Menu

Mode Gelap
Ketua Komisi II DPRD Samarinda Soroti Relokasi Pasar Pagi, PAD hingga Evaluasi BUMD DPRD Samarinda Pastikan Pajak Banjar Sari Catering Tak Bermasalah Pemancing Terjatuh dari Kapal Saat Badai, Tim SAR Balikpapan Lakukan Pencarian di Perairan Laut Otorita IKN–Universitas Brawijaya Buka Beasiswa untuk Warga Kawasan Nusantara DPMPTSP Samarinda Ungkap Temuan Perizinan Saat Dampingi Sidak DPRD

BERITA DAERAH · 25 Feb 2025 15:15 WITA ·

Desa Kersik Kutai Kartanegara Miliki Potensi Perikanan Yang Menjanjikan


 Desa Kersik Kutai Kartanegara Miliki Potensi Perikanan Yang Menjanjikan Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Desa Kersik merupakan satu dari sebelas desa yang berada di Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Letak Desa Kersik ini sendiri berada di Pesisir Pantai, sehingga desa tersebut terkenal dengan objek wisata pantai dan hasil laut yang sangat menjanjikan.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Desa Kersik Jumadi. Dimana ia menyebut bahwa sebagian besar warga Desa Kersik bermata pencaharian sebagai nelayan tangkap.

“Perikanan di wilayah kami cukup menjanjikan, banyak warga yang berprofesi sebagai nelayan,” ujar Jumadi, pada Selasa (25/02/2024).

Lebih lanjut Jumadi menjelaskan bahwa, potensi perikanan yang cukup besar di Desa Kersik ini, tentunya menjadi daya para penghobi pemancing dari berbagai daerah seperti Tenggarong, Samarinda dan Bontang. Sehingga hal tersebut, menjadikan wilayah Pesisir Desa Kersik sebagai spot memancing.

Tak hanya sampai disitu saja, hasil laut tangkapan para nelayan Desa Kersik itu juga selalu menjadi incaran para pengepul ikan baik didalam maupun diluar daerah.

Dengan potensi tersebut, sangat disayangkan masih terdapat beberapa permasalahan yang menjadi fokus Pemerintah Desa (Pemdes) Kersik, terkait dengan perikanan mulai dari penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan hingga permasalahan limbah pabrik dan rumah tangga.

“Kami sering menggelar sosialisasi terkait penangkapan ikan, dengan menggunakan alat tangkap yang baik dan stop buang sampah di laut baik yang padat maupun cairan,” ungkap Jumadi.

Dalam hal itu, Jumadi juga mengharapkan adanya bantuan dari pihak ketiga untuk melakukan penelitian serta rehabilitasi terkait ekosistem laut yang mungkin saja telah mengalami kerusakan karena limbah.

Hal tersebut dilakukan, agar nantinya sektor perikanan lebih maksimal dan dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian masyarakat sekitar khususnya di Desa Kersik.

“Air kita ini sudah cukup tercemar dengan aktivitas yang ada, di hulunya limbah perusahaan dan limbah rumah tangga,” beber Jumadi.

“Tentunya hal tersebut merusak air, makanya kami butuh teknologi dan peneliti untuk menangani ini,” pungkas Jumadi.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 158 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ketua Komisi II DPRD Samarinda Soroti Relokasi Pasar Pagi, PAD hingga Evaluasi BUMD

11 Maret 2026 - 13:00 WITA

ISWANDI0001

DPRD Samarinda Pastikan Pajak Banjar Sari Catering Tak Bermasalah

11 Maret 2026 - 12:00 WITA

DOVI0001

Pemancing Terjatuh dari Kapal Saat Badai, Tim SAR Balikpapan Lakukan Pencarian di Perairan Laut

11 Maret 2026 - 11:00 WITA

SAR001

DPMPTSP Samarinda Ungkap Temuan Perizinan Saat Dampingi Sidak DPRD

10 Maret 2026 - 15:00 WITA

smd00001

Komisi I DPRD Samarinda Sidak Pergudangan Suryanata, Soroti Izin dan Dampak Lingkungan

10 Maret 2026 - 14:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 100

62 Kasus Campak di Samarinda Masih Suspect, Dinkes Kirim Sampel ke Laboratorium Kalsel

10 Maret 2026 - 09:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 97
Trending di BERITA DAERAH