Menu

Mode Gelap
Presiden Sahkan Desain Kawasan Legislatif IKN, MPR Apresiasi Konsep Megah dan Berwibawa IKN Cetak Talenta Digital Sejak Dini, Guru Dilatih Robotika untuk Siapkan Generasi Masa Depan Mahasiswa Pingsan di Tengah Aksi Ricuh di DPRD Samarinda, Polisi Pastikan Penanganan Cepat Otorita IKN Gelar Pelatihan Menulis Cerita Anak, Tanamkan Semangat Kartini Sejak Dini PWI Kukar dan Kejari Perkuat Sinergi, Dorong Informasi Hukum Yang Akurat dan Berimbang

BERITA DAERAH · 18 Sep 2024 13:15 WITA ·

Tingkatkan Sektor Pariwisata, Disbudpar PPU Targetkan Pembebasan Lahan di Area Wisata Pada 2025 Mendatang


 Kepala bidang Pariwisata, Disbudpar PPU, Julizar Rakhman Perbesar

Kepala bidang Pariwisata, Disbudpar PPU, Julizar Rakhman

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya untuk meningkatkan Pariwisata yang ada di Benuo Taka.

Kepala bidang Pariwisata, Disbudpar PPU, Julizar Rakhman menyebut bahwa, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) No 6 Tahun 2022, tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (Rippda) tahun 2022-2027, saat ini pihaknya tengah fokus untuk melakukan sejumlah pembebasan lahan di area pariwisata.

“Dari perencanaan kami, ada 2 titik lahan yang nantinya akan kami bebaskan di tahun 2025,” ujar Julizar, Rabu (18/9/2024).

Dimana satu titik itu ada di kawasan Pantai Nipa-nipa dan satu titik lagi di kawasan mangrove Kampung Baru,” sambung Julizar.

Baca juga Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Ke-21 Aji Muhammad Arifin Jalani Prosesi Ritual Beluluh Awal Sebelum Pelaksanaan Erau Dimulai https://kumalanews.id/2024/09/18/sultan-kutai-kartanegara-ing-martadipura-ke-21-aji-muhammad-arifin-jalani-prosesi-ritual-beluluh-awal-sebelum-pelaksanaan-erau-dimulai/

Julizar juga menegaskan, untuk tahapan itu sendiri dalam waktu dekat pihaknya akan turun langsung ke lokasi guna melakukan appraisal tanah.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan menentukan harga yang diajukan pada Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Murni tahun 2025 mendatang.

Selain untuk lahan sendiri sebenarnya masih ada beberapa, namun saat ini kami fokus dua titik terlebih dahulu,” jelas Julizar.

“Kita bukan hanya di pariwisata saja, karena ada sektor-sektor lain juga yang perlu dikembangkan beriringan,” tutup Julizar.(adv)

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Mahasiswa Pingsan di Tengah Aksi Ricuh di DPRD Samarinda, Polisi Pastikan Penanganan Cepat

21 April 2026 - 13:00 WITA

demo098712

PWI Kukar dan Kejari Perkuat Sinergi, Dorong Informasi Hukum Yang Akurat dan Berimbang

21 April 2026 - 12:00 WITA

pwi0971

Samri Dukung Kebijakan WFA ASN, Tekankan Disiplin dan Profesionalitas

21 April 2026 - 10:00 WITA

sam90987 1

Iswandi: Hari Kartini Harus Diwujudkan Dalam Kebijakan Nyata Untuk Perempuan

21 April 2026 - 09:30 WITA

wandi070

Samri: Makna Hari Kartini Perlu Dikembalikan Pada Esensi Perjuangan

21 April 2026 - 09:00 WITA

sam90987

Iswandi Soroti APBD Samarinda, Minta Belanja Lebih Berdampak dan Ciptakan Lapangan Kerja

21 April 2026 - 08:30 WITA

wandi098
Trending di BERITA DAERAH