Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 9 Mei 2025 08:15 WITA ·

Gelar Rakor Sinkronisasi RPJMD 2025–2029 dan Renstra Perangkat Daerah, Bupati PPU Mudyat Noor: Tidak Boleh Ada Lagi Program Tumpang Tindih


 Gelar Rakor Sinkronisasi RPJMD 2025–2029 dan Renstra Perangkat Daerah, Bupati PPU Mudyat Noor: Tidak Boleh Ada Lagi Program Tumpang Tindih Perbesar

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Guna merumuskan arah kebijakan pembangunan yang komprehensif dan terukur untuk lima tahun ke depan, serta sejalan dengan visi dan misi daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU), menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dan Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra), pada Kamis (08/05/2025) malam.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan ini, di hadiri secara langsung oleh Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor.

Dalam hal itu, Bupati PPU Mudyat Noor menegaskan bahwa RPJMD dan Renstra bukan sekadar dokumen administratif, melainkan fondasi utama bagi perangkat daerah dalam merencanakan dan mengimplementasikan program pembangunan.

“RPJMD ini bukan hanya rutinitas administrasi, tetapi dokumen strategis yang akan menentukan wajah Kabupaten Penajam Paser Utara lima tahun ke depan,” tegasnya.

“Jika dirancang dengan kebijakan yang kuat dan konsisten, dampaknya bisa dirasakan dalam jangka Panjang,” sambungnya.

Orang nomor satu di PPU itu juga berharap bahwa, Renstra tidak hanya bersifat administratif, tetapi dirancang secara kolaboratif, terukur, berbasis hasil (outcome-oriented), dan mengacu pada prinsip SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound).

“Tidak boleh ada lagi program yang tumpang tindih atau berjalan sendiri-sendiri, dan setiap perangkat daerah wajib menyusun Renstra yang secara konkret mendukung visi besar daerah,” pinta Mudyat Noor.

“Setiap rupiah dari APBD adalah amanah rakyat yang harus dipertanggungjawabkan dengan hasil optimal,” imbuh Mudyat Noor.

Tak hanya itu, Mudyat Noor juga meminta Sekretaris Daerah (Sekda), para Asisten, serta Kepala Bapelitbang untuk mengawal arah kebijakan ini, dan memastikan bahwa transformasi yang diinginkan terinternalisasi dalam RPJMD hingga ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

“RPJMD ini harus benar-benar menjadi cetak biru masa depan PPU sebagai gerbang sekaligus penyangga utama Ibu Kota Nusantara,” harapnya.

“Dengan niat yang tulus, kerja keras yang terukur, dan kolaborasi yang solid, saya yakin kita mampu mewujudkan Penajam Paser Utara yang unggul, berkeadilan, sejahtera, dan berdaya saing,” tambahnya.

Mudyat Noor juga mengajak seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memanfaatkan momen penyusunan RPJMD dan Renstra ini sebagai momentum memperkuat sinergi lintas sektor demi kemajuan Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Setiap langkah perencanaan yang kita ambil hari ini akan menjadi pondasi yang kokoh untuk masa depan PPU yang lebih baik, tidak hanya untuk hari ini tetapi juga untuk generasi yang akan datang,” tandasnya. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH