KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Suasana Apel Gabungan Korpri dan Penganugerahan Tanda Kehormatan bagi aparatur sipil negara (ASN) di Lapangan Kantor Bupati Kutai Kartanegara, Rabu (17/6/2026), menjadi momen istimewa bagi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, H. Heriansyah, S.E., M.Si., CGCAE.
Di tengah barisan ASN yang menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia, nama Heriansyah disebut sebagai salah satu penerima tanda kehormatan atas pengabdian selama 23 tahun sebagai abdi negara.
Bagi Heriansyah, penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni atau pengakuan formal. Lebih dari itu, ia menyebutnya sebagai amanah yang harus dijaga dengan kinerja dan integritas.
“Pertama tentu kami bersyukur atas penghargaan dari Presiden Republik Indonesia. Ini adalah bentuk apresiasi atas 23 tahun pengabdian sebagai ASN,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Ia menegaskan, Satyalancana Karya Satya tidak diberikan semata-mata berdasarkan masa kerja, melainkan melalui proses penilaian yang juga mempertimbangkan rekam jejak kinerja serta pengembangan kompetensi ASN secara berkelanjutan.
Salah satu indikator yang turut dinilai, kata dia, adalah keaktifan ASN dalam mengunggah berbagai capaian pengembangan diri melalui sistem Corporate University (Corpu), termasuk hasil pendidikan dan pelatihan, seminar, workshop, hingga sertifikasi.
“Penghargaan ini tidak serta-merta diberikan hanya karena masa kerja. Tapi juga karena keaktifan kita dalam meng-update data dan mengikuti pengembangan kompetensi,” jelasnya.
Di balik penghargaan tersebut, Heriansyah menyimpan perjalanan panjang pengabdian yang dimulai dari posisi awal sebagai staf di Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara, sebelum terbentuknya BPKAD. Dari titik itu, kariernya terus bergerak lintas bidang.
Ia pernah dipercaya di Bagian Perlengkapan, bidang aset, bidang akuntansi, hingga bidang anggaran. Pengalaman itu kemudian berlanjut saat ia bertugas di Inspektorat Kukar sebelum akhirnya mengemban amanah sebagai Kepala Disdikbud Kukar.
“Saya mulai dari Bagian Keuangan Setkab Kukar, lalu beberapa bidang lainnya, sampai Inspektorat, dan saat ini di Disdikbud,” tuturnya singkat.
Perjalanan lintas bidang tersebut, menurutnya, menjadi bekal penting dalam memahami tata kelola pemerintahan secara lebih utuh. Setiap penugasan menghadirkan pengalaman yang memperkaya perspektif dalam memimpin organisasi perangkat daerah, khususnya di sektor pendidikan dan kebudayaan.
Meski telah menerima penghargaan bergengsi dari negara, Heriansyah menilai capaian itu justru menjadi pengingat untuk terus memperkuat integritas dan profesionalisme ASN.
Ia berharap Satyalancana Karya Satya dapat menjadi pemantik semangat, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Harapannya ini menjadi spirit untuk terus memberikan yang terbaik sebagai abdi negara,” katanya.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya implementasi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam setiap lini pelayanan publik. Menurutnya, penghargaan ini harus dimaknai sebagai dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Ini bukan akhir, tapi pengingat agar kita tetap menjaga integritas, loyalitas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Pewarta : M. Zailany Editor : Fairuzzabady @2026

















