KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, akan memprioritaskan program fasilitasi penempatan tenaga kerja ke luar negeri bagi alumni pelatihan kompetensi pada 2027. Program ini disiapkan untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus memastikan pelatihan yang dibiayai pemerintah daerah maupun perusahaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kepala Distransnaker Kukar, Dendy Irwan Fahriza, mengatakan program tersebut akan menyasar alumni pelatihan kompetensi yang sebelumnya mengikuti pelatihan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Langkah awal yang dilakukan adalah mendata kembali para alumni dan menggali minat mereka untuk bekerja di luar negeri. Pendataan ini diperlukan untuk mengetahui jumlah calon tenaga kerja yang berminat sekaligus memetakan kesiapan mereka mengikuti proses penempatan sesuai persyaratan yang berlaku.
“Pada 2026, ada 305 orang yang telah mengikuti pelatihan melalui APBD. Mereka akan kami hubungi melalui Zoom meeting untuk mengetahui minat bekerja di luar negeri,” ujar Dendy, Kamis (22/10/2026).
Menurutnya, alumni yang berminat dan memenuhi persyaratan akan difasilitasi untuk mengakses program penempatan tenaga kerja ke luar negeri yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan. Melalui program tersebut, pemerintah daerah berupaya menghubungkan keterampilan yang telah dimiliki peserta dengan kebutuhan tenaga kerja di pasar internasional.
Fasilitasi yang direncanakan meliputi pelatihan lanjutan sesuai kebutuhan, pendampingan pengurusan dokumen dan perizinan, hingga proses keberangkatan berdasarkan mekanisme serta ketentuan program yang berlaku.
Dendy menegaskan, kesempatan tersebut terbuka bagi alumni yang memenuhi kriteria dan bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi. Karena itu, minat calon peserta akan menjadi salah satu aspek awal yang perlu dipetakan sebelum proses lebih lanjut dilaksanakan.
Ia juga memastikan bahwa peserta yang mengikuti program resmi sesuai ketentuan tidak dipungut biaya untuk fasilitasi program tersebut. Meski demikian, calon tenaga kerja tetap harus melewati proses seleksi yang dilaksanakan kementerian dengan kemungkinan melibatkan dinas terkait di tingkat kabupaten/kota.
“Program ini gratis bagi peserta yang memenuhi ketentuan, tetapi tetap ada proses seleksi dari kementerian,” jelasnya.
Untuk mendukung pelaksanaan program, Distransnaker Kukar akan menyebarluaskan informasi melalui media sosial resmi dinas. Masyarakat, khususnya alumni pelatihan kompetensi, juga dapat memantau informasi dan petunjuk lebih lanjut melalui aplikasi Siap Kerja.
Penyebaran informasi tersebut diharapkan dapat membantu calon peserta memahami persyaratan, tahapan seleksi, serta mekanisme penempatan sebelum memutuskan mengikuti program. Dengan demikian, masyarakat dapat mempersiapkan diri secara lebih matang dan menghindari penggunaan jalur penempatan yang tidak sesuai ketentuan.
Dendy berharap, program ini dapat membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat Kukar, terutama tenaga kerja yang telah memiliki keterampilan melalui pelatihan berbasis APBD maupun dukungan CSR perusahaan.
Menurutnya, pelatihan kompetensi perlu diikuti dengan upaya mempertemukan lulusan dengan peluang kerja yang sesuai agar keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada tahap pelatihan, tetapi dapat dimanfaatkan untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan.
Ke depan, Distransnaker Kukar akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti rencana tersebut. Koordinasi meliputi pendataan calon peserta, pemetaan minat, penyampaian informasi persyaratan, serta persiapan mengikuti tahapan seleksi.
Melalui langkah tersebut, Pemkab Kukar berharap program pelatihan tenaga kerja semakin terarah dan mampu memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja, sekaligus membuka akses bagi masyarakat untuk memperoleh pengalaman dan kesempatan berkarier di tingkat internasional.
ADV Diskominfo Kutai Kartanegara Pewarta : Indirwan Editor : Rudy M @2026

















