Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 19 Jul 2026 18:30 WITA ·

Hari Ketiga Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Belum Membuahkan Hasil


 Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian nelayan hilang, Hasriarto (37), di Perairan Muara Berau, Muara Badak, Kutai Kartanegara, pada hari ketiga operasi, Minggu (19/7/2026). Foto: Basarnas Kaltm. Perbesar

Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian nelayan hilang, Hasriarto (37), di Perairan Muara Berau, Muara Badak, Kutai Kartanegara, pada hari ketiga operasi, Minggu (19/7/2026). Foto: Basarnas Kaltm.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Tim SAR Gabungan masih belum menemukan Hasriarto (37), nelayan asal Desa Muara Badak Ulu yang dilaporkan hilang setelah mengalami kecelakaan kapal di Perairan Muara Berau, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara. Memasuki hari ketiga pencarian, Minggu (19/7/2026), operasi diperluas untuk meningkatkan peluang menemukan korban.

Sebelum pencarian dimulai, seluruh personel mengikuti briefing dan membagi area operasi seluas 119 nautical mile persegi (NM²) ke dalam tiga sektor. Penyisiran dilakukan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB), speed boat milik TNI AL dan Polairud, serta didukung peralatan SAR air, komunikasi, medis, dan penyelaman.

Hasriarto diketahui berangkat memancing seorang diri pada Rabu (15/7) sekitar pukul 16.30 WITA. Namun hingga hari ketiga operasi, korban belum berhasil ditemukan.

Koordinator Pos SAR Kutai Timur, Dwi Adi Wibowo, mengatakan seluruh sektor pencarian telah disisir sesuai rencana operasi. Meski demikian, hasil evaluasi menunjukkan korban masih belum ditemukan.

“Kami akan melanjutkan pencarian pada hari keempat dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel,” ujar Dwi.

Ia menjelaskan, proses pencarian di lapangan menghadapi kendala berupa arus laut yang cukup kuat dan angin kencang. Kondisi tersebut memengaruhi pergerakan armada serta efektivitas penyisiran, namun seluruh unsur SAR tetap berupaya melakukan pencarian secara maksimal.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Kutai Timur, TNI AL Muara Badak, Polairud Polda Kalimantan Timur, BPBD Kutai Kartanegara, Potensi SAR Muara Badak, serta keluarga korban yang turut memantau proses pencarian.

Pencarian dihentikan sementara pada pukul 18.20 WITA dan dilanjutkan dengan debriefing di Pos TNI AL Muara Badak. Tim SAR Gabungan dijadwalkan kembali melanjutkan operasi pada Senin (20/7/2026) dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan perairan di lokasi kejadian.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2026
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH