Menu

Mode Gelap
Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih Sebagai Ketua dan Sekertaris AMSI Wilayah Kepri Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal IKN Evaluasi Kinerja 2025 dan Susun Rencana Kerja 2026 Harga Terjangkau untuk Warga, Otorita IKN Luncurkan Gerakan Pangan Murah di Kawasan Nusantara Otorita IKN Terus Hadirkan Program Cek Kesehatan Gratis, Perluas Akses Layanan Kesehatan di Nusantara Sosialisasi SPBE dan Pemerintahan Digital Dorong Akselerasi Transformasi Menuju Indonesia Digital 2045

BERITA DAERAH · 23 Okt 2023 08:30 WITA ·

Meski Berada di Tengah Keterbatasan, SDN 011 Muara Wis Tetap Bersemangat Memajukan Dunia Pendidikan


 Hery Cahyadi Kepala Sekolah SDN 011 Muara Wis, Desa Muara Enggelam, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara.(Foto : Rizki Mueng) Perbesar

Hery Cahyadi Kepala Sekolah SDN 011 Muara Wis, Desa Muara Enggelam, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara.(Foto : Rizki Mueng)

KUMALANEWS.ID – Meski berada di wilayah terpencil, terpencar dan terisolir, namun semangat proses belajar mengajar tetap menjadi prioritas utama dalam dunia pendidikan untuk mencerdaskan anak bangsa.

Misalnya saja di SDN 011 Muara Wis, yang berada di Desa Muara Enggelam, Kecamatan Muara Wis, Kutai Kartanegara (Kukar) atau tepatnya terletak di sisi Barat Danau Melintang ini, tidak mau ketinggalan dalam memajukan dunia pendidikan seperti di daerah lainnya.

Meski memiliki keterbatasan akses, namun hal itu tidak membuat SDN 011 Muara Wis menjadi patah semangat untuk terus memajukan dunia pendidikan dan memberikan ilmu pengetahuan kepada anak-anak di Desa Muara Enggelam.

“Karena daerah kami ini masuk wilayah terpencil, terpencar dan terisolir, tentunya hal itu menjadi tantangan bagi kami, bagaimana proses belajar tetap berjalan,” ujar Kepala Sekolah SDN 011 Muara Wis, Heri Cahyadi, Senin (23/10/23).

Lebih lanjut Heri Cahyadi mengemukakan, Desa Muara Enggelam sendiri merupakan wilayah yang sepanjang tahun dikelilingi air. Tak jarang, jika air sedang pasang besar, hal itu membuat bangunan gedung SDN 011 Muara Wis terendam. Sehingga dalam proses belajar harus mengungsi ke rumah apung warga sekitar.

“Tantangan kami adalah ketika air sedang pasang besar atau banjir dan membuat gedung sekolah terendam. Agar proses belajar tidak terhambat maka kami harus mengungsi ke rumah apung warga,” ungkapnya.

Selain itu, akses koneksi internet juga menjadi tantangan di wilayah tersebut. Pasalnya, signal di Desa Muara Enggelam sulit ditemukan dan hanya bisa didapatkan disejumlah titik tertentu saja. Sehingga hal inilah yang acap kali menjadi kendala jika ada pembelajaran melalui daring.

“Salah satu kendala di Desa Muara Enggelam ini adalah akses koneksi internet. Tapi Alhamdulillah, untuk 2023 ini di wilayah kami sudah dibangunkan penguat sinyal, mudah-mudahan di awal 2024 bisa dinikmati seperti di desa-desa lain,” beber Hery Cahyadi.

Meski berada ditengah keterbatasan, namun ada hal yang membanggakan, bahwa SDN 011 Muara Wis mendapatkan predikat dan penghargaan menjadi sekolah Adiwiyata pada 2022 lalu. Dimana sekolah tersebut melalukan inovasi dengan menanam tanaman toga serta pohon buah khas daerah Muara Enggelam di sekitar halaman sekolah yang ramah lingkungan.

“Meski berada di tengah keterbatasan kami terus melakukan inovasi. Dan Alhamdulillah sekolah kami mendapat penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata, dengan mengajak warga sekolah untuk menanam tanaman toga,” tutur Heri Cahyadi.

WhatsApp Image 2023 10 19 at 08.24.35 scaled

SDN 011 Muara Wis yang berada di Desa Muara Enggelam, Kecamatam Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara.(Foto : Rizki Mueng)

Tak hanya itu, ada juga beberapa prestasi yang berhasil diraih oleh para peserta didik SDN 011 Muara Wis di berbagai ajang salah satunya pada gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan.

“Selain itu, ada beberapa murid kami berprestasi di ajang pada MTQ tingkat Kecamatan yaitu Pildacil dan Maulid Habsy serta lomba lainnya,” jelas Heri Cahyadi.

Jika di kilas balik pada masa pandemi Covid-19 lalu, semua pembelajaran melalui sistem daring. Dan hal itulah yang sempat membuat proses belajar di SDN 011 Muara Wis terhambat, karena terkendala dengan akses koneksi internet.

Meski demikian, hal itu tidak menyurutkan semangat para pendidik di SDN 011 Muara Wis untuk memberikan pembelajaran kepada peserta dengan cara mendatangi murid dari rumah ke rumah, dan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Kami tetap mengikuti aturan pemerintah, namun terkendala dengan akses koneksi internet, mau tidak mau para guru yang mendatangi murid dari rumah ke rumah agar tidak tertinggal mata pelajarannya,” terang Heri Cahyadi.

Hery Cahyadi juga berharap, agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, dapat memberikan bantuan sarana dan prasarana untuk memenuhi kebutuhan proses pembelajaran di SDN 011 Muara Wis, sehingga bisa berlancar sesuaikan apa yang diamanatkan.

“Meski kami berada di daerah terpencil, terpencar dan terisolir, tentunya kami juga ingin memajukan dunia pendidikan, sama hal dengan daerah lainnya,” pungkasnya.(adv/disdikbudkukar)

Penulis : Alf | Editor : Fair
Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Hebat di Anggana, Tiga Anak Meninggal dan Delapan KK Kehilangan Rumah

11 Desember 2025 - 17:00 WITA

ber9

Ketua Askab PSSI Kukar Dorong Penguatan Semangat Sepak Bola di Lingkungan OPD

11 Desember 2025 - 14:30 WITA

ber8

Bupati Cup Mini Soccer Antar OPD, Dispora Kukar Dorong Prestasi ASN dan Perkuat Kebersamaan

11 Desember 2025 - 13:30 WITA

ber7

Jelang Nataru, Pemkot Samarinda Intensifkan Sidak Bapokting: Stok Aman, Harga Terpantau Stabil

10 Desember 2025 - 16:30 WITA

ber6

Sidak Bapokting Jelang Natal dan Tahun Baru, Komisi II DPRD Samarinda Pantau Ketersediaan dan Harga di Sejumlah Titik

10 Desember 2025 - 16:00 WITA

ber5

Arif Kurniawan Paparkan Hasil Reses, Soroti Infrastruktur, PDAM, dan PJU di Sungai Kunjang

10 Desember 2025 - 15:00 WITA

ber4
Trending di BERITA DAERAH