Menu

Mode Gelap
Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan 44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

BERITA DAERAH · 18 Mar 2025 20:15 WITA ·

Efisiensi Anggaran, Disbudpar PPU Tetap Fokus Pada Program Prioritas


 Efisiensi Anggaran, Disbudpar PPU Tetap Fokus Pada Program Prioritas Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU menegaskan komitmennya, untuk tetap menjalankan program prioritas di tengah kebijakan efisiensi anggaran tahun 2025.

Dimana langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan alokasi dana tanpa mengurangi substansi dari program yang telah direncanakan.

Kepala Disbudpar PPU Andi Israwati Latief menjelaskan, meskipun anggaran mengalami efisiensi, pihaknya tetap berupaya menjalankan delapan program strategis yang telah ditetapkan.

“Kami melakukan efisiensi pada beberapa aspek administratif, namun program-program utama yang berhubungan dengan pengembangan kebudayaan dan pariwisata tetap berjalan,” sebutnya, Selasa (18/03/2025).

Lebih lanjut Andi Israwati Latief mengemukakan bahwa, salah satu fokus utama pihaknya dalam efisiensi ini adalah memastikan keberlanjutan program pelestarian budaya serta pengembangan destinasi wisata, termasuk acara tahunan seperti Nondoi dan festival budaya lainnya tetap dipertahankan sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya lokal.

Tak hanya itu, Andi Israwati Latief juga menyebut bahwa pemasaran wisata dan peningkatan daya tarik destinasi akan terus didorong meskipun dengan penyesuaian alokasi dana.

Di sisi lain, penghematan juga dilakukan pada pos perjalanan dinas yang dikurangi hingga 50 persen, serta penyederhanaan beberapa kegiatan seremonial yang dinilai tidak berdampak langsung pada pengembangan sektor kebudayaan dan pariwisata.

“Kami memastikan bahwa efisiensi ini tidak mengurangi kualitas layanan dan program yang telah dirancang,” tegas Andi Israwati Latief.

“Fokus utama kami tetap pada optimalisasi anggaran untuk hasil yang lebih maksimal,” sambung Andi Israwati Latief.

Dengan strategi tersebut, Disbudpar PPU berharap tetap dapat menjaga keseimbangan antara kebijakan efisiensi dan pencapaian target pembangunan kebudayaan dan pariwisata yang telah direncanakan.

“Harapannya, meski ada kebijakan efisiensi anggaran, kami tetap fokus dengan program utama yang telah dirancang,” tandas Andi Israwati Latief.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nasib 44 Karyawan PT WATS Masih Menggantung, Gaji September Tetap Dibayarkan

11 September 2026 - 22:00 WITA

i70

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Nasib Karyawan PT WATS Usai Kerja Sama Berakhir

11 September 2026 - 21:00 WITA

i69

Disnaker Samarinda Siap Mediasi Persoalan Hak 44 Karyawan PT WATS

11 September 2026 - 20:00 WITA

i68

Nasib 44 Karyawan PT WATS Belum Jelas, Minta Kepastian Status dan Hak Pekerjaan

11 September 2026 - 19:00 WITA

i67

44 Karyawan PT WATS Masih Digaji, Nasib Pekerjaan di Tengah Sengketa Bendang Belum Jelas

11 September 2026 - 18:00 WITA

i66

Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Pembayaran PT WATS, Tim Investigasi Segera Dibentuk

11 September 2026 - 17:00 WITA

i65
Trending di BERITA DAERAH