KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, MM, menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan salah satu kunci dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Di tengah tantangan ekonomi global yang semakin dinamis, perempuan dinilai memiliki peran strategis sebagai penggerak pembangunan di berbagai sektor.
Pernyataan tersebut disampaikan Bagus saat menghadiri kegiatan Jumpa Wanita Terpuji (WATER) Se-Kalimantan 2026 yang diselenggarakan oleh Departemen Kaum Wanita Daerah Gereja Sidang-Sidang Jemaat Allah (GSJA) Kalimantan Timur di Hotel Grand Tiga Mustika, Balikpapan, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta dari lima provinsi di Pulau Kalimantan, yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara. Forum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan kapasitas perempuan dalam menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan perkembangan zaman.
Dalam sambutannya, Bagus menyampaikan bahwa peran perempuan saat ini telah berkembang jauh melampaui tugas domestik. Perempuan kini menjadi bagian penting dalam pembangunan, baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, maupun pemberdayaan masyarakat.
“Menjadi perempuan mandiri bukan semata-mata tentang memiliki penghasilan, tetapi bagaimana mengembangkan potensi diri untuk memberikan manfaat bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Bagus, kondisi ekonomi yang terus berubah menuntut setiap keluarga memiliki kemampuan beradaptasi. Dalam situasi tersebut, perempuan memiliki peluang besar untuk menghadirkan solusi melalui kreativitas, inovasi, serta semangat kewirausahaan yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Ia menilai kegiatan WATER menjadi wadah yang tepat untuk memperluas wawasan, mempererat jejaring, sekaligus meningkatkan kapasitas perempuan agar mampu menjawab berbagai tantangan di masa depan.
Bagus juga menyoroti semakin besarnya kontribusi perempuan dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya perempuan harus terus menjadi perhatian bersama.
Pada kesempatan tersebut, Bagus turut menyampaikan apresiasi atas prestasi Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan yang berhasil meraih Juara Umum Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa perempuan mampu menjadi motor perubahan ketika diberikan kesempatan untuk berkembang dan berinovasi.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa ketika perempuan diberi ruang untuk berkembang, mereka mampu menghadirkan inovasi dan menggerakkan pembangunan dari tingkat keluarga hingga masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen untuk terus memperkuat berbagai program pemberdayaan perempuan melalui peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, penguasaan teknologi digital, hingga pengembangan kapasitas kewirausahaan.
Langkah tersebut diharapkan dapat melahirkan perempuan-perempuan yang mandiri, produktif, dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.
Bagus berharap kegiatan WATER Se-Kalimantan 2026 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarpeserta, tetapi juga mampu menghasilkan kolaborasi dan program nyata yang berdampak positif bagi masyarakat di berbagai daerah.
“Pemerintah Kota Balikpapan akan terus mendukung program pemberdayaan perempuan. Perempuan yang berdaya akan melahirkan keluarga yang tangguh, masyarakat yang produktif, serta menjadi fondasi penting bagi terwujudnya Balikpapan sebagai kota yang maju, inklusif, dan nyaman dihuni,” pungkasnya.
Pewarta : M Hilmansyah Editor : Fairuzzabady @2026

















