Menu ✖

Mode Gelap
DPRD Kukar Kejar Pembahasan Perubahan APBD 2026, Ditargetkan Tuntas 30 September KML Golongan Siaga Digelar, Dispora Kukar Dorong Penguatan Kompetensi Pembina Pramuka DLHK Kukar Dorong TPS 3R, Sampah Diolah Jadi Kompos hingga Produk Bernilai Ekonomi Raperda Perubahan APBD Kukar 2026 Masuki Tahap Akhir Pembahasan Pemkot Balikpapan Efisiensi Hampir Rp100 Miliar, Tukin hingga Perjalanan Dinas Dipangkas

BERITA DAERAH · 25 Feb 2025 15:15 WITA ·

Desa Kersik Kutai Kartanegara Miliki Potensi Perikanan Yang Menjanjikan


 Desa Kersik Kutai Kartanegara Miliki Potensi Perikanan Yang Menjanjikan Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Desa Kersik merupakan satu dari sebelas desa yang berada di Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Letak Desa Kersik ini sendiri berada di Pesisir Pantai, sehingga desa tersebut terkenal dengan objek wisata pantai dan hasil laut yang sangat menjanjikan.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Desa Kersik Jumadi. Dimana ia menyebut bahwa sebagian besar warga Desa Kersik bermata pencaharian sebagai nelayan tangkap.

“Perikanan di wilayah kami cukup menjanjikan, banyak warga yang berprofesi sebagai nelayan,” ujar Jumadi, pada Selasa (25/02/2024).

Lebih lanjut Jumadi menjelaskan bahwa, potensi perikanan yang cukup besar di Desa Kersik ini, tentunya menjadi daya para penghobi pemancing dari berbagai daerah seperti Tenggarong, Samarinda dan Bontang. Sehingga hal tersebut, menjadikan wilayah Pesisir Desa Kersik sebagai spot memancing.

Tak hanya sampai disitu saja, hasil laut tangkapan para nelayan Desa Kersik itu juga selalu menjadi incaran para pengepul ikan baik didalam maupun diluar daerah.

Dengan potensi tersebut, sangat disayangkan masih terdapat beberapa permasalahan yang menjadi fokus Pemerintah Desa (Pemdes) Kersik, terkait dengan perikanan mulai dari penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan hingga permasalahan limbah pabrik dan rumah tangga.

“Kami sering menggelar sosialisasi terkait penangkapan ikan, dengan menggunakan alat tangkap yang baik dan stop buang sampah di laut baik yang padat maupun cairan,” ungkap Jumadi.

Dalam hal itu, Jumadi juga mengharapkan adanya bantuan dari pihak ketiga untuk melakukan penelitian serta rehabilitasi terkait ekosistem laut yang mungkin saja telah mengalami kerusakan karena limbah.

Hal tersebut dilakukan, agar nantinya sektor perikanan lebih maksimal dan dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian masyarakat sekitar khususnya di Desa Kersik.

“Air kita ini sudah cukup tercemar dengan aktivitas yang ada, di hulunya limbah perusahaan dan limbah rumah tangga,” beber Jumadi.

“Tentunya hal tersebut merusak air, makanya kami butuh teknologi dan peneliti untuk menangani ini,” pungkas Jumadi.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 186 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kukar Kejar Pembahasan Perubahan APBD 2026, Ditargetkan Tuntas 30 September

29 September 2026 - 20:00 WITA

l34

KML Golongan Siaga Digelar, Dispora Kukar Dorong Penguatan Kompetensi Pembina Pramuka

29 September 2026 - 19:00 WITA

l33

DLHK Kukar Dorong TPS 3R, Sampah Diolah Jadi Kompos hingga Produk Bernilai Ekonomi

29 September 2026 - 18:00 WITA

l32

Raperda Perubahan APBD Kukar 2026 Masuki Tahap Akhir Pembahasan

29 September 2026 - 17:00 WITA

l31

Pemkot Balikpapan Efisiensi Hampir Rp100 Miliar, Tukin hingga Perjalanan Dinas Dipangkas

29 September 2026 - 16:00 WITA

l30

Bacitra Akan Perluas Rute ke Balikpapan Timur dan Utara, Tunggu Handover 2027

29 September 2026 - 15:00 WITA

l29
Trending di BERITA DAERAH