KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Junadi, mendorong keberhasilan Desa Sumbersari dalam program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Kukar.
Dorongan tersebut disampaikan Junadi setelah mendampingi Desa Sumbersari dalam penilaian Desa Cinta Statistik tingkat nasional yang berlangsung pada 26 September 2026.
Menurut Junadi, penguatan pengelolaan data di tingkat desa memiliki peran penting dalam mendukung perencanaan pembangunan yang lebih terarah. Data yang akurat dan tersedia secara baik dinilai dapat membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan sesuai kondisi serta kebutuhan masyarakat.
“Data yang kuat akan memperkuat desa dalam menentukan arah pembangunan. Kebijakan pun bisa lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Junadi, Jumat (2/10/2026).
Ia menjelaskan, Desa Sumbersari menjadi salah satu dari 12 desa yang terpilih mengikuti penilaian Desa Cinta Statistik tingkat nasional. Desa tersebut juga menjadi salah satu perwakilan wilayah Kalimantan dan Sumatera dalam ajang tersebut.
Capaian Desa Sumbersari, menurut Junadi, tidak seharusnya berhenti sebagai sebuah prestasi bagi satu desa. Pengalaman, inovasi, serta tata kelola data yang telah diterapkan di Desa Sumbersari diharapkan dapat dibagikan dan dikembangkan di desa-desa lain di Kukar.
Karena itu, pihaknya telah berkomunikasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur untuk mendorong adanya kolaborasi yang lebih luas antara Desa Sumbersari dan desa-desa lainnya di Kabupaten Kukar.
“Kami sudah berkomunikasi dengan BPS Provinsi agar desa-desa di Kukar bisa berkolaborasi dengan Desa Sumbersari,” katanya.
Junadi menilai kolaborasi tersebut dapat menjadi langkah untuk memperluas penerapan konsep Desa Cinta Statistik. Dengan berbagi pengalaman dan praktik yang telah berjalan, desa-desa lain di Kukar diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola, menyediakan, dan memanfaatkan data secara lebih optimal.
Ia menambahkan, data desa tidak hanya dibutuhkan untuk memenuhi administrasi pemerintahan, tetapi juga dapat menjadi instrumen penting dalam menentukan program pembangunan. Data yang sesuai dengan kondisi lapangan akan membantu pemerintah desa menetapkan prioritas pembangunan secara lebih tepat.
Junadi berharap aktualisasi program Desa Cinta Statistik yang telah dilakukan Desa Sumbersari dapat terserap dan diterapkan di desa-desa lainnya di Kukar.
Dengan semakin kuatnya pengelolaan data di tingkat desa, pembangunan di Kabupaten Kukar diharapkan dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan menyesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
ADV DPRD Kutai Kartanegara Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2026

















