Menu ✖

Mode Gelap
Doni Ikhwani Dorong Petani Manfaatkan Musim Hujan untuk Perkuat Produksi Pangan Kukar Disbun Kukar Awasi Bantuan Bibit hingga Panen, Kelompok Tani Didorong Mandiri Ahmad Yani Dorong Efisiensi Pembangunan Kukar Sambil Perkuat Optimalisasi SDA Disbun Kukar Tegaskan Perusahaan Perkebunan Wajib Fasilitasi Kebun Masyarakat 20 Persen Aulia Minta Pejabat Pemkab Kukar Aktif Cari Solusi dan Perkuat Super Team

BERITA DAERAH · 3 Okt 2026 09:00 WITA ·

Aulia Minta Pejabat Pemkab Kukar Aktif Cari Solusi dan Perkuat Super Team


 Pelantikan pejabat manajerial dan nonmanajerial, administrator, pengawas, serta fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Foto: Indirwan. Perbesar

Pelantikan pejabat manajerial dan nonmanajerial, administrator, pengawas, serta fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Foto: Indirwan.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, meminta pejabat administrator, pengawas, dan fungsional yang baru dilantik tidak bekerja secara pasif. Para pejabat diminta aktif mencari solusi, memiliki inisiatif, serta berani menghadirkan gagasan dan inovasi untuk mendukung pencapaian target pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Aulia saat memberikan arahan dalam pelantikan pejabat manajerial dan nonmanajerial, administrator, pengawas, serta fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar. Kegiatan berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Jumat (2/10/2026).

Aulia mengatakan, para pejabat yang menerima amanah baru memiliki posisi penting dalam menjalankan roda pemerintahan sekaligus mendukung visi pembangunan Kukar 2025-2030 melalui 17 program dedikasi yang menjadi bagian dari arah kebijakan pemerintah daerah.

Karena itu, ia meminta para pejabat tidak sekadar menjalankan rutinitas administratif, tetapi mampu membaca persoalan di lingkungan kerja masing-masing dan mengambil langkah penyelesaian sesuai kewenangan.

“Saya berharap Bapak Ibu tidak menjadi pejabat yang pasif, tetapi aktif mencari solusi di setiap permasalahan,” ujar Aulia.

Menurutnya, pelaksanaan program pemerintah juga tidak selalu harus bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Para pejabat diminta mampu melihat potensi kolaborasi dengan pihak ketiga, dunia usaha, maupun kelompok masyarakat sebagai alternatif untuk mendukung pelaksanaan program pembangunan.

“Jadilah pejabat yang aktif dan memiliki inisiatif untuk menyelesaikan setiap persoalan,” tegasnya.

Dua Fokus Menjelang Akhir 2026

Aulia juga mengingatkan para pejabat mengenai dua pekerjaan besar yang harus segera diselesaikan menjelang akhir 2026. Pertama, memastikan seluruh target kerja dan kinerja tahun berjalan dapat tercapai. Kedua, menyiapkan perencanaan secara matang untuk pelaksanaan program pada 2027.

Untuk itu, ia meminta pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan tugas dan lingkungan kerja barunya. Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) juga diminta segera melakukan serah terima jabatan serta memberikan briefing kepada jajaran agar terdapat kesamaan persepsi dalam menjalankan tugas.

Aulia mengingatkan agar jajaran pemerintahan tidak terlalu banyak menghabiskan energi untuk kegiatan seremonial. Menurutnya, fokus utama harus diarahkan pada pelaksanaan program dan pencapaian target yang telah ditetapkan.

Pemkab Kukar Butuh Super Team

Dalam arahannya, Aulia turut menekankan pentingnya membangun kekuatan tim dalam menjalankan pemerintahan. Ia menyebut Pemkab Kukar tidak membutuhkan sosok yang bekerja sendiri, melainkan tim yang mampu berkoordinasi dan saling mendukung.

“Kita tidak membutuhkan seorang superhero. Kita membutuhkan super team yang kuat,” katanya.

Menurut Aulia, koordinasi antara kepala OPD, pejabat administrator, pengawas, dan pejabat fungsional menjadi faktor penting dalam memastikan program pemerintahan berjalan sesuai target.

