Menu ✖

Mode Gelap
Selamat Ulang Tahun Ke-55 H. Viktor Yuan, S.H., M.H. Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar

BERITA DAERAH · 7 Mar 2025 17:15 WITA ·

Pengaspalan Jalan di Bangun Mulyo Tak Bisa Menyeluruh Dikarenakan Anggaran Terbatas


 Pengaspalan Jalan di Bangun Mulyo Tak Bisa Menyeluruh Dikarenakan Anggaran Terbatas Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Warga Desa Bangun Mulyo, Kecamatan Waru, kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), mengharapkan perbaikan jalan di sekitar perkebunan kelapa sawit PT Waru Kaltim Plantation (WKP).

Dimana warga saat ini mengeluhkan kondisi jalan yang rusak, sehingga menyulitkan mobilitas, terutama bagi kendaraan pribadi.

Menanggapi permintaan tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR PPU, Petriandy Ponganton Pasulu menyatakan bahwa, pengaspalan memang direncanakan, tetapi keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama.

“Anggaran yang digunakan berasal dari Dana Bagi Hasil (DBH) Perkebunan Sawit. Namun, jumlahnya belum mencukupi untuk mengaspal seluruh jalan yang diusulkan warga,” ujar Petriandy Ponganton Pasulu belum lama ini.

Dinas PUPR PPU menerima alokasi DBH sebesar Rp 3 miliar, dengan sekitar 80 persen dari dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, termasuk perbaikan jalan di Bangun Mulyo.

Namun, anggaran tersebut hanya cukup untuk mengaspal kurang dari separuh dari total panjang jalan yang diajukan, yaitu sekitar 3 kilometer.

“Saat ini kami masih menghitung berapa panjang jalan yang dapat diaspal dengan anggaran yang tersedia,” jelas Petriandy Ponganton Pasulu.

“Jika hanya pengaspalan, mungkin jangkauannya lebih luas, tetapi jika harus dilengkapi drainase, maka akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” sambung Petriandy Ponganton Pasulu.

Petriandy Ponganton Pasulu juga menegaskan bahwa, Dinas PUPR hanya bertugas mengusulkan program, sementara pelaksanaannya bergantung pada ketersediaan dana.

Petriandy Ponganton Pasulu juga mendorong agar masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada DPRD, yang memiliki kewenangan dalam menentukan anggaran.

“Kami sudah melaporkan kondisi ini kepada pimpinan, jika warga ingin agar pengaspalan ditambah, sebaiknya mereka menyuarakan kebutuhan ini langsung kepada DPRD,” pungkasnya.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah

17 Oktober 2026 - 21:00 WITA

o6

Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi

17 Oktober 2026 - 15:00 WITA

o5

DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit

17 Oktober 2026 - 14:00 WITA

o4

Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar

17 Oktober 2026 - 13:00 WITA

o3

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97
Trending di BERITA DAERAH