KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI, Doni Ikhwani, mendorong masyarakat petani memanfaatkan datangnya musim hujan untuk meningkatkan aktivitas pertanian, khususnya dalam pengembangan tanaman pangan.
Menurut Doni, mulai turunnya hujan di sejumlah wilayah Kukar menjadi momentum bagi petani untuk kembali mengolah lahan dan melakukan penanaman. Kondisi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produksi pertanian sekaligus menjaga ketersediaan pangan daerah.
“Alhamdulillah, hujan mulai turun dan sebagian petani sudah mulai melakukan penanaman,” ujar Doni, Sabtu (3/10/2026).
Ia mengatakan, momentum musim hujan perlu dimanfaatkan tidak hanya untuk meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga mendorong diversifikasi komoditas. Doni mengingatkan masyarakat agar tidak terlalu bergantung pada satu jenis tanaman, khususnya kelapa sawit.
Menurutnya, pengembangan tanaman pangan seperti padi dan komoditas lainnya tetap penting dilakukan untuk menjaga ketersediaan bahan pangan di daerah. Lahan yang dimiliki masyarakat, kata dia, dapat dioptimalkan dengan menyesuaikan kondisi tanah dan kebutuhan produksi.
“Jangan semuanya sawit. Kita juga harus memikirkan kebutuhan pangan,” katanya.
Doni menilai diversifikasi pertanian dapat menjadi salah satu langkah untuk menjaga keseimbangan antara pengembangan perkebunan dan sektor pangan. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memiliki sumber pendapatan dari perkebunan, tetapi juga dapat mendukung pemenuhan kebutuhan pangan di wilayah Kukar.
Air Hujan Perlu Dimanfaatkan
Selain mendorong aktivitas penanaman, Doni menilai pengelolaan sumber air juga perlu menjadi perhatian masyarakat petani. Air hujan yang mulai turun diharapkan tidak hanya mengalir begitu saja, tetapi dapat ditampung dan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pertanian.
Pemanfaatan air tersebut dinilai penting sebagai langkah antisipasi apabila curah hujan kembali berkurang. Ketersediaan cadangan air dapat membantu petani mempertahankan pertumbuhan tanaman, terutama pada periode ketika kebutuhan air meningkat.
Doni berharap petani dapat menyesuaikan pola tanam dengan kondisi cuaca dan ketersediaan air. Menurutnya, pengelolaan lahan dan air secara tepat akan membantu menjaga produktivitas pertanian secara berkelanjutan.
Berencana Turun ke Lapangan
Doni mengaku belum dapat memantau secara langsung kondisi pertanian masyarakat di wilayah binaannya karena sebelumnya mengalami kondisi kesehatan yang membuatnya belum bisa turun ke lapangan.
Namun, ia berencana kembali melakukan kunjungan lapangan pada Oktober 2026 bersama Dinas Pertanian Kukar. Kegiatan tersebut akan dilakukan untuk melihat perkembangan aktivitas pertanian sekaligus menyerap aspirasi dan kendala yang dihadapi petani.
“Saya belum turun ke lapangan. Rencananya bulan ini bersama Dinas Pertanian,” ujarnya.
Melalui kunjungan tersebut, Doni berharap dapat mengetahui secara langsung perkembangan penanaman serta kebutuhan petani, termasuk terkait pengelolaan air, sarana produksi, dan dukungan lainnya yang diperlukan untuk meningkatkan hasil pertanian.
Ia berharap musim hujan yang mulai berlangsung dapat memberikan dampak positif bagi sektor pertanian dan perkebunan masyarakat Kukar. Curah hujan yang memadai, menurutnya, dapat membantu pertumbuhan tanaman selama tidak disertai persoalan lain yang mengganggu aktivitas pertanian.
Doni juga mengajak pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersama-sama memanfaatkan kondisi cuaca tersebut dengan memperkuat sektor pertanian. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani sekaligus mendukung ketahanan pangan Kabupaten Kukar.
ADV DPRD Kutai Kartanegara Pewarta : Indirwan Editor : Fairuzzabady @2026

















