Menu ✖

Mode Gelap
Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara Reses di Tengah Pemadaman Listrik, Markaca Tampung Aspirasi Warga Sungai Kapih Kebakaran di Muara Muntai Hanguskan Rumah, Toko dan Kantor Bank Reses Yakob Pangedongan, Warga Lok Bahu Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Fasilitas Anak Reses Markaca di Sungai Kapih, Warga Harapkan Pembangunan Parit Berlanjut pada 2027

BERITA DAERAH · 20 Mar 2025 17:15 WITA ·

Dorong Pengembangan UMKM, Pemkab PPU Berikan Bimtek Bagi 40 Pelaku Usaha


 Dorong Pengembangan UMKM, Pemkab PPU Berikan Bimtek Bagi 40 Pelaku Usaha Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Dorong pengembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (KUKM Perindag) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tahun 2025.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 40 para pelaku UMKM mengikuti bimtek untuk meningkatkan daya saing di era digital, yang berlangsung di aula lantai III Kantor Bupati PPU, pada Kamis (20/03/2025).

Kepala Dinas KUKM Perindag PPU Margono Hadi Sutanto mengatakan bahwa, tujuan dari kegiatan ini  guna membekali para peserta dengan keterampilan dalam memanfaatkan digitalisasi untuk usaha, serta meningkatkan kemampuan agar bisa mengelola bisnis mereka secara lebih efektif.

“Dengan adanya Bimtek ini, saya berharap pelaku UMKM dapat memperkuat daya saing mereka di pasar global dan berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar.

Margono Hadi Sutanto menegaskan bahwa, pentingnya penguatan UMKM sebagai pilar utama perekonomian daerah.

Menurutnya, UMKM memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing ekonomi lokal.

“Pengembangan UMKM menjadi agenda prioritas bagi pemerintah daerah agar dapat berdaya saing, sehingga tidak tergerus dengan adanya pemindahan ibu kota nusantara,” tegas Margono Hadi Sutanto.

Tak hanya itu, Margono Hadi Sutanto mengemukakan bahwa UMKM memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan dengan perusahaan berskala besar, seperti fleksibilitas dalam menghadapi dinamika pasar serta kemudahan dalam mengadopsi teknologi baru dan inovasi.

“Tantangan yang dihadapi oleh UMKM juga tidak sedikit, di antaranya akses permodalan yang terbatas, rendahnya literasi digital, kurangnya inovasi produk, serta kesulitan dalam memperluas pasar,” ungkapnya.

“Harapannya, dengan dorongan dari seluruh stakeholder melalui pengembangan UMKM di Kabupaten PPU, para pelaku UMKM kita dapat menciptakan pemerataan ekonomi serta mengentaskan kemiskinan melalui penguatan UMKM dan ekonomi kreatif,” tandasnya. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Reses di Tengah Pemadaman Listrik, Markaca Tampung Aspirasi Warga Sungai Kapih

9 Oktober 2026 - 10:00 WITA

m56

Kebakaran di Muara Muntai Hanguskan Rumah, Toko dan Kantor Bank

9 Oktober 2026 - 09:00 WITA

m54

Reses Yakob Pangedongan, Warga Lok Bahu Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Fasilitas Anak

9 Oktober 2026 - 08:00 WITA

m53

Reses Markaca di Sungai Kapih, Warga Harapkan Pembangunan Parit Berlanjut pada 2027

9 Oktober 2026 - 07:00 WITA

markaca

Disnaker Balikpapan Ubah Pola Pelatihan Kerja, Kini Berbasis Kebutuhan Dunia Usaha

8 Oktober 2026 - 23:00 WITA

m51
Trending di BERITA DAERAH