KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Samarinda terus mematangkan persiapan pelantikan kepengurusan yang dijadwalkan berlangsung pada 14 November 2026. Selain mempersiapkan pelantikan, organisasi ini juga mulai menyusun program kerja dan membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memperkuat peran perempuan pengusaha, khususnya dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Kumas dan Protokoler, Novita Aryani Yusuf, yang juga ditunjuk sebagai Ketua Panitia Pelantikan IWAPI, usai audiensi di Ruang Ketua DPRD Kota Samarinda, Lantai 2, Selasa (27/10/2026).
Novita mengatakan, persiapan pelantikan saat ini telah mencapai hampir 50 persen. Panitia terus memantapkan berbagai kebutuhan teknis dan administrasi agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar sesuai rencana.
“Alhamdulillah, persiapan sudah hampir 50 persen. Saat ini kami mematangkan persyaratan, undangan, tempat, konsumsi, dan kebutuhan lainnya,” ujarnya.
Setelah pelantikan, IWAPI Samarinda akan mulai menjalankan program kerja dengan memperkuat komunikasi dan membangun sinergi bersama organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai bidang masing-masing pengurus. Langkah ini diharapkan dapat membuka ruang kerja sama yang lebih luas, terutama dalam mendukung kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Novita menjelaskan, kepengurusan IWAPI memiliki sekitar 30 bidang Wakil Ketua Umum (WKU) dengan tugas dan program kerja yang beragam. Karena itu, koordinasi dengan instansi pemerintah yang memiliki keterkaitan langsung dengan bidang tersebut menjadi salah satu agenda yang akan diprioritaskan.
“Setelah pelantikan, kami berencana melakukan audiensi ke OPD sesuai tugas masing-masing WKU, mulai dari bidang UMKM, pariwisata, koperasi, hingga sosial,” jelasnya.
Menurut Novita, audiensi tersebut tidak hanya bertujuan memperkenalkan kembali keberadaan IWAPI kepada pemerintah daerah, tetapi juga menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi peluang kerja sama. Dengan koordinasi yang terarah, program organisasi diharapkan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan program pembangunan daerah.
Ia mengungkapkan, IWAPI sebenarnya telah lama hadir di Samarinda, tetapi sempat mengalami kevakuman dalam kepengurusan. Melalui kepengurusan yang baru, organisasi tersebut berupaya kembali aktif serta memperluas kontribusi, terutama dalam mendukung perempuan yang bergerak di sektor usaha.
“Kami ingin mengaktifkan kembali IWAPI di Samarinda. Harapannya, organisasi ini bisa menjalankan program secara berkelanjutan dan menjalin kolaborasi dengan pemerintah,” ungkapnya.
Novita menambahkan, sebagian anggota IWAPI bergerak di sektor usaha kecil dan menengah, termasuk usaha rumahan. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi modal untuk membangun jaringan usaha, berbagi pengalaman, serta mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing pengusaha perempuan.
Melalui kerja sama dengan DPRD dan OPD terkait, IWAPI berharap para anggotanya memperoleh kesempatan lebih luas untuk mengembangkan usaha, memperluas akses kemitraan, serta meningkatkan kemampuan dalam mengelola bisnis.
“Banyak anggota kami merupakan pelaku UMKM. Mudah-mudahan melalui kolaborasi, IWAPI bisa memberikan manfaat nyata dan ikut mendorong perkembangan UMKM di Samarinda,” tutup Novita.
Dengan persiapan pelantikan dan penyusunan program kerja tersebut, IWAPI Samarinda menargetkan kepengurusan baru dapat menjadi wadah bagi perempuan pengusaha untuk saling mendukung, memperkuat jejaring, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















