Menu

Mode Gelap
Dari Lapangan Pesantren Menuju Mimpi Besar, RHQ Football Academy Padukan Sepak Bola dan Hafalan Al-Qur’an Dari Dunia Usaha ke DPRD Samarinda, Arie Wibowo Fokus Kawal Infrastruktur dan Aspirasi Warga Stafsus Presiden Dorong UMKM Manfaatkan AI, Tiar Nabilla: Teknologi Jadi Kunci Daya Saing Masa Depan Rita Widyasari Minta Pengembangan Perkara Dinilai Berdasarkan Fakta dan Asal-usul Aset Rita Widyasari: Bantuan Sosial kepada Masyarakat Berasal dari Usaha yang Dimiliki Sebelum Menjabat

BERITA DAERAH · 29 Okt 2024 16:15 WITA ·

Disketapang Kukar Bakal Sosialisasikan Gerakan Kenyang Tidak Harus Nasi


 Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara, Ananias (Kumalanews.id) Perbesar

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara, Ananias (Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Kutai Kartanegaa (Kukar) membuat sebuah gebrakan baru dalam rangka merubah mindset terkait pola makan masyarakat.

Langkah itu telah disusun Diketapang Kukar dalam Rencana Strategis (Renstra) 2025-2029 terkait program yang mendukung gerakan tersebut.

Tak hanya itu, Hal tesebut dilakukan untuk mengubah mindset masyarakat khususnya di Kukar yang menganggap “belum makan kalau belum makan nasi”.

Melalui gerakan itu juga Disketapang Kukar teus mendorong masyarakat khususnya di Kutai Kartanegara agar tidak terpaku pada nasi sebagai makanan pokok.

“Melalui gerakan ini mereka kita dorong agar tidak hanya mengonsumsi beras sebagai makanan pokok,” ujar Sekretaris Disketapang Kukar, Ananias, Selasa (29/10/2024).

Lebih lanjut Ananias menjelaskan bahwa, sumber makanan pokok dapat diganti ke karbohidrat non padi misalnya jagung, sorgum, umbi-umbian dan kedelai yang tidak kalah mengenyangkan dan tinggi karbohidrat.

Selain itu, gerakan ini akan menyisir tiga tempat yakni kebun desa yang dikelola oleh TP PKK, kebun sekolah yang dikelola oleh guru dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Dinas Pertanian.

“Nanti konsepnya di 2025-2029 itu di kegiatan penyediaan pangan lokal kita akan coba melalui ibu-ibu PKK di desa nanti di kebun desa kemudian di kebun kebun sekolah kita juga akan kerja sama dengan dinas pertanian di BPP,” ungkap Ananias.

Baca juga Distanak Kukar Bakal Lakukan Pemetaan di Wilayah Hulu https://kumalanews.id/2024/10/29/distanak-kukar-bakal-lakukan-pemetaan-di-wilayah-hulu/

Tak hanya itu, Ananias menegaskan bahwa program ini selain untuk memenuhi kebutuhan asupan gizi dan bentuk persiapan ketika harga beras melonjak, gerakan tersebut juga bertujuan untuk membantu para petani di Kukar.

Ananias juga menilai bahwa, potensi umbi-umbian di Kukar sangat besar, sehingga perlu pemanfaatan yang maksimal misalnya pengelolaan menjadi beras analog.

“Kita coba tanamkan bahwa kenyang  tidak harus nasi, agar kita tidak pusing jika masa paceklik dan para petani juga merasakan manfaatnya, dan harapannya gerakan ini berjalan dengan lancar,” tutupnya.(adv/diskominfokukar/ind/ruz)

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dari Lapangan Pesantren Menuju Mimpi Besar, RHQ Football Academy Padukan Sepak Bola dan Hafalan Al-Qur’an

6 Juni 2026 - 17:00 WITA

aca01

Dari Dunia Usaha ke DPRD Samarinda, Arie Wibowo Fokus Kawal Infrastruktur dan Aspirasi Warga

6 Juni 2026 - 16:30 WITA

ari001

Stafsus Presiden Dorong UMKM Manfaatkan AI, Tiar Nabilla: Teknologi Jadi Kunci Daya Saing Masa Depan

6 Juni 2026 - 16:00 WITA

bpn024

ODGJ di Ruang Publik Jadi Perhatian, Dinsos Balikpapan: Penanganan Harus Sesuai SOP dan Libatkan Banyak Pihak

6 Juni 2026 - 14:00 WITA

bpn023

Sambut Wajib Belajar 13 Tahun, Balikpapan Perkuat Jaringan PAUD Negeri untuk Tingkatkan Akses Pendidikan Anak Usia Dini

6 Juni 2026 - 13:00 WITA

bpn021

Normalisasi Waduk Manggar Dipercepat, Pemkot Balikpapan Optimistis Perkuat Pasokan Air dan Kurangi Risiko Banjir

6 Juni 2026 - 12:00 WITA

bpn020
Trending di BERITA DAERAH