Menu ✖

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Sekitar 75 Rumah di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Pemadaman Efisiensi Anggaran, Pemkab Kukar Pangkas Belanja Perjalanan Dinas hingga Operasional Lima Raperda Disepakati Dibahas, Pemkab Kukar Dorong Pencabutan Perda Kecamatan Sedulang Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan KNPI Samarinda Sampaikan Aspirasi Pemuda, Dorong Regulasi dan Dukungan untuk OKP

BERITA DAERAH · 11 Nov 2024 12:15 WITA ·

Tangani Kasus Stunting, Kelurahan Timbau Terapkan Program PMT


 Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha Murhan (Kumalanews.id) Perbesar

Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha Murhan (Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Stunting merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika anak-anak mengalami gangguan pertumbuhan, terutama dari segi tinggi badan yang tidak sesuai dengan standar usianya.

Stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak tetapi juga perkembangan kognitif, kemampuan belajar, dan produktivitasnya di masa depan.

Oleh karena itu, stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi perhatian serius di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Para pemangku kepentingan di seluruh daerah di Indonesia tengah menyusun strategi dan program dalam rangka pengentasan stunting, termasuk Kelurahan Timbau yang saat ini tengah gencar melakukan intervensi terhadap stunting di wilayahnya.

Hal tersebut juga dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mengentaskan stunting di Kabupaten tertua di Timur Borneo ini.

“Saat ini kita lebih intens untuk penanggulangan stunting di Kelurahan Timbau,” ujar Lurah Timbau Marten Hedy Yudha Murhan, pada Senin (11/11/2024).

Baca juga Kembangkan Objek Wisata Alam, Kecamatan Muara Muntai Ajak Pihak Ketiga Untuk Kerjasama https://kumalanews.id/2024/11/11/kembangkan-objek-wisata-alam-kecamatan-muara-muntai-ajak-pihak-ketiga-untuk-kerjasama/

Dalam hal itu, Marten Hedy Yudha Murhan menegaskan bahwa pihaknya akan memaksimalkan peran Posyandu dan juga PKK sebagai garda terdepan untuk penanganan stunting.

Dimana para kader PKK dan posyandu bekerjasama melaksanakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita yang terindikasi kurang gizi selama dua bulan.

“Saat ini hampir memasuki Minggu ke-6 itu melaksanakan pemberian makanan tambahan itu sampai 2 bulan ke balita-balita yang kurang gizi ataupun di bawah standar,” ungkap Marten Hedy Yudha Murhan.

Marten Hedy Yudha Murhan juga berharap, melalui program ini dapat efektif untuk mengatasi stunting, sehingga pertumbuhan dan perkembangan seluruh balita di wilayah Kukar khususnya di Kelurahan Timbau normal seperti balita pada umumnya.

“Semoga program ini efektif untuk mengatasi permasalah stunting di Kukar khususnya di Kelurahan Timbau,” tutupnya.(adv/diskominfokukar/ind/ruz)

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Hanguskan Sekitar 75 Rumah di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Pemadaman

5 Oktober 2026 - 22:00 WITA

m6

Efisiensi Anggaran, Pemkab Kukar Pangkas Belanja Perjalanan Dinas hingga Operasional

5 Oktober 2026 - 21:02 WITA

m5

Lima Raperda Disepakati Dibahas, Pemkab Kukar Dorong Pencabutan Perda Kecamatan Sedulang

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

m4

KNPI Samarinda Sampaikan Aspirasi Pemuda, Dorong Regulasi dan Dukungan untuk OKP

5 Oktober 2026 - 18:00 WITA

m1

Viktor Soroti Keterbatasan Fiskal Samarinda, Dorong Pemuda Manfaatkan Potensi Ekonomi

5 Oktober 2026 - 17:00 WITA

l99

HUT Ke-81 TNI, Pemkab Kukar Perkuat Sinergi Jaga Ketahanan Pangan dan Keamanan Daerah

5 Oktober 2026 - 15:00 WITA

l98
Trending di BERITA DAERAH