Menu

Mode Gelap
Pengurus POGI Kaltim Dilantik di IKN, Siap Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Jaringan Narkoba Muara Kaman Terbongkar, Polisi Sita Setengah Kilogram Sabu dan Buru DPO Pengembangan Kasus Sabu di Muara Kaman, Polisi Ringkus Perantara dan Amankan Barang Bukti Transaksi Sabu di Muara Kaman Terbongkar, 20 Paket Disembunyikan di Atap Rumah Walet Gen Matic x Shopee di IKN Diserbu Peserta, UMKM Didorong Melek Digital dan Naik Kelas

BERITA DAERAH · 28 Nov 2023 10:45 WITA ·

Pengembangan Destinasi Wisata Alam Black Stone Geopark Desa Bhuana Jaya


 Suasana Destinasi Wisata Alam Black Stone Geopark Desa Bhuana Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara.(Foto : Kumalanews.id) Perbesar

Suasana Destinasi Wisata Alam Black Stone Geopark Desa Bhuana Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara.(Foto : Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID – Pengembangan Potensi Destinasi Wisata di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus dikembangkan. Salah satunya berada di wilayah Desa Bhuana Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang. Pasalnya, di desa tersebut memiliki destinasi wisata alam yang masih asri.

Destinasi wisata alam tersebut yang berada di Dusun Pulau Mas, Desa Bhuana Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara. Destinasi itu juga biasa disebut dengan Black Stone Geopark Bhuana Jaya oleh masyarakat setempat.

Sekretaris Desa Bhuana Jaya Suwondo mengatakan, destinasi wisata alam itu saat ini masih dalam tahap pengembangan. Dimana Pemerintah Desa bersama Kelompok Tani Hutan dan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bhuana jaya terus memperkenalkan potensi tersebut kepada khayalak ramai.

“Pemerintah Desa melalui kelompok tani hutan ada pengelolaan tentunya KIM juga banyak perannya untuk beserta pokdarwis bersama-sama untuk memperkenalkan potensi yang ada di desa ini,” ujarnya, pada Selasa (28/11/23)

Lebih lanjut Suwondao menjelaskan, untuk mencapai ke lokasi tersebut, pengunjung perlu berjalan kaki menyusuri jalan setapak. Selama perjalanan, pengunjung akan dimanjakan dengan suasana alam yang masih asri.

Tak hanya itu, dalam perjalanan pengunjung juga harus melintasi jalan yang menanjak dan menurun serta semak belukar.

Setelah sepanjang 1 kilometer berjalan kaki, pengunjung pun sudah sampai di lokasi destinasi wisata alam yang disebut dengan Black Stone Geopark Bhuana Jaya.

Saat berada di lokasi tersebut, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan alam yang masih asri serta suara gemericik yang menenangkan yang berasal dari air terjun.

“Kedepannya adakolaborasi antara KIM, Pokdarwis Serta Pemerintah Desa dan tentunya juga OPD yang lain untuk bisa mendukung potensi alam yang sangat indah ini.” ungkap Suwondo.

Keberadaan destinasi wisata alam itu, kini menjadi perhatian Pemerintah Desa Bhuana Jaya untuk lebih dikembangkan, yang akan berkolaborasi dengan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bhuana jaya.

Tak hanya itu, dengan keberadaan destinasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat setempat, khususnya para pelaku UMKM yang berbasis kearifan lokal.

“Kami berharap kedepennya, ini menjadi tujuan wisata yang memberikan dampak positif khususnya peningkatan perekonomian masyarakat desa,” pungkas Suwondo.(adv/diskominfokukar)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tokoh Pers Kaltim Berpulang, Bang Sukri Tinggalkan Jejak Kuat bagi Media Siber

17 April 2026 - 11:00 WITA

sukri001

Duka Dunia Pers Kaltim, Ketua JMSI Mohammad Sukri Wafat

17 April 2026 - 08:00 WITA

ucapan duka

DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Tetap Damai dan Jaga Kondusivitas

16 April 2026 - 13:00 WITA

ikn120098

DPRD Samarinda Apresiasi Kajari Lama, Dorong Kinerja Lebih Baik Di Era Baru

16 April 2026 - 11:00 WITA

ikn900008851

Sekda Samarinda Optimistis Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut

16 April 2026 - 10:00 WITA

smd999876

Pisah Sambut Kajari Samarinda, Sinergi dan Penegakan Hukum Ditegaskan

16 April 2026 - 09:00 WITA

smd8989898
Trending di BERITA DAERAH