Menu

Mode Gelap
Camat Samarinda Ulu Apresiasi Aksi Penghijauan PDI Perjuangan, Dinilai Dukung Ketahanan Pangan dan Iklim Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Bibit Buah di Folder Air Hitam Perjalanan Pulang Bagus, Eboni, dan Ruby: Enam Tahun Belajar Menjadi Liar, Kini Kembali ke Hutan Kalimantan Dari Rantai ke Rimba, Tiga Orangutan Akhirnya Kembali ke Habitat Alami Setelah Bertahun-tahun Direhabilitasi Dandim 0906/Kukar Ajak Wartawan Perangi Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

BERITA DAERAH · 20 Mar 2025 17:15 WITA ·

Dorong Pengembangan UMKM, Pemkab PPU Berikan Bimtek Bagi 40 Pelaku Usaha


 Dorong Pengembangan UMKM, Pemkab PPU Berikan Bimtek Bagi 40 Pelaku Usaha Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Dorong pengembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (KUKM Perindag) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tahun 2025.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 40 para pelaku UMKM mengikuti bimtek untuk meningkatkan daya saing di era digital, yang berlangsung di aula lantai III Kantor Bupati PPU, pada Kamis (20/03/2025).

Kepala Dinas KUKM Perindag PPU Margono Hadi Sutanto mengatakan bahwa, tujuan dari kegiatan ini  guna membekali para peserta dengan keterampilan dalam memanfaatkan digitalisasi untuk usaha, serta meningkatkan kemampuan agar bisa mengelola bisnis mereka secara lebih efektif.

“Dengan adanya Bimtek ini, saya berharap pelaku UMKM dapat memperkuat daya saing mereka di pasar global dan berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar.

Margono Hadi Sutanto menegaskan bahwa, pentingnya penguatan UMKM sebagai pilar utama perekonomian daerah.

Menurutnya, UMKM memiliki peran strategis dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing ekonomi lokal.

“Pengembangan UMKM menjadi agenda prioritas bagi pemerintah daerah agar dapat berdaya saing, sehingga tidak tergerus dengan adanya pemindahan ibu kota nusantara,” tegas Margono Hadi Sutanto.

Tak hanya itu, Margono Hadi Sutanto mengemukakan bahwa UMKM memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan dengan perusahaan berskala besar, seperti fleksibilitas dalam menghadapi dinamika pasar serta kemudahan dalam mengadopsi teknologi baru dan inovasi.

“Tantangan yang dihadapi oleh UMKM juga tidak sedikit, di antaranya akses permodalan yang terbatas, rendahnya literasi digital, kurangnya inovasi produk, serta kesulitan dalam memperluas pasar,” ungkapnya.

“Harapannya, dengan dorongan dari seluruh stakeholder melalui pengembangan UMKM di Kabupaten PPU, para pelaku UMKM kita dapat menciptakan pemerataan ekonomi serta mengentaskan kemiskinan melalui penguatan UMKM dan ekonomi kreatif,” tandasnya. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Camat Samarinda Ulu Apresiasi Aksi Penghijauan PDI Perjuangan, Dinilai Dukung Ketahanan Pangan dan Iklim

3 Juli 2026 - 12:00 WITA

a216

Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Bibit Buah di Folder Air Hitam

3 Juli 2026 - 11:00 WITA

a215

Perjalanan Pulang Bagus, Eboni, dan Ruby: Enam Tahun Belajar Menjadi Liar, Kini Kembali ke Hutan Kalimantan

2 Juli 2026 - 20:00 WITA

a211

Dari Rantai ke Rimba, Tiga Orangutan Akhirnya Kembali ke Habitat Alami Setelah Bertahun-tahun Direhabilitasi

2 Juli 2026 - 19:00 WITA

a209

Dandim 0906/Kukar Ajak Wartawan Perangi Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

2 Juli 2026 - 18:00 WITA

a208

Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Aset Olahraga untuk Tingkatkan PAD

2 Juli 2026 - 17:00 WITA

a200
Trending di BERITA DAERAH