Menu

Mode Gelap
Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka Libur Panjang di IKN, Pengunjung Diajak Tanam Pohon dan Tinggalkan Jejak Hijau di Kota Hutan Nusantara IKN Fun Day Hadirkan Workshop Batik Pewarna Alami, Kenalkan Budaya dan Alam Kalimantan kepada Pengunjung Otorita IKN Siaga Hadapi El Niño 2026, Teknologi dan Kolaborasi Jadi Andalan Cegah Karhutla

BERITA DAERAH · 7 Mar 2025 17:15 WITA ·

Pengaspalan Jalan di Bangun Mulyo Tak Bisa Menyeluruh Dikarenakan Anggaran Terbatas


 Pengaspalan Jalan di Bangun Mulyo Tak Bisa Menyeluruh Dikarenakan Anggaran Terbatas Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Warga Desa Bangun Mulyo, Kecamatan Waru, kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), mengharapkan perbaikan jalan di sekitar perkebunan kelapa sawit PT Waru Kaltim Plantation (WKP).

Dimana warga saat ini mengeluhkan kondisi jalan yang rusak, sehingga menyulitkan mobilitas, terutama bagi kendaraan pribadi.

Menanggapi permintaan tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR PPU, Petriandy Ponganton Pasulu menyatakan bahwa, pengaspalan memang direncanakan, tetapi keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama.

“Anggaran yang digunakan berasal dari Dana Bagi Hasil (DBH) Perkebunan Sawit. Namun, jumlahnya belum mencukupi untuk mengaspal seluruh jalan yang diusulkan warga,” ujar Petriandy Ponganton Pasulu belum lama ini.

Dinas PUPR PPU menerima alokasi DBH sebesar Rp 3 miliar, dengan sekitar 80 persen dari dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, termasuk perbaikan jalan di Bangun Mulyo.

Namun, anggaran tersebut hanya cukup untuk mengaspal kurang dari separuh dari total panjang jalan yang diajukan, yaitu sekitar 3 kilometer.

“Saat ini kami masih menghitung berapa panjang jalan yang dapat diaspal dengan anggaran yang tersedia,” jelas Petriandy Ponganton Pasulu.

“Jika hanya pengaspalan, mungkin jangkauannya lebih luas, tetapi jika harus dilengkapi drainase, maka akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” sambung Petriandy Ponganton Pasulu.

Petriandy Ponganton Pasulu juga menegaskan bahwa, Dinas PUPR hanya bertugas mengusulkan program, sementara pelaksanaannya bergantung pada ketersediaan dana.

Petriandy Ponganton Pasulu juga mendorong agar masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada DPRD, yang memiliki kewenangan dalam menentukan anggaran.

“Kami sudah melaporkan kondisi ini kepada pimpinan, jika warga ingin agar pengaspalan ditambah, sebaiknya mereka menyuarakan kebutuhan ini langsung kepada DPRD,” pungkasnya.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak

16 Mei 2026 - 15:00 WITA

pdkt002

Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka

16 Mei 2026 - 14:00 WITA

pdkt001

Andi Harun Dorong Festival Budaya Samarinda Diperkuat Lewat Perda

14 Mei 2026 - 11:03 WITA

andi0001

Enam Raperda Disepakati, DPRD Samarinda Dorong Percepatan Regulasi Strategis

14 Mei 2026 - 10:00 WITA

helmi0001

Enam Raperda di Luar Propemperda 2026 Disepakati, DPRD Samarinda Pastikan Pembahasan Libatkan Publik

14 Mei 2026 - 09:00 WITA

km1

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Limbah B3, Sejumlah Pasal Dikoreksi agar Tak Tumpang Tindih Kewenangan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

DLHK01
Trending di BERITA DAERAH