Menu

Mode Gelap
Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Soroti Konsistensi Konsep Kota Cerdas hingga Peluang Investasi Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru Paser, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal Korban Berkebaya dan Lomba Bernuansa Perjuangan, TP PKK Balikpapan Perkuat Semangat Kemerdekaan Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Jadi PR, DPRD Dorong Prioritas Berdasarkan Kondisi Lapangan DPRD Samarinda Dorong Royalti Batu Bara Kaltim Diperbesar, Kesejahteraan Daerah Harus Jadi Prioritas

BERITA DAERAH · 21 Sep 2024 11:15 WITA ·

Prosesi Ritual Mendirikan Tiang Ayu Pertanda Erau Dimulai


 Foto : Awal Perbesar

Foto : Awal

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pembukaan Erau Adat Kutai tahun 2024, yang digelar oleh Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura berlangsung khidmat.

Kegiatan itu ditandai dengan upacara sakral mendirikan Tiang Ayu oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin beserta kerabat Kesultanan dan sejumlah pejabat terpilih, pada Sabtu (21/9/2024).

“Sebelum Erau ini dimulai, terlebih dahulu digelar upacara sakral yaitu mendirikan Tiang Ayu oleh Sultan,” terang Raden Dedi, Kerabat Kesultanan Kutai Ing Martadipura.

“Mendirikan Tiang Ayu adalah tanda kerahayuan atau kemakmuran, dan pertanda Erau Sudah dimulai,” jelas Raden Dedi.

Baca Juga Prosesi Ngatur Dahar Jelang Erau Adat Kutai 2024 https://kumalanews.id/2024/09/21/prosesi-ngatur-dahar-jelang-erau-adat-kutai-2024/

Erau merupakan budaya yang bersumber dari tradisi Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dan telah dilaksanakan sejak ratusan tahun lampau.

Menjaga adat dan budaya Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di mata nasional dan internasional, menjadi tujuan terselenggaranya festival adat di Kabupaten tertua di Timur Borneo.

Tak hanya itu, Erau ini juga menjadi ajang ekonomi kreatif serta industri bagi masyarakat di Kota Raja Tenggarong, serta sebagai promosi wisata di Kutai Kartanegara.

“Harapannya Erau ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat, serta kita punya indentitas yang kuat dan masyarakat ikut hidup dalam adat dan abad yang ada di tanah Kutai,” pinta Raden Dedi.

Selain mendirikan Tiang Ayu, upacara itu juga dirangkai dengan penyalaan api Brong atau obor, oleh sejumlah pejabat terpilih yang telah dipercayakan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke- XXI Aji Muhammad Arifin.(fin/ruz)

Artikel ini telah dibaca 359 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru Paser, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal Korban

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

g82

Berkebaya dan Lomba Bernuansa Perjuangan, TP PKK Balikpapan Perkuat Semangat Kemerdekaan

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

g81

Renovasi Sekolah di Samarinda Masih Jadi PR, DPRD Dorong Prioritas Berdasarkan Kondisi Lapangan

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

g80

DPRD Samarinda Dorong Royalti Batu Bara Kaltim Diperbesar, Kesejahteraan Daerah Harus Jadi Prioritas

20 Agustus 2026 - 18:00 WITA

g79

Peserta KB Gratis di Samarinda Masih Rendah, DPRD Dorong Edukasi Dimulai Sejak Calon Pengantin

20 Agustus 2026 - 17:00 WITA

g78

Kewenangan Terbatas, DPRD Samarinda Soroti Lemahnya Pengawasan Aktivitas Pertambangan

20 Agustus 2026 - 16:00 WITA

g77
Trending di BERITA DAERAH