Menu

Mode Gelap
Uji Coba Perlinsos Digital Dongkrak Aktivasi IKD di Balikpapan hingga 15 Persen Koperasi Merah Putih di Balikpapan Utara Mulai Bergerak, Dorong Ekonomi Warga Disnaker Balikpapan Bidik Penyerapan Tenaga Kerja JMF 2026 Tembus di Atas 50 Persen Dinsos Samarinda: Serapan Anggaran 2026 Capai 31 Persen, Kemiskinan Turun Jadi 3,45 Persen Komisi IV DPRD Samarinda Minta Dinsos Percepat Pembaruan Data Sosial Demi Bantuan Tepat Sasaran

BERITA DAERAH · 15 Mar 2025 17:15 WITA ·

Dorong Penguatan Wisata Lokal Untuk Daya Saing Daerah, Kepala Disbudpar PPU : Menjadi Motor Penggerak Ekonomi di Benuo Taka


 Dorong Penguatan Wisata Lokal Untuk Daya Saing Daerah, Kepala Disbudpar PPU : Menjadi Motor Penggerak Ekonomi di Benuo Taka Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU, terus mempercepat pengembangan sektor pariwisata sebagai strategi utama dalam meningkatkan daya tarik daerah.

Dengan potensi besar yang dimiliki oleh Kabupaten PPU, sektor tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi lokal di Benuo Taka.

Kepala Disbudpar PPU Andi Israwati Latief menyebut bahwa, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa peluang besar bagi industri pariwisata di Benuo Taka.

Oleh karena itu, Disbudpar PPU terus melakukan berbagai upaya, guna meningkatkan kualitas dan daya saing destinasi wisata yang ada.

“PPU ini memiliki beragam destinasi wisata menarik, seperti Kampung Baru, kawasan Mangrove, Pantai Nipah-Nipah, hingga Gua Tapak Raja,” ungkap Andi Israwati Latief, Sabtu (15/03/2025).

“Kami terus berusaha untuk mengembangkan seluruh potensi ini, agar wisatawan memiliki lebih banyak pilihan,” sambung Andi Israwati Latief.

Lebih lanjut Andi Israwati Latief mengungkapkan bahwa, salah satu langkah konkret yang tengah dilakukan Disbudpar PPU adalah penyusunan regulasi terkait pengelolaan wisata.

Saat ini, Disbudpar PPU sedang merancang Peraturan Bupati mengenai retribusi wisata di kawasan Mangrove, yang nantinya akan digunakan untuk mendukung pengelolaan dan perawatan destinasi.

Selain peningkatan fasilitas wisata, Disbudpar PPU juga memperkuat peran masyarakat melalui pembinaan terhadap 18 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Dimana Kelompok tersebut akan berperan aktif dalam pengelolaan destinasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan layanan wisata berbasis komunitas.

“Keterlibatan Pokdarwis sangat penting dalam menciptakan pengalaman wisata yang berkualitas,” tegas Andi Israwati Latief.

“Dengan partisipasi masyarakat, sektor pariwisata dapat tumbuh lebih pesat dan memberikan manfaat langsung bagi ekonomi lokal,” imbuh Andi Israwati Latief.

Meski demikian, Andi Israwati Latief juga berharap adanya dukungan lebih besar dari pemerintah daerah dalam bentuk peningkatan anggaran serta kerja sama dengan investor.

Menurutnya, dengan strategi yang tepat dan sinergi yang kuat, sektor pariwisata di PPU bisa berkembang pesat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami berharap dukungan pemerintah daerah, sehingga sektor pariwisata bisa memberikan kontribusi terhadap PAD.” Tutup Andi Israwati Latief.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Uji Coba Perlinsos Digital Dongkrak Aktivasi IKD di Balikpapan hingga 15 Persen

14 Juli 2026 - 23:00 WITA

ab26

Koperasi Merah Putih di Balikpapan Utara Mulai Bergerak, Dorong Ekonomi Warga

14 Juli 2026 - 22:00 WITA

ab25

Disnaker Balikpapan Bidik Penyerapan Tenaga Kerja JMF 2026 Tembus di Atas 50 Persen

14 Juli 2026 - 21:00 WITA

ab24

Dinsos Samarinda: Serapan Anggaran 2026 Capai 31 Persen, Kemiskinan Turun Jadi 3,45 Persen

14 Juli 2026 - 20:00 WITA

ab23

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Dinsos Percepat Pembaruan Data Sosial Demi Bantuan Tepat Sasaran

14 Juli 2026 - 19:00 WITA

ab22

Yayasan Ibadurrahman Sebut Pencabutan NSP Cacat Administrasi, Tempuh Jalur Keberatan

14 Juli 2026 - 18:00 WITA

ab20
Trending di BERITA DAERAH