Menu

Mode Gelap
Ribuan Peserta PBI Dinonaktifkan, Komisi IV DPRD Samarinda Minta Warga Segera Cek Status BPJS Sambut Ramadan, DPK KNPI Loa Janan Gelar Japamadhan dan Ajak Pemuda Perkuat Kebersamaan Lokasi IKN Untuk Pertama Kali Sebagai Titik Pemantauan Hilal Memperkuat Peran Nusantara Sebagai Ruang Kegiatan Keagamaan Demokrat Samarinda Serukan Semangat Kebersamaan Sambut Ramadhan 1447 H Danau Saguntur, Nadi Kehidupan Nelayan dan Mutiara Ekowisata di Hulu Mahakam

BERITA DAERAH · 22 Apr 2025 13:15 WITA ·

TPA Buluminung Hampir Penuh, DLH PPU Rencanakan Pembanhunan PTSP


 TPA Buluminung Hampir Penuh, DLH PPU Rencanakan Pembanhunan PTSP Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Buluminung di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kini makin padat.

TPA tersebut diperkirakan hanya mampu menampung sampah untuk satu hingga dua tahun lagi.

Untuk itu, Kabid Pengolahan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU Kamaruddin menerangkan bahwa, setiap hari ada sekitar 50 hingga 60 ton sampah dibuang ke TPA tersebut.

Menurutnya, Jika tidak ada pengolahan lebih lanjut, maka TPA tersebut bisa cepat penuh.

“Kalau kondisinya seperti sekarang, kemungkinan dalam dua tahun ke depan TPA sudah tak bisa lagi menampung sampah,” ungkap Kamaruddin, Selasa (22/04/2025).

Untuk mengatasi hal tersebut, DLH PPU berencana membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di sekitar lokasi TPA.

Dimana tempat tersebut akan berfungsi untuk memilah dan mengolah sampah sebelum akhirnya dibuang.

“Jadi, nanti yang masuk ke TPA hanya sisa-sisa sampah yang sudah tidak bisa diolah lagi,” terang Kamaruddin.

Saat ini, pemerintah pusat juga mendorong daerah untuk tidak lagi hanya menimbun sampah, tapi mengolahnya menjadi barang yang bermanfaat.

Dimana Kamaruddin mencotohkan bahwa sampah plastik bisa diubah menjadi bahan untuk membuat paving block. Namun, semua itu tak bisa berhasil tanpa peran warga.

Meski demikian, Kamaruddin mengemukakan bahwa tantangan terbesar datang dari rumah tangga yang belum terbiasa memilah sampah.

Dalam hal itu, Kamaruddin juga mengajak masyarakat mulai peduli dan belajar memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah.

Dengan begitu, sampah bisa lebih mudah diolah dan lingkungan pun menjadi lebih bersih serta sehat.

“Kalau sampah dari rumah sudah tercampur semua, jadi susah untuk diproses. Pemilahan dari rumah itu penting,” tegas Kamaruddin. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ribuan Peserta PBI Dinonaktifkan, Komisi IV DPRD Samarinda Minta Warga Segera Cek Status BPJS

18 Februari 2026 - 11:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 2

Sambut Ramadan, DPK KNPI Loa Janan Gelar Japamadhan dan Ajak Pemuda Perkuat Kebersamaan

18 Februari 2026 - 10:00 WITA

WhatsApp Image 2026 02 18 at 09.39.20

Demokrat Samarinda Serukan Semangat Kebersamaan Sambut Ramadhan 1447 H

17 Februari 2026 - 20:00 WITA

WhatsApp Image 2026 02 17 at 22.13.05

Danau Saguntur, Nadi Kehidupan Nelayan dan Mutiara Ekowisata di Hulu Mahakam

17 Februari 2026 - 19:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan

Arie Wibowo Ucapkan Selamat Imlek 2026, Ajak Perkuat Kerukunan dan Kebersamaan

17 Februari 2026 - 17:00 WITA

WhatsApp Image 2026 02 17 at 19.37.52

Iswandi Kritik Sidak Seremonial, Komisi II Siap Turun Diam-Diam Jelang Ramadan

16 Februari 2026 - 14:00 WITA

iswandi15best
Trending di BERITA DAERAH