Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta SPMB 2026 Berjalan Lancar, Tekankan Pelayanan Pendidikan Tanpa Polemik DPRD Samarinda Godok Perda Reklame, Siapkan Aturan Ketat dan Sistem QR Code Komisi IV DPRD Samarinda Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan, Kekurangan Guru Jadi Sorotan DPRD Samarinda Soroti Maraknya Sengketa Lahan, Minta Verifikasi Diperketat Pemkab Kukar Dorong Gaya Hidup Sehat, Pelatihan Instruktur Senam Jantung Digelar hingga Enam Seri

BERITA DAERAH · 19 Nov 2024 16:15 WITA ·

Kaltim Terapkan Model Sekolah Olahraga Modern untuk Atlet Muda


 Kaltim Terapkan Model Sekolah Olahraga Modern untuk Atlet Muda Perbesar

KUMALANEWS.ID, KALIMANTAN TIMUR – Untuk mendukung pengembangan atlet muda, Kalimantan Timur (Kaltim) akan menerapkan model pembinaan olahraga seperti sekolah olahraga modern di luar negeri. Program ini didukung dana hibah dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) senilai Rp30 miliar yang dialokasikan untuk pelatihan atlet usia dini pada 2024.

Kepala Pelaksanaan Harian (Plh) Sekretaris Desain Besar Olahraga Daerah (DBOD), Zaitin Zain, menungkapkan pendanaan yang didapatkan akan digunakan semaksimal mungkin dalam pembinaan atlet secara menyeluruh di wilayah Kaltim. “Kami ingin mencontoh sekolah olahraga di luar negeri yang begitu maju. Dengan dukungan dana hibah, anak-anak ini akan dilatih sejak usia dini sesuai perintah Gubernur agar mereka bisa berkembang,” ujarnya.

Kaltim menghadapi tantangan keterbatasan fasilitas di Samarinda, sehingga pelatihan akan dilakukan secara sentralisasi di daerah yang memiliki fasilitas lebih memadai. “Pelatihan akan dilakukan di Kukar, Kutim, dan Balikpapan. Kami akan menanggung semua biaya untuk memastikan program berjalan optimal,” jelasnya.

Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga pembentukan karakter dan mental juara. Dengan pola pelatihan modern, DBOD Kaltim ingin mencetak atlet yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing di kancah internasional.  “Sentralisasi ini adalah langkah awal untuk mewujudkan mimpi besar Kaltim menciptakan generasi atlet berbakat dan berdaya saing,” tambah Zaitin.

Dukungan penuh dari pemerintah provinsi melalui Dispora menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan program ini. Kolaborasi antara pemerintah, pelatih, dan atlet diharapkan dapat membawa hasil yang membanggakan untuk daerah.   Dengan alokasi anggaran yang cukup besar, program ini juga akan menjadi solusi atas berbagai tantangan, seperti fasilitas yang terbatas dan distribusi pelatihan yang merata di seluruh Kaltim.  “Kami optimis program ini dapat meningkatkan kualitas pembinaan dan menjadikan Kaltim sebagai salah satu daerah dengan sistem olahraga terbaik di Indonesia,” ujarnya.

Pelatihan sentralisasi akan dimulai awal 2024 dengan harapan dapat menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan. “Ini bukan hanya soal menghasilkan juara, tetapi juga membangun budaya olahraga yang kuat di Kaltim,” pungkas Zaitin.(adv)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta SPMB 2026 Berjalan Lancar, Tekankan Pelayanan Pendidikan Tanpa Polemik

6 Mei 2026 - 16:30 WITA

dprdkota21

DPRD Samarinda Godok Perda Reklame, Siapkan Aturan Ketat dan Sistem QR Code

6 Mei 2026 - 15:30 WITA

dprdkota20

Komisi IV DPRD Samarinda Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan, Kekurangan Guru Jadi Sorotan

6 Mei 2026 - 14:30 WITA

dprdkota19

DPRD Samarinda Soroti Maraknya Sengketa Lahan, Minta Verifikasi Diperketat

6 Mei 2026 - 13:30 WITA

dprdkota18

Pemkab Kukar Dorong Gaya Hidup Sehat, Pelatihan Instruktur Senam Jantung Digelar hingga Enam Seri

6 Mei 2026 - 09:30 WITA

jantung001

Disdikbud Samarinda Siapkan SPMB 2026, Tegaskan Perpisahan Sekolah Tanpa Pungutan

5 Mei 2026 - 18:00 WITA

dissmd1
Trending di BERITA DAERAH