarinda, Arie Wibowo, menyampaikan pandangan tersebut saat ditemui awak media Kumalanews.id, Senin (10/8/2026). Menurutnya, makna kemerdekaan harus dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, baik dari sisi kesejahteraan maupun kemampuan untuk berdiri di atas kekuatan sendiri.

Arie menilai kemerdekaan tidak hanya berkaitan dengan kebebasan secara politik, tetapi juga menyangkut kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan hidup dan menentukan masa depannya secara mandiri.

“Yang penting merdeka lahir dan batin,” ujar Arie.

Menurut Arie, semangat kemandirian menjadi semakin penting di tengah kondisi keuangan pemerintah yang menghadapi berbagai tantangan. Ia menyebut situasi tersebut tidak hanya terjadi di tingkat daerah, tetapi juga menjadi bagian dari kondisi ekonomi yang lebih luas.

“Kemandirian itu wajib,” tegasnya.

Arie mengatakan, masyarakat tidak dapat sepenuhnya menggantungkan masa depan kepada pemerintah. Sebaliknya, pemerintah dan masyarakat perlu membangun pola hubungan yang saling mendukung, dengan masyarakat memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi dan sumber penghidupannya sendiri.

Karena itu, ia mendorong masyarakat untuk terus meningkatkan kemampuan, kreativitas, serta keberanian dalam memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia.

“Jadi kita sendiri harus mandiri,” katanya.

Arie juga menilai perkembangan teknologi dan digitalisasi memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk membangun kemandirian ekonomi. Kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha, memperluas pasar, meningkatkan keterampilan, hingga menciptakan sumber pendapatan baru.

Namun, menurutnya, masyarakat tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi. Kemampuan beradaptasi dan memanfaatkan perkembangan digital secara produktif menjadi hal penting agar masyarakat tidak tertinggal oleh perubahan zaman.

Dalam konteks tersebut, momentum HUT ke-81 RI dinilai tepat untuk melakukan refleksi mengenai sejauh mana kemerdekaan telah mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri.

Arie berharap semangat “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” dapat diwujudkan melalui masyarakat yang memiliki daya saing, mampu mengembangkan potensi diri, serta tidak mudah bergantung kepada pihak lain.

“Kemerdekaan yang hakiki itu dengan mandiri diri sendiri,” pungkasnya.

Ia menegaskan, peringatan HUT RI seharusnya tidak berhenti pada seremoni tahunan. Momentum kemerdekaan perlu menjadi pengingat bahwa pembangunan dan kesejahteraan merupakan tanggung jawab bersama, sementara kemandirian masyarakat menjadi salah satu fondasi penting dalam menghadapi tantangan ekonomi dan perubahan di masa mendatang.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Balikpapan Naik 5 Persen hingga September 2026

1 Oktober 2026 - 12:30 WITA

l62

BPBD Balikpapan Catat Lebih dari 50 Kebakaran Lahan Sejak Agustus 2026

1 Oktober 2026 - 12:00 WITA

l61

DLH Balikpapan Sesuaikan Jenis Pohon dengan Kondisi Median Jalan

1 Oktober 2026 - 11:30 WITA

l60

Balikpapan Masuk Lima Besar PPD 2026, Rahmad Mas’ud: Buah Kolaborasi Semua Pihak

1 Oktober 2026 - 11:00 WITA

l59

Hari Kesaktian Pancasila, Bagus Susetyo Ajak Warga Perkuat Persatuan Di Tengah Perubahan Balikpapan

1 Oktober 2026 - 10:30 WITA

l58

DLHK Kukar Tingkatkan Kapasitas TPA Bekotok, Siapkan TPA Marangkayu

1 Oktober 2026 - 10:00 WITA

l55
Trending di BERITA DAERAH