Menu

Mode Gelap
Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Celni Pita Sari Apresiasi Sinergi Polri Jaga Kondusivitas Samarinda Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80 Wawali Balikpapan: Perempuan Berdaya Jadi Kunci Ketahanan Keluarga dan Penggerak Ekonomi BPPRD Balikpapan Hadirkan e-Contengan, Bayar Pajak Kini Cukup Lewat Gawai Disdikbud Balikpapan Perketat Verifikasi SPMB 2026, Cegah Kecurangan dengan Sistem Berlapis

BERITA DAERAH · 19 Jan 2024 13:59 WITA ·

Fasilitas Pergudangan Digital Akan Segera Hadir di Nusantara


 Fasilitas Pergudangan Digital Akan Segera Hadir di Nusantara Perbesar

KUMALANEWS.ID – Implementasi aspek-aspek digital dan terkini di Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi poin vital dalam pembangunan Nusantara.

Aspek pergudangan yang smart, sustainable dan green dirancang oleh PT. Wulandari Bangun Laksana dalam groundbreaking Nusantara Warehouse Park di Nusantara, pada Rabu (17/01/2024) kemarin.

“Pergudangan yang akan dibangun oleh PT. Wulandari Bangun Laksana akan memanfaatkan teknologi pintar, sehingga mempermudah pelayanan, efisiensi, serta lebih ramah lingkungan,” kata Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ketika meresmikan groundbreaking.

Lebih lanjut Presiden Joko Widodo menambahkan, industri pergudangan seperti Nusantara Warehouse Park akan melengkapi aktivitas pembangunan di Nusantara.

“Paralel dengan pembukaan lapangan pekerjaan baru serta pertumbuhan ekonomi di wilayah Nusantara,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono turut mengapresiasi pembangunan industri pergudangan yang menjadi bentuk investasi yang beragam di Nusantara.

“Dalam groundbreaking ke 4 ini, saya dan Bapak Presiden Joko Widodo senang bahwa dalam groundbreaking ini ada keberagaman investasi,” ungkapnya.

“Tidak hanya bersifat investasi publik, tetapi berbagai jenis, salah satunya adalah industri pergudangan,” sambungnya.

Bambang menambabkan, dengan investasi yang beragam ini mampu menumbuhkan momentum investasi yang semakin banyak di Nusantara kedepannya.

“Akan semakin banyak ketertarikan tidak hanya publik dalam negeri, tetapi sektor swasta luar negeri,” harapnya.

Ditempat yang sama, Direktur Utama PT. Wulandari Bangun Laksana, Christopher Sumasto menyebut, dukungan dari pemerintah terhadap pembangunan proyek ini juga akan meningkatkan investasi-investasi pihaknya di wilayah Nusantara.

“Saat ini, dengan luas tanah sebesar 3,3 ha serta nilai investasi tahap 1 yang sejumlah 100 Milyar, kami akan membangun sebuah pergudangan modern yang memprioritaskan berkelanjutan dan ramah lingkungan,” bebernya.

“Selanjutnya apabila pemerintah memberi tanah lebih, kami akan menambah investasi serta mengajak mitra-mitra swasta untuk bergabung,” tambahnya.

Nusantara Warehouse Park terletak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1C, dekat dengan pintu gerbang tol IKN-BPN. Lokasinya yang strategis akan memudahkan distribusi barang ke berbagai destinasi di seluruh Nusantara, mempercepat rantai pasok dan mengurangi biaya logistik

Selain itu, proyek ini memprioritaskan keberlanjutan dan ramah lingkungan. Dengan penerapan teknologi hijau dan praktik ramah lingkungan, Nusantara Warehouse Park diharapkan dapat menjadi contoh bagi industri pergudangan di seluruh Nusantara.(ikn/fz)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Celni Pita Sari Apresiasi Sinergi Polri Jaga Kondusivitas Samarinda

1 Juli 2026 - 21:00 WITA

a191

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80

1 Juli 2026 - 20:00 WITA

a190

Wawali Balikpapan: Perempuan Berdaya Jadi Kunci Ketahanan Keluarga dan Penggerak Ekonomi

1 Juli 2026 - 19:00 WITA

a181

BPPRD Balikpapan Hadirkan e-Contengan, Bayar Pajak Kini Cukup Lewat Gawai

1 Juli 2026 - 18:00 WITA

a180

Disdikbud Balikpapan Perketat Verifikasi SPMB 2026, Cegah Kecurangan dengan Sistem Berlapis

1 Juli 2026 - 17:00 WITA

a179

Inspektorat Balikpapan Perketat Pengawasan SPMB 2026, Buka Posko Aduan Cegah Kecurangan

1 Juli 2026 - 16:00 WITA

a178
Trending di BERITA DAERAH