Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 18 Sep 2024 13:15 WITA ·

Tingkatkan Sektor Pariwisata, Disbudpar PPU Targetkan Pembebasan Lahan di Area Wisata Pada 2025 Mendatang


 Kepala bidang Pariwisata, Disbudpar PPU, Julizar Rakhman Perbesar

Kepala bidang Pariwisata, Disbudpar PPU, Julizar Rakhman

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya untuk meningkatkan Pariwisata yang ada di Benuo Taka.

Kepala bidang Pariwisata, Disbudpar PPU, Julizar Rakhman menyebut bahwa, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) No 6 Tahun 2022, tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (Rippda) tahun 2022-2027, saat ini pihaknya tengah fokus untuk melakukan sejumlah pembebasan lahan di area pariwisata.

“Dari perencanaan kami, ada 2 titik lahan yang nantinya akan kami bebaskan di tahun 2025,” ujar Julizar, Rabu (18/9/2024).

Dimana satu titik itu ada di kawasan Pantai Nipa-nipa dan satu titik lagi di kawasan mangrove Kampung Baru,” sambung Julizar.

Baca juga Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Ke-21 Aji Muhammad Arifin Jalani Prosesi Ritual Beluluh Awal Sebelum Pelaksanaan Erau Dimulai https://kumalanews.id/2024/09/18/sultan-kutai-kartanegara-ing-martadipura-ke-21-aji-muhammad-arifin-jalani-prosesi-ritual-beluluh-awal-sebelum-pelaksanaan-erau-dimulai/

Julizar juga menegaskan, untuk tahapan itu sendiri dalam waktu dekat pihaknya akan turun langsung ke lokasi guna melakukan appraisal tanah.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan menentukan harga yang diajukan pada Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Murni tahun 2025 mendatang.

Selain untuk lahan sendiri sebenarnya masih ada beberapa, namun saat ini kami fokus dua titik terlebih dahulu,” jelas Julizar.

“Kita bukan hanya di pariwisata saja, karena ada sektor-sektor lain juga yang perlu dikembangkan beriringan,” tutup Julizar.(adv)

Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH