Menu

Mode Gelap
Enam Raperda di Luar Propemperda 2026 Disepakati, DPRD Samarinda Pastikan Pembahasan Libatkan Publik Otorita IKN Resmi Akui Kearifan Lokal Masyarakat Adat Paser di Mentawir OJK Percepat Kehadiran di IKN, Siapkan Kantor dan Pemindahan Pegawai Bertahap Otorita IKN dan Bank Indonesia Dorong UMKM Melek Digital, Pelaku Ekonomi Kreatif Dibekali QRIS dan Strategi Pemasaran Online DPRD Jateng Pelajari Pengembangan Pariwisata dan UMKM di IKN, Otorita Siapkan Nusantara Jadi Destinasi Kelas Dunia

BERITA DAERAH · 11 Nov 2024 12:15 WITA ·

Tangani Kasus Stunting, Kelurahan Timbau Terapkan Program PMT


 Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha Murhan (Kumalanews.id) Perbesar

Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha Murhan (Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Stunting merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika anak-anak mengalami gangguan pertumbuhan, terutama dari segi tinggi badan yang tidak sesuai dengan standar usianya.

Stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak tetapi juga perkembangan kognitif, kemampuan belajar, dan produktivitasnya di masa depan.

Oleh karena itu, stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi perhatian serius di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Para pemangku kepentingan di seluruh daerah di Indonesia tengah menyusun strategi dan program dalam rangka pengentasan stunting, termasuk Kelurahan Timbau yang saat ini tengah gencar melakukan intervensi terhadap stunting di wilayahnya.

Hal tersebut juga dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mengentaskan stunting di Kabupaten tertua di Timur Borneo ini.

“Saat ini kita lebih intens untuk penanggulangan stunting di Kelurahan Timbau,” ujar Lurah Timbau Marten Hedy Yudha Murhan, pada Senin (11/11/2024).

Baca juga Kembangkan Objek Wisata Alam, Kecamatan Muara Muntai Ajak Pihak Ketiga Untuk Kerjasama https://kumalanews.id/2024/11/11/kembangkan-objek-wisata-alam-kecamatan-muara-muntai-ajak-pihak-ketiga-untuk-kerjasama/

Dalam hal itu, Marten Hedy Yudha Murhan menegaskan bahwa pihaknya akan memaksimalkan peran Posyandu dan juga PKK sebagai garda terdepan untuk penanganan stunting.

Dimana para kader PKK dan posyandu bekerjasama melaksanakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita yang terindikasi kurang gizi selama dua bulan.

“Saat ini hampir memasuki Minggu ke-6 itu melaksanakan pemberian makanan tambahan itu sampai 2 bulan ke balita-balita yang kurang gizi ataupun di bawah standar,” ungkap Marten Hedy Yudha Murhan.

Marten Hedy Yudha Murhan juga berharap, melalui program ini dapat efektif untuk mengatasi stunting, sehingga pertumbuhan dan perkembangan seluruh balita di wilayah Kukar khususnya di Kelurahan Timbau normal seperti balita pada umumnya.

“Semoga program ini efektif untuk mengatasi permasalah stunting di Kukar khususnya di Kelurahan Timbau,” tutupnya.(adv/diskominfokukar/ind/ruz)

Artikel ini telah dibaca 61 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Enam Raperda di Luar Propemperda 2026 Disepakati, DPRD Samarinda Pastikan Pembahasan Libatkan Publik

14 Mei 2026 - 09:00 WITA

km1

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Limbah B3, Sejumlah Pasal Dikoreksi agar Tak Tumpang Tindih Kewenangan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

DLHK01

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Pastikan Proses Matang Sebelum Pengesahan

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

dprdkota33

DPRD Samarinda Dorong Penataan Reklame, Samri: Jangan Jadi Sampah Visual Kota

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

dprdkota32

DPRD Samarinda Kaji Ulang Raperda Pemanfaatan Jalan, Hindari Tumpang Tindih Aturan

11 Mei 2026 - 14:00 WITA

dprdkota31

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pemanfaatan Jalan untuk Dongkrak PAD

11 Mei 2026 - 13:00 WITA

dprdkota30
Trending di BERITA DAERAH