Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 17 Apr 2025 17:15 WITA ·

Dukung Transisi Ekonomi Digital, Diskukmperindag PPU Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Pasar Melalui Sistem QRIS


 Dukung Transisi Ekonomi Digital, Diskukmperindag PPU Gelar Sosialisasi Pembayaran Retribusi Pasar Melalui Sistem QRIS Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Dinas KUKM Perindag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar sosialisasi digitalisasi pembayaran retribusi pelayanan pasar menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yang berlangsung di Pasar Induk Penajam, pada Kamis (17/04/2025)

Kepala Dinas KUKM Perindag PPU Margono Hadi Sutanto mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengedukasi para pedagang mengenai kemudahan, keamanan dan efisiensi pembayaran retribusi pasar melalui sistem QRIS

“Kami bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) dan Bank Kaltimtara Cabang Penajam,” ujarnya.

Margono Hadi Sutanto menjelaskan bahwa, terdapat poin krusial terkait implementasi pembayaran retribusi digital ini.

Pertama, pembayaran retribusi melalui QRIS dapat segera diimplementasikan, menggantikan metode pembayaran manual yang dinilai memiliki risiko lebih tinggi.

“Dengan QRIS, para pedagang dapat melakukan pembayaran retribusi secara langsung dan tercatat secara digital,” ungkapnya.

“Ini akan meminimalisir potensi terjadinya kesalahan pencatatan maupun risiko keamanan yang mungkin timbul pada pembayaran tunai,” sambungnya.

Untuk poin kedua, tren penurunan penggunaan uang tunai secara global. Seiring berjalannya waktu, transaksi digital akan menjadi preferensi utama, sehingga digitalisasi pembayaran retribusi ini merupakan langkah adaptif yang akan mempermudah pedagang dan pemerintah daerah di masa depan.

“Pemerintah daerah mendukung penuh transisi ke ekonomi digital pembayaran retribusi melalui QRIS sebagai salah satu wujud komitmen yang akan membawa efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah,” tegas Margono Hadi Sutanto.

Melalui sosialisasi ini diharapkan, aga para pedagang dapat menggunakan transaksi digital melalui QRIS, karena sistem tersebut dirancang dengan standar keamanan yang tinggi, sehingga keamanan keuangan para pedagang akan tetap terjamin.

“Para pedagang tidak perlu khawatir mengenai keamanan dana mereka, transaksi melalui QRIS tercatat secara sistem dan diawasi oleh otoritas yang berwenang,” pungkas Margono Hadi Sutanto. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH