Menu

Mode Gelap
Berkahrianda Digital Printing, Solusi Cetak Custom Sesuai Keinginan di Samarinda Wawali Balikpapan Minta Publik Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Pencabulan Siswi SD Pemkot Balikpapan Perkuat Aturan Kebencanaan dan Ketertiban Kota Polisi Dalami Kebakaran 3 Hektare Lahan di Manggar Baru Cuaca Panas dan Kekeringan Meningkat, Pemkot Samarinda Perkuat Kesiapan Hadapi Karhutla

BERITA DAERAH · 2 Sep 2024 14:15 WITA ·

Kepala Dinas Pertanian Andi Traso Diharto Akui “Petani Milenial” Masih Minim di PPU


 Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Andi Traso Diharto (Foto : Dok Pemkab PPU) Perbesar

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Andi Traso Diharto (Foto : Dok Pemkab PPU)

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Program petani milenial di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), saat ini terbilang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Dinas Pertanian PPU.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Andi Traso Diharto, saat dijumpai di sela-sela kegiatannya, pada Senin (2/9/2024).

“Ditengah gencarnya program-program dan bantuan untuk pertanian di Kabupaten PPU, program petani milenial sendiri di PPU terbilang masih menjadi PR untuk Dinas Pertanian,” ungkap Andi Traso Diharto.

Dalam hal itu, Andi Traso Diharto mengaku  bahwa program petani milenial masih sangatlah minim akan peminat, apalagi kelangkaan pupuk yang kerap terjadi kian menambah surutnya generasi muda di Penajam Paser Utara untuk terjun kedunia pertanian.

“Petani milenial di PPU masih sangat kecil, bahkan untuk data kami sendiri di PPU itu hanya mencapai 10-15 persen saja,” Andi Traso Diharto.

Lebih lanjut Andi Traso Diharto mengemukakan bahwa, persoalan pupuk kerap menjadi masalah. Oleh sebab itu, saat ini Dinas Pertanian terus rutin terjun langsung ke masyarakat untuk mensosialisasikan penggunaan pupuk-pupuk organik.

Tak hanya itu, Andi Traso Diharto juga menyebut bahwa rata-rata petani milenial yang ada di Benuo Taka menanam tanaman Holtikultura, seperti sayur-sayuran, cabe, tomat dan lainnya. Sehingga penggunaan pupuk organik dapat membantu meningkatkan hasil pertanian yang lebih efisien.

“Kita akan membina dan membimbing petani milenial untuk menggunakan pupuk organik, jangan berfokus ke pupuk kimia,” tegas Andi Traso Diharto.

“Dengan dibantu perpanjangan tangan petugas dilapangan, nantinya yang akan memberikan pembelajaran dan edukasi bagi petani milenial di PPU,” tutup Andi Traso Diharto.(adv)

Artikel ini telah dibaca 241 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Berkahrianda Digital Printing, Solusi Cetak Custom Sesuai Keinginan di Samarinda

15 September 2026 - 15:00 WITA

k12

Wawali Balikpapan Minta Publik Hormati Proses Hukum Kasus Dugaan Pencabulan Siswi SD

15 September 2026 - 14:30 WITA

k11

Pemkot Balikpapan Perkuat Aturan Kebencanaan dan Ketertiban Kota

15 September 2026 - 14:00 WITA

k10

Polisi Dalami Kebakaran 3 Hektare Lahan di Manggar Baru

15 September 2026 - 13:30 WITA

k9

Cuaca Panas dan Kekeringan Meningkat, Pemkot Samarinda Perkuat Kesiapan Hadapi Karhutla

15 September 2026 - 13:00 WITA

k8

Kekeringan Ancam 654 Hektare Sawah di Samarinda, Ratusan Hektare Berpotensi Gagal Tanam

15 September 2026 - 12:30 WITA

k7
Trending di BERITA DAERAH