Menu ✖

Mode Gelap
Helmi Abdullah Dukung Pengembangan Olahraga Domino di Samarinda, ORADO Siapkan Eksibisi Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda Helmi Abdullah Dukung Sanggar Pilar Samarinda Tampil di Turnamen Seni dan Budaya Jakarta Kasus ISPA di Balikpapan Turun Jadi 6.157, Dinkes Imbau Warga Tetap Gunakan Masker MGRM Kukar Targetkan SPBN Rampung Akhir 2026, Operasional Dimulai Januari 2027

BERITA DAERAH · 22 Apr 2025 14:15 WITA ·

DLH PPU Dorong Klinik dan RS Kelola Sampah Medis Sesuai Aturan


 DLH PPU Dorong Klinik dan RS Kelola Sampah Medis Sesuai Aturan Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Tidak semua sampah bisa ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Khususnya untuk sampah medis seperti jarum suntik bekas dan limbah infeksius. Dimana pengelolaannya harus dilakukan oleh perusahaan khusus.

Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah B3 DLH PPU Kamaruddin menerangkan bahwa, rumah sakit maupun puskesmas di PPU sudah bekerja sama dengan pihak ketiga untuk menangani jenis limbah berbahaya tersebut.

“Rumah sakit dan puskesmas membayar sendiri jasa perusahaan khusus yang mengurus pengangkutan dan pengolahan limbah medis,” ujar Kamaruddin, Selasa (22/04/2025).

Lebih lanjut Kamaruddin mengemukakan bahwa, dalam proses pengelolaan sampah medis tersebut diawasi dengan ketat. Pasalnya, limbah medis tidak boleh terlalu lama disimpan, maksimal 90 hari.

Nantinya, perusahaan yang mengelola sampah medis tersebut akan mengangkut limbah itu ke fasilitas pengolahan di luar daerah, seperti ke Balikpapan.

“Di Penajam belum ada fasilitas khusus untuk limbah medis, jadi dikirim ke Balikpapan yang sudah punya fasilitas sesuai standar,” ungkap Kamaruddin.

Sementara itu, untuk sampah biasa seperti sisa makanan atau bungkus plastik, tetap menjadi tanggung jawab DLH.

Sampah tersebut diangkut seperti biasa, dan sudah dipilah terlebih dulu oleh pihak rumah sakit, sehingga memudahkan petugas DLH saat mengangkut.

Kamaruddin juga berharap, klinik-klinik swasta dan fasilitas kesehatan lainnya semakin sadar akan pentingnya mengelola sampah dengan benar, agar lingkungan tetap bersih dan aman, terutama dari risiko limbah berbahaya.

“Kami tetap tangani sampah non-medis. Untungnya sekarang rumah sakit sudah lebih disiplin dalam memisahkan sampah,” pungkasnya. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Rahmad Mas’ud Rotasi 17 Pejabat Pemkot Balikpapan, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

26 Oktober 2026 - 16:30 WITA

o98

Helmi Abdullah Dukung Pengembangan Olahraga Domino di Samarinda, ORADO Siapkan Eksibisi

26 Oktober 2026 - 16:00 WITA

o95

Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda

26 Oktober 2026 - 15:30 WITA

o96

Helmi Abdullah Dukung Sanggar Pilar Samarinda Tampil di Turnamen Seni dan Budaya Jakarta

26 Oktober 2026 - 15:00 WITA

o94

Kasus ISPA di Balikpapan Turun Jadi 6.157, Dinkes Imbau Warga Tetap Gunakan Masker

26 Oktober 2026 - 14:30 WITA

o92

MGRM Kukar Targetkan SPBN Rampung Akhir 2026, Operasional Dimulai Januari 2027

26 Oktober 2026 - 14:00 WITA

o91
Trending di BERITA DAERAH