Menu ✖

Mode Gelap
Harga Pangan Naik Dampak El Nino, Pemkot Balikpapan Beri Toleransi Maksimal 5 Persen DP3AKB Balikpapan Ungkap Anak Terindikasi Terpapar Konten Ekstremisme Di Internet 530 Pekerja Balikpapan Kena PHK, Disnaker Buka Pelatihan Vokasi Untuk Tingkatkan Kompetensi DPRD Dan Pemkab Kukar Sahkan APBD Perubahan 2026, Total Anggaran Capai Rp7,9 Triliun DPRD Samarinda Susun Agenda Oktober, Reses Dan Delapan Raperda Masuk Pembahasan

BERITA DAERAH · 27 Feb 2025 13:15 WITA ·

Sekda Kukar Tanggapi Efisiensi Anggaran Terhadap Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Muara Badak


 Sekda Kukar Tanggapi Efisiensi Anggaran Terhadap Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Muara Badak Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Efisiensi anggaran merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) untuk mengoptimalkan penggunaan dana yang tersedia agar mencapai hasil yang maksimal dengan biaya yang minimal.

Dalam konteks pemerintahan, efisiensi anggaran sangat penting untuk memastikan bahwa setiap pengeluaran benar-benar memberikan manfaat yang sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Dampaknya, pemborosan dapat dikurangi, sehingga dana yang ada dapat dialokasikan untuk hal-hal yang lebih prioritas dan berdampak luas.

Dimana juga terjadi pada Rumah Sakit Muara Badak yang mengalami penurunan anggaran. Namun, hal tersebut telah diperhitungkan Pemkab Kukar melalui koordinasi dengan stakeholder terkait seperti IDI Kukar, Puskesmas, Rumah Sakit, Dinas Kesehatan, Ortal, serta BKPSDM.

“Kita pastikan, kita buat namanya Grand Design pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan sampai di lima tahun ke depan,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, pada Kamis (27/02/2025).

Lebih lanjut Sunggono menjelaskan, dari hasil pertemuan dengan beberapa instansi terkait tersebut, Pemkab Kukar telah mengantongi informasi terkait kebutuhan tenaga kesehatan dibeberapa wilayah di Kukar termasuk Muara Badak.

Data tersebut nantinya akan dijadikan acuan untuk menjalankan program pemerintah terkait pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Sunggono memastikan bahwa, efisiensi anggaran tidak akan mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan karena sudah direncanakan dengan matang.

Dalam hal itu, Sunggono juga mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir terhadap kualitas kesehatan, karena Pemkab Kukar telah menjadikan hal tersebut sebagai fokus utama yang termasuk dalam program Kukar Idaman.

“Tidak perlu risau karena kami terus melakukan yang terbaik khususnya berkaitan dengan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” tutupnya.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Harga Pangan Naik Dampak El Nino, Pemkot Balikpapan Beri Toleransi Maksimal 5 Persen

30 September 2026 - 22:00 WITA

l44

DP3AKB Balikpapan Ungkap Anak Terindikasi Terpapar Konten Ekstremisme Di Internet

30 September 2026 - 21:00 WITA

l43

530 Pekerja Balikpapan Kena PHK, Disnaker Buka Pelatihan Vokasi Untuk Tingkatkan Kompetensi

30 September 2026 - 20:00 WITA

l42

DPRD Dan Pemkab Kukar Sahkan APBD Perubahan 2026, Total Anggaran Capai Rp7,9 Triliun

30 September 2026 - 19:00 WITA

l46

DPRD Samarinda Susun Agenda Oktober, Reses Dan Delapan Raperda Masuk Pembahasan

30 September 2026 - 18:00 WITA

l40

Pemkab Dan DPRD Kukar Sepakati Raperda Perubahan APBD 2026, Anggaran Tembus Rp7,9 Triliun

30 September 2026 - 17:00 WITA

l45
Trending di BERITA DAERAH