KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Samarinda, Iswandi, menegaskan partainya tidak ingin terburu-buru mendeklarasikan figur untuk menghadapi kontestasi politik mendatang. Menurutnya, penguatan struktur dan kesiapan mesin partai menjadi hal yang lebih dahulu perlu dimatangkan.
Pernyataan tersebut disampaikan Iswandi kepada awak media usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda Masa Persidangan III Tahun 2026 di Ruang Rapat Paripurna Lantai II DPRD Kota Samarinda, Senin (21/9/2026) malam.
Iswandi mengatakan, deklarasi figur tanpa kesiapan struktur organisasi dinilai belum menjadi kebutuhan utama. Ia ingin ketika tahapan politik memasuki momentum yang lebih dekat, seluruh perangkat partai telah siap bekerja di lapangan.
“Buat apa deklarasi kalau hanya nama? Kami memilih mematangkan infrastrukturnya lebih dulu,” ujar Iswandi.
Menurutnya, PDI Perjuangan Kota Samarinda saat ini memanfaatkan waktu untuk memperkuat organisasi hingga ke tingkat bawah. Penguatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari persiapan partai dalam menghadapi berbagai agenda politik yang akan datang.
“Dalam tiga tahun ini, yang kami mantapkan adalah pasukan dan struktur partai,” katanya.
Iswandi menyebut deklarasi bukan sekadar persoalan memperkenalkan nama kepada publik. Menurut dia, kesiapan organisasi dan sumber daya politik juga menjadi bagian yang perlu diperhitungkan sebelum seorang kader didorong dalam sebuah kontestasi.
“Kalau hanya nama Iswandi, apa yang diandalkan? Yang penting struktur dan pasukannya siap,” ujarnya.
Ia mengklaim struktur PDI Perjuangan di Kota Samarinda telah terisi mulai dari tingkat DPC, PAC, ranting hingga anak ranting. Struktur tersebut, kata dia, terus dimatangkan sebagai bagian dari konsolidasi internal partai.
“Struktur dari DPC sampai ranting dan anak ranting sudah kami isi,” ungkapnya.
Bagi Iswandi, kesiapan struktur organisasi menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan kerja politik di tengah masyarakat. Karena itu, ia memilih konsolidasi dan penguatan internal dibandingkan melakukan deklarasi lebih awal.
Enam Kader Disebut Memiliki Peluang
Terkait proses internal partai, Iswandi menyebut terdapat enam anggota Fraksi PDI Perjuangan yang dapat diproses dalam tahapan politik internal. Namun, ia menegaskan belum ada keputusan mengenai siapa yang nantinya akan dipilih atau diprioritaskan.
“Ada enam anggota fraksi. Semuanya bisa diproses dan semuanya siap,” katanya.
Pernyataan tersebut sejalan dengan sikap PDI Perjuangan di tingkat Kalimantan Timur yang hingga 21 September 2026 belum menetapkan figur untuk menghadapi kontestasi mendatang. Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim, Ananda Emira Moeis, menyatakan partai saat ini mendorong kader untuk lebih dahulu bekerja dan hadir di tengah masyarakat.
Iswandi juga meminta publik tidak melihat proses politik tersebut sebagai sesuatu yang harus segera ditentukan. Menurutnya, masih terdapat waktu untuk melakukan konsolidasi dan mematangkan berbagai persiapan internal.
“Kalau untuk Pilkada masih panjang. Jadi, kami masih punya waktu untuk mempersiapkan semuanya,” ucapnya.
Ia kembali menegaskan bahwa dirinya tidak menjadikan deklarasi sebagai tujuan utama dalam proses politik saat ini. Menurutnya, penguatan struktur organisasi menjadi pekerjaan yang lebih dahulu dilakukan sebelum partai menentukan langkah berikutnya.
“Deklarasi bukan tujuan utama. Yang penting kerja dan struktur partai siap,” pungkas Iswandi.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















