KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Penasehat Barisan Relawan Kebakaran dan Bencana (Balakarcana) Kota Samarinda yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vananzda, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, keamanan, dan keselamatan lingkungan.
Ajakan tersebut disampaikan Ahmad saat mengikuti kegiatan sosial berupa pemungutan sampah dan penyemprotan di kawasan Kawasaki, Kompleks Citra Niaga, Jalan Niaga Utara, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Ahmad, menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas, tetapi merupakan kewajiban bersama seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
“Siapa pun boleh ikut berpartisipasi. Ini demi kebersihan dan keamanan Kota Samarinda,” ujar Ahmad.
Ia mengapresiasi keterlibatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda bersama Balakarcana dalam kegiatan tersebut. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan itu dinilai menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Ahmad juga menyampaikan dukungannya terhadap pelantikan Pengurus Balakarcana Kota Samarinda Masa Bhakti 2026–2031 yang mengusung tema “Kolaborasi, Solidaritas, dan Aksi Nyata untuk Samarinda yang Lebih Tangguh.”
Menurutnya, keberadaan Balakarcana memiliki peran penting dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai situasi darurat. Peran relawan tidak hanya dibutuhkan saat terjadi kebakaran, tetapi juga dapat mendukung penanganan berbagai kondisi kebencanaan lainnya.
“Ini kegiatan sosial kemanusiaan. Mereka bekerja tanpa pamrih untuk membantu masyarakat yang sedang kesusahan,” katanya.
Ahmad menilai Balakarcana dapat menjadi salah satu kekuatan berbasis masyarakat dalam upaya menghadapi potensi bencana, seperti kebakaran, banjir hingga tanah longsor. Karena itu, keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan dinilai sama pentingnya dengan penanganan ketika bencana telah terjadi.
Ia pun mengimbau warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan masing-masing, termasuk mengawasi rumah, tempat usaha, dan kawasan sekitar yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
“Minimal masyarakat ikut mengawasi rumah dan lingkungannya agar tidak terjadi kebakaran,” ujarnya.
Ahmad menambahkan, memasuki musim kemarau, kewaspadaan terhadap potensi kebakaran perlu semakin ditingkatkan. Masyarakat diminta tidak menyepelekan sumber api sekecil apa pun dan segera melakukan langkah pencegahan.
“Sedikit saja ada percikan api, baik disengaja maupun tidak, harus kita jaga bersama demi keselamatan masyarakat Samarinda,” pungkasnya.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















