Menu

Mode Gelap
Keteladanan Rasulullah, Inspirasi Untuk Generasi dan Prestasi Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami 190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN-BMKG Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

BERITA DAERAH · 11 Nov 2024 12:15 WITA ·

Tangani Kasus Stunting, Kelurahan Timbau Terapkan Program PMT


 Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha Murhan (Kumalanews.id) Perbesar

Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha Murhan (Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Stunting merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika anak-anak mengalami gangguan pertumbuhan, terutama dari segi tinggi badan yang tidak sesuai dengan standar usianya.

Stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak tetapi juga perkembangan kognitif, kemampuan belajar, dan produktivitasnya di masa depan.

Oleh karena itu, stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi perhatian serius di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Para pemangku kepentingan di seluruh daerah di Indonesia tengah menyusun strategi dan program dalam rangka pengentasan stunting, termasuk Kelurahan Timbau yang saat ini tengah gencar melakukan intervensi terhadap stunting di wilayahnya.

Hal tersebut juga dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mengentaskan stunting di Kabupaten tertua di Timur Borneo ini.

“Saat ini kita lebih intens untuk penanggulangan stunting di Kelurahan Timbau,” ujar Lurah Timbau Marten Hedy Yudha Murhan, pada Senin (11/11/2024).

Baca juga Kembangkan Objek Wisata Alam, Kecamatan Muara Muntai Ajak Pihak Ketiga Untuk Kerjasama https://kumalanews.id/2024/11/11/kembangkan-objek-wisata-alam-kecamatan-muara-muntai-ajak-pihak-ketiga-untuk-kerjasama/

Dalam hal itu, Marten Hedy Yudha Murhan menegaskan bahwa pihaknya akan memaksimalkan peran Posyandu dan juga PKK sebagai garda terdepan untuk penanganan stunting.

Dimana para kader PKK dan posyandu bekerjasama melaksanakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita yang terindikasi kurang gizi selama dua bulan.

“Saat ini hampir memasuki Minggu ke-6 itu melaksanakan pemberian makanan tambahan itu sampai 2 bulan ke balita-balita yang kurang gizi ataupun di bawah standar,” ungkap Marten Hedy Yudha Murhan.

Marten Hedy Yudha Murhan juga berharap, melalui program ini dapat efektif untuk mengatasi stunting, sehingga pertumbuhan dan perkembangan seluruh balita di wilayah Kukar khususnya di Kelurahan Timbau normal seperti balita pada umumnya.

“Semoga program ini efektif untuk mengatasi permasalah stunting di Kukar khususnya di Kelurahan Timbau,” tutupnya.(adv/diskominfokukar/ind/ruz)

Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

25 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h21

190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla

25 Agustus 2026 - 09:00 WITA

h20

Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

24 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h16

Temui Ratusan Sopir, Andi Harun Buka Ruang Evaluasi Fuel Card Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h15

DPRD Samarinda Dorong Pemerintah Libatkan Sopir dalam Penataan Kupon Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h14

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat

23 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h13
Trending di BERITA DAERAH