Menu

Mode Gelap
Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak Direktur PT WATS Menangis, Persoalkan Pengambilalihan IPA Bendang 1 Kasus Gangguan Pernapasan Meningkat di Balikpapan, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Kabut Asap Satgas PKH Kuasai Kembali 111,71 Hektare Kawasan Hutan di Tahura Bukit Soeharto PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama

BERITA DAERAH · 7 Mar 2025 17:15 WITA ·

Pengaspalan Jalan di Bangun Mulyo Tak Bisa Menyeluruh Dikarenakan Anggaran Terbatas


 Pengaspalan Jalan di Bangun Mulyo Tak Bisa Menyeluruh Dikarenakan Anggaran Terbatas Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Warga Desa Bangun Mulyo, Kecamatan Waru, kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), mengharapkan perbaikan jalan di sekitar perkebunan kelapa sawit PT Waru Kaltim Plantation (WKP).

Dimana warga saat ini mengeluhkan kondisi jalan yang rusak, sehingga menyulitkan mobilitas, terutama bagi kendaraan pribadi.

Menanggapi permintaan tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR PPU, Petriandy Ponganton Pasulu menyatakan bahwa, pengaspalan memang direncanakan, tetapi keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama.

“Anggaran yang digunakan berasal dari Dana Bagi Hasil (DBH) Perkebunan Sawit. Namun, jumlahnya belum mencukupi untuk mengaspal seluruh jalan yang diusulkan warga,” ujar Petriandy Ponganton Pasulu belum lama ini.

Dinas PUPR PPU menerima alokasi DBH sebesar Rp 3 miliar, dengan sekitar 80 persen dari dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, termasuk perbaikan jalan di Bangun Mulyo.

Namun, anggaran tersebut hanya cukup untuk mengaspal kurang dari separuh dari total panjang jalan yang diajukan, yaitu sekitar 3 kilometer.

“Saat ini kami masih menghitung berapa panjang jalan yang dapat diaspal dengan anggaran yang tersedia,” jelas Petriandy Ponganton Pasulu.

“Jika hanya pengaspalan, mungkin jangkauannya lebih luas, tetapi jika harus dilengkapi drainase, maka akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” sambung Petriandy Ponganton Pasulu.

Petriandy Ponganton Pasulu juga menegaskan bahwa, Dinas PUPR hanya bertugas mengusulkan program, sementara pelaksanaannya bergantung pada ketersediaan dana.

Petriandy Ponganton Pasulu juga mendorong agar masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada DPRD, yang memiliki kewenangan dalam menentukan anggaran.

“Kami sudah melaporkan kondisi ini kepada pimpinan, jika warga ingin agar pengaspalan ditambah, sebaiknya mereka menyuarakan kebutuhan ini langsung kepada DPRD,” pungkasnya.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak

1 September 2026 - 11:30 WITA

h48

Direktur PT WATS Menangis, Persoalkan Pengambilalihan IPA Bendang 1

1 September 2026 - 11:00 WITA

h47

Kasus Gangguan Pernapasan Meningkat di Balikpapan, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Kabut Asap

1 September 2026 - 09:30 WITA

h46

Satgas PKH Kuasai Kembali 111,71 Hektare Kawasan Hutan di Tahura Bukit Soeharto

31 Agustus 2026 - 19:00 WITA

h45

PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama

31 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h44

Kerja Sama PT WATS dan Perumdam Tirta Kencana Buntu, DPRD Samarinda Sorot Nasib 44 Karyawan

31 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h43
Trending di BERITA DAERAH