KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Pemerintah Kecamatan Samarinda Seberang untuk memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong pengenalan potensi sejarah dan budaya lokal.
Hal tersebut disampaikan Camat Samarinda Seberang, Aditya Koesprayogi, usai mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Parkir GOR Segiri Samarinda, Senin (17/8/2026).
Aditya mengatakan, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Samarinda Seberang tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diisi dengan berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antarwarga sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan.
“Alhamdulillah, peringatan HUT RI ke-81 berjalan lancar dan sukses,” ujar Aditya.
Menurutnya, sejumlah kegiatan kemeriahan digelar di tingkat masyarakat, mulai dari berbagai pertandingan hingga kegiatan yang mengangkat karakteristik wilayah Samarinda Seberang. Kecamatan juga berupaya menjadikan momentum kemerdekaan sebagai sarana untuk mengenalkan kembali sejarah dan budaya lokal kepada masyarakat.
“Selain upacara, kami menggelar berbagai kegiatan kemasyarakatan,” katanya.
Salah satu agenda yang tengah dipersiapkan adalah talk show sejarah Tebing Lonceng yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Agustus 2026 di Aula Kantor Kecamatan Samarinda Seberang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menggali sekaligus memperkenalkan sejarah kawasan tersebut kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Aditya mengatakan pembahasan sejarah Tebing Lonceng diharapkan tidak berhenti pada cerita masa lalu. Menurutnya, pengetahuan mengenai sejarah lokal penting untuk membangun rasa memiliki masyarakat terhadap wilayah tempat mereka tinggal.
“Insyaallah talk show sejarah Tebing Lonceng digelar 27 Agustus,” ujarnya.
Untuk memperkaya materi, pihak kecamatan melibatkan sejumlah pihak yang memiliki kapasitas dan keterkaitan dengan sejarah, pendidikan, kebudayaan, serta pariwisata. Di antaranya tokoh masyarakat Rusdiansyah Rais serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Samarinda.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat menghasilkan pembahasan yang lebih komprehensif mengenai sejarah dan potensi Tebing Lonceng, sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk mengetahui lebih jauh nilai sejarah yang dimiliki Samarinda Seberang.
“Kami melibatkan tokoh masyarakat dan perangkat daerah terkait,” jelas Aditya.
Ia menilai, Samarinda Seberang memiliki sejumlah potensi yang dapat terus dikembangkan, baik dari sisi sejarah, budaya maupun pariwisata. Potensi tersebut perlu diperkenalkan secara berkelanjutan agar tidak hanya dikenal oleh masyarakat setempat, tetapi juga dapat menjadi bagian dari identitas Kota Samarinda.
Aditya berharap generasi muda dapat ikut mengambil peran dalam menjaga dan melestarikan warisan sejarah serta budaya di wilayahnya. Menurutnya, pengenalan sejarah lokal sejak dini penting agar perkembangan zaman tidak membuat nilai-nilai budaya dan cerita perjuangan masyarakat terdahulu semakin terlupakan.
Melalui rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI, Pemerintah Kecamatan Samarinda Seberang ingin memastikan semangat kemerdekaan tidak hanya dirasakan melalui perayaan, tetapi juga diwujudkan dalam upaya memperkuat kebersamaan, melestarikan sejarah, dan mengembangkan potensi daerah.
Dengan keterlibatan masyarakat dan dukungan berbagai pihak, potensi sejarah dan budaya Samarinda Seberang diharapkan dapat terus dirawat sekaligus dikembangkan menjadi bagian dari kekuatan sosial, pendidikan, dan pariwisata daerah.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