Ia juga mengingatkan agar ego sektoral maupun rasa takut dalam mengambil keputusan tidak menjadi penghambat pelaksanaan program. Setiap pejabat diminta bekerja sesuai kewenangan, sekaligus tetap membangun komunikasi dan koordinasi dengan pimpinan.

Aulia membuka ruang bagi pejabat untuk menyampaikan pandangan apabila menemukan persoalan dalam pelaksanaan kebijakan. Namun, perbedaan pendapat diminta disampaikan melalui mekanisme yang tepat dan tidak dilakukan secara frontal.

“Kalau ada yang dinilai kurang tepat, sampaikan melalui mekanisme yang baik, salah satunya melalui telaahan staf,” ujarnya.

Pejabat Administrator Diminta Jadi Akselerator

Secara khusus, Aulia meminta pejabat administrator menjadi eksekutor yang mampu memastikan program pemerintahan berjalan di unit kerja masing-masing. Jabatan tersebut, kata dia, memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan kegiatan dan anggaran sehingga diperlukan keberanian mengambil keputusan sesuai aturan.

Ia berharap rasa takut dalam menjalankan tugas tidak menjadi alasan untuk memperlambat program pemerintah. Selama keputusan diambil berdasarkan ketentuan dan kewenangan yang berlaku, pejabat diminta mampu bergerak cepat dalam menyelesaikan persoalan.

“Jangan menjadi penghambat pencapaian target. Saya berharap Bapak Ibu menjadi akselerator,” katanya.

Aulia juga menjelaskan bahwa pelantikan tersebut bukan berkaitan dengan penurunan jabatan. Berdasarkan hasil evaluasi pemerintah daerah, para pejabat yang dilantik mengalami rotasi dengan harapan dapat membawa gagasan, pengalaman, dan pemikiran baru di lingkungan kerja masing-masing.

Ia meminta seluruh kepala OPD segera merapatkan barisan dan menyatukan visi bersama jajaran. Visi pembangunan serta RPJMD Kukar 2025-2030, menurutnya, telah menjadi arah bersama yang harus diterjemahkan melalui program dan kinerja masing-masing perangkat daerah.

Kepemimpinan Jadi Kunci

Dalam kesempatan tersebut, Aulia juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang baik di setiap unit kerja. Ia meminta pejabat tidak terburu-buru menyalahkan bawahan ketika terjadi persoalan, melainkan melakukan evaluasi terhadap pola kepemimpinan dan cara memberikan arahan.

“Anak buah itu tidak pernah salah. Kalau ada kesalahan, kita evaluasi bagaimana cara kita memimpinnya,” tuturnya.

Ia berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan jabatan sebagai ruang untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat.

Aulia mengajak seluruh jajaran Pemkab Kukar memperkuat kerja tim, koordinasi, keberanian mengambil inisiatif, serta kemampuan menghadirkan gagasan kreatif. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan berbagai program pemerintah berjalan efektif dan mendukung pencapaian visi pembangunan Kukar 2025-2030.

“Jadikan jabatan ini sebagai ladang amal, pahala, dan keberkahan untuk kita semua,” pungkasnya.

 

ADV Diskominfo Kutai Kartanegara
Pewarta : Indirwan
Editor  : Rudy M
@2026
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Doni Ikhwani Dorong Petani Manfaatkan Musim Hujan untuk Perkuat Produksi Pangan Kukar

3 Oktober 2026 - 13:00 WITA

l82

Disbun Kukar Awasi Bantuan Bibit hingga Panen, Kelompok Tani Didorong Mandiri

3 Oktober 2026 - 12:00 WITA

l80

Ahmad Yani Dorong Efisiensi Pembangunan Kukar Sambil Perkuat Optimalisasi SDA

3 Oktober 2026 - 11:00 WITA

l81

Disbun Kukar Tegaskan Perusahaan Perkebunan Wajib Fasilitasi Kebun Masyarakat 20 Persen

3 Oktober 2026 - 10:00 WITA

l79

Junadi Dorong Keberhasilan Desa Sumbersari Jadi Contoh Desa Cinta Statistik di Kukar

2 Oktober 2026 - 14:00 WITA

l77

Pemkab Kukar Tekankan KB Bukan Sekadar Kontrasepsi, Tetapi Perencanaan Masa Depan Keluarga

2 Oktober 2026 - 13:00 WITA

l76
Trending di BERITA DAERAH