Menu

Mode Gelap
Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas Celni Pita Sari Sambut Hadirnya Haraku Ramen Halal, Dinilai Perkuat Investasi dan Ekonomi Samarinda Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Ajak Ratusan Warga Jalan Sehat Pererat Kebersamaan Viktor Yuan: Perbaikan Jalan dan Gang Masih Jadi Aspirasi Utama Warga Samarinda

BERITA DAERAH · 18 Mar 2025 20:15 WITA ·

Efisiensi Anggaran, Disbudpar PPU Tetap Fokus Pada Program Prioritas


 Efisiensi Anggaran, Disbudpar PPU Tetap Fokus Pada Program Prioritas Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU menegaskan komitmennya, untuk tetap menjalankan program prioritas di tengah kebijakan efisiensi anggaran tahun 2025.

Dimana langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan alokasi dana tanpa mengurangi substansi dari program yang telah direncanakan.

Kepala Disbudpar PPU Andi Israwati Latief menjelaskan, meskipun anggaran mengalami efisiensi, pihaknya tetap berupaya menjalankan delapan program strategis yang telah ditetapkan.

“Kami melakukan efisiensi pada beberapa aspek administratif, namun program-program utama yang berhubungan dengan pengembangan kebudayaan dan pariwisata tetap berjalan,” sebutnya, Selasa (18/03/2025).

Lebih lanjut Andi Israwati Latief mengemukakan bahwa, salah satu fokus utama pihaknya dalam efisiensi ini adalah memastikan keberlanjutan program pelestarian budaya serta pengembangan destinasi wisata, termasuk acara tahunan seperti Nondoi dan festival budaya lainnya tetap dipertahankan sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya lokal.

Tak hanya itu, Andi Israwati Latief juga menyebut bahwa pemasaran wisata dan peningkatan daya tarik destinasi akan terus didorong meskipun dengan penyesuaian alokasi dana.

Di sisi lain, penghematan juga dilakukan pada pos perjalanan dinas yang dikurangi hingga 50 persen, serta penyederhanaan beberapa kegiatan seremonial yang dinilai tidak berdampak langsung pada pengembangan sektor kebudayaan dan pariwisata.

“Kami memastikan bahwa efisiensi ini tidak mengurangi kualitas layanan dan program yang telah dirancang,” tegas Andi Israwati Latief.

“Fokus utama kami tetap pada optimalisasi anggaran untuk hasil yang lebih maksimal,” sambung Andi Israwati Latief.

Dengan strategi tersebut, Disbudpar PPU berharap tetap dapat menjaga keseimbangan antara kebijakan efisiensi dan pencapaian target pembangunan kebudayaan dan pariwisata yang telah direncanakan.

“Harapannya, meski ada kebijakan efisiensi anggaran, kami tetap fokus dengan program utama yang telah dirancang,” tandas Andi Israwati Latief.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

26 Juni 2026 - 13:00 WITA

a110

Celni Pita Sari Sambut Hadirnya Haraku Ramen Halal, Dinilai Perkuat Investasi dan Ekonomi Samarinda

26 Juni 2026 - 12:00 WITA

a109

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Ajak Ratusan Warga Jalan Sehat Pererat Kebersamaan

26 Juni 2026 - 11:00 WITA

a107

Viktor Yuan: Perbaikan Jalan dan Gang Masih Jadi Aspirasi Utama Warga Samarinda

26 Juni 2026 - 10:00 WITA

a106

DPRD Samarinda: Aspirasi Warga Masih Didominasi Jalan, Drainase, dan Penanganan Banjir

26 Juni 2026 - 09:00 WITA

a105

Andi Harun: Realisasi APBD Samarinda 2025 Capai 99,98 Persen, Pemkot Pilih Kendalikan Belanja daripada Berutang

26 Juni 2026 - 08:00 WITA

a104
Trending di BERITA DAERAH