Menu

Mode Gelap
Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Belum Membuahkan Hasil Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Rusdi Doviyanto Ajak Warga Ikut Beri Masukan DPRD Samarinda Godok Raperda Pasar Rakyat, Dovy Serap Aspirasi Warga Sambutan KONI Samarinda Matangkan Kontingen Porprov, 1.700 Atlet Masuk Tahap Seleksi Akhir KONI Kaltim Ajak Cabor Samarinda Perkuat Soliditas Menuju Porprov VIII

BERITA DAERAH · 29 Mei 2024 13:55 WITA ·

Disdikbud Kukar Gelar Parenting “Fasilitasi PAUD Dalam Rangka Pengentasan Stunting dan Penguatan Transisi PAUD ke SD Yang Menyenangkan”


 Bunda PAUD Kabupaten Kutai Kartanegara, Maslianawati Edi Damansyah, saat memberikan sambutan dan sekalgus membuka kegiatan Parenting Fasilitasi PAUD dalam rangka Pengentasan Stunting dan Penguatan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan.(kumalanews.id) Perbesar

Bunda PAUD Kabupaten Kutai Kartanegara, Maslianawati Edi Damansyah, saat memberikan sambutan dan sekalgus membuka kegiatan Parenting Fasilitasi PAUD dalam rangka Pengentasan Stunting dan Penguatan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan.(kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID – Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Kelas Parenting Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kegiatan tersebut  berlamgsung di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong, pada Rabu (29/5/2024).

Bertemakan “Fasilitasi PAUD dalam rangka Pengentasan Stunting dan Penguatan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan” ini di buka secara langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Kutai Kartanegara, Maslianawati Edi Damansyah, dan di dampingi sekretaris Disdikbud Kukar, Maria Ester, para pejabat dilingkungan Disdikbud Kukar.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Bunda PAUD Kelurahan/Desa se-Kecamatam Tenggarong, para pendidik, Kepala Sekolah jenjang PAUD dan Sekolah Dasar (SD), serta wali murid hingga tamu undangan lainnya.

“Kegiatan ini sangat penting untuk memberikan edukasi kepada para orang tua dan pendidik, yang berkaitan dengan pengasuhan di era digital,” ujar Bunda PAUD Kabupaten Kukar, Maslianawati Edi Damansyah.

“Tentunya pengasuhan di era digital itu baik dari segi ilmu pengasuhan maupun spikologi dan teknologi saat sekarang ini,” sambung Maslianawati Edi Damansyah.

Lebih lanjut Maslianawati Edi Damansyah mengemukakan bahwa, literasi digital sudah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan para pendidik dan orang tua saat ini. Pasalnya, anak-anak sebagian besar sudah sangat akrab dengan dunia digital.

“Apabila orang tua tidak mampu mengimbangi anak dalam mengelola perangkat digital, maka selamanya orang tua tak akan mampu mengontrol apa yang dilakukan oleh anak di dunia maya,” ungkapnya.

“Sehingga hal itulah yang menjadi kekhawatiran kita bersama apabila muncul permasalahan, cepat atau lambat akan menimpa anak tersebut seperti banyak kasus yang ditemukan saat ini,” imbuhnya.

disk31

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Maria Ester, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Parenting Fasilitasi PAUD dalam rangka Pengentasan Stunting dan Penguatan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan.(kumalanews.id)

Maslianawati Edi Damansyah juga berharap, agar para pendidik dan orang tua bisa saling bekerjasama dalam mengentaskan stunting dengan membawa anaknya ke posyandu serta memberikan makan yang bergizi.

Dalam hal itu, Maslianawati Edi Damansyah juga menghimbau para pendidik dan orang tua serta Bunda Paud dari tingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa, harus mempunyai peran penting bagi anak-anak yang nantinya akan diarahkan ke hal positif.

“Pada masa depan di Kukar menjadi  mitra Ibu Kota Nusantara, tentunya kita harus mempersiapkan para generasi muda yang handal diawali dengan pendidikan diusia dini,” pintanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar), Maria Ester menyebut bahwa, kegiatan parenting ini akan dilaksanakan di 20 Kecamatan yang ada di Kukar, yang melibatkan sejumlah OPD terkait serta Kepala Sekolah jenjang PAUD dan Sekolah Dasar (SD),  para pendidik serta wali murid, hingga Bunda PAUD di tingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga bagian dari edukasi dalam rangka untuk menekan angka stunting di Kukar menjadi 14 persen, dengan menyasar para anak usia dini serta memberikan sosialisasi kepada orang tua maupun pendidik baik di jenjang PAUD maupun SD.

“Harapan kami, bagaimana masyarakat bisa memahami ini, kita ingin pendidikan itu lebih berkualitas dengan menyiapkan anak-anak kita dari sejak usia dini dan mereka bisa terlayani dengan baik,” ucap Maria Ester.

“Kemudian mereka terdaftar dengan baik di sekolah-sekolah, dan ini salah satu diantaranya adalah cara kita mencegah angka putus sekolah yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara,” tutup Maria Ester.(adv/disdikbud kukar/alf/ruz)

Artikel ini telah dibaca 87 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Belum Membuahkan Hasil

19 Juli 2026 - 18:30 WITA

C2

Sosialisasikan Raperda Pasar Rakyat, Rusdi Doviyanto Ajak Warga Ikut Beri Masukan

19 Juli 2026 - 17:00 WITA

C1

DPRD Samarinda Godok Raperda Pasar Rakyat, Dovy Serap Aspirasi Warga Sambutan

18 Juli 2026 - 21:00 WITA

ab46

KONI Samarinda Matangkan Kontingen Porprov, 1.700 Atlet Masuk Tahap Seleksi Akhir

18 Juli 2026 - 20:00 WITA

ab45

KONI Kaltim Ajak Cabor Samarinda Perkuat Soliditas Menuju Porprov VIII

18 Juli 2026 - 19:00 WITA

ab44

KONI Samarinda Matangkan Persiapan Porprov VIII, 64 Cabor Siap Pertahankan Prestasi

18 Juli 2026 - 18:00 WITA

ab43
Trending di BERITA DAERAH